
" he he he, ayo dong sel suruh Adam jemput kan bisa jadi kamu tidak repot." kata Yasmin dengan sedikit jahil.
" ya sudah ada lagi yang bumil pesan?." tanya Sela
" ada sih tapi nanti aja." jawab Yasmin.
" oke aku siap-siap dulu ya kesana." jawab sela.
panggilan terputus.
" Yasmin tapi kamu nyebut Adam itu maksudnya bagaimana?." tanya mama Sinta penasaran.
mama Sinta bingung maksud dari ucapan Yasmin dan itu membuat jiwa julidnya meronta-ronta karena ia tahu Adam tidak pernah jatuh cinta apalagi memiliki kekasih bertahun-tahun mama Sinta mengenal Adam namun tidak pernah satu kalipun ia pernah melihat Adam bersama wanita ataupun berbicara soal wanita.
mama Sinta juga bingung kalau membandingkan sifat Adam dan damar damar terkenal Playboy dan selalu ia dibuat pusing karena wanita-wanita yang dipacari damar datang ke rumah kadang bisa sampai 3 wanita dan lebih parahnya 3 wanita itu tidak tahu kalau damar memacari mereka semua karena mereka datang satu persatu belum sempat yang satu pulang sudah datang lagi yang lain nya lagi.
tapi kalau ada tidak Mama cinta juga kadang meragukan Adam laki-laki normal atau tidak banyak wanita yang mendekatinya namun tidak satupun yang berhasil menenangkan hatinya dan itulah perbedaan Adam dan damar damar si Playboy dan Adam si laki-laki yang dilakukan kenormalannya oleh mama Sinta.
__ADS_1
" iya mah." jawab Yasmin.
" memangnya ada hubungan apa sahabat kamu itu sama Adam?." tanya mama Sinta yang semakin kepo.
" Em." Yasmin ragu mengatakan pada Mama cinta dan ia mencoba berpikir sambil mempertimbangkan jawaban nya.
" Yasmin jawab mama." kata Mama cinta karena ia semakin penasaran dengan Yasmin yang diam saja.
" Yasmin juga tidak tahu mah cuma Adam suka sama Sela." jawab Yasin dengan suara pelan namun masih bisa didengar oleh mama Sinta.
" alhamdulillah ternyata anakku itu normal juga ya." jawab mana Sinta.
" ya gitu soalnya mama dari dulu tahu dia dan mama memang ragu dengan kenormalan nya." jawab mama Sinta enteng.
" mas sudah makan." tanya Yasmin karena hari sudah sangat siang dan ia belum melihat suaminya makan.
" belum sayang masih ada urusan di kantor dan mas buru-buru." kata damar yang sudah memakai setelan baju kerjanya karena perusahaan yang sedang ada sedikit masalah, jadi mau tidak mau ia harus ke kantor sekarang juga.
__ADS_1
" makan dulu mas nanti habis makan baru berangkat." kata Yasmin yang merasa khawatir.
" mas sekarang langsung ke restoran untuk meeting dengan tuan arka dan mas makan di sana saja." jawab damar.
" 0 ." jawab Yasmin yang hanya ber o ria.
" mas berangkat ya sayang." pamit damar pada Yasmin.
" ehem." mama Sinta berdehem karena keduanya merupakan kehadiran Mama sinta yang juga ada disana, damar dan Yasmin memandang mama Sinta dan kedua nya tersenyum.
" dunia milik berdua ya mas damar Mama di sini cuma pajangan." kata mama Sinta sambil memutar bola matanya dengan malas.
" mangka nya Mama keluar, damar kan enggak bebas ngapain mau ngapa-ngapain sama Yasmin gara-gara ada Mama." ucap damar dengan kesal.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...