
"Astaga, bagaimana ini bisa terjadi! Siapa sih usil banget ngambil foto terus nyebarin foto gue sama si dokter galak? Jadi heboh gini kan!" desis nya saat membuka sosial medianya.
Berbagai macam hujatan, cercaan, makian, juga umpatan ia dapatkan karena foto itu. Tapi anehnya, foto sang lelaki tidak dihujat. Apa karena ia wanita biasa-biasa saja jadi hanya ia yang pantas mendapatkan hujatan? Oh, ini sungguh tidak adil. Azura menggeram dalam hati. Ingin rasa nya ia mencekik, menjambak, juga mencaci-maki orang yang telah mengambil foto diri nya dan Alfi juga menyebarkan nya.
Tak jauh berbeda dengan Azura, Alfi pun kini tampak gusar di apartemen nya. Baru saja ia bersiap untuk pergi ke rumah sakit, tiba-tiba ponsel nya berdering panjang. Di ikuti suara rentetan pesan masuk yang membuatnya penasaran, Alfi lantas segera membuka ponsel nya hingga dalam hitungan detik ia membelalak kan mata nya tak percaya dengan apa yang ia lihat itu. Rentetan pertanyaan dari orang-orang yang mengenal nya juga kiriman beberapa link berita yang kini menjadi trending topik warganet di media sosial maupun portal berita.
Meskipun ia telah lama meninggalkan keluarga besar nya, tidak lantas membuang nama besar keluarga nya yang mengikat dirinya. Kadang ingin rasanya Alfi menghapus nama keluarga yang melekat dan pergi meninggalkan keluarganya, tapi apalah daya ia tidak sedurhaka itu.
__ADS_1
Rahang Alfi mengeras, gigi nya menggertak hingga terasa ngilu di telinga, tangan nya pun mengepal erat, siapa sebenarnya yang berani main-main dan menyebarkan foto itu. Dalam pikiran nya, hanya ada satu orang yang berani melakukan itu. Seseorang yang akhir-akhir ini begitu gemar dan semakin gencar mengganggu hidup tenang nya, siapa lagi kalau bukan...
Sementara itu, di lain tempat ada seorang yang menyeringai puas sambil membaca setiap portal berita yang beredar. Sambil mengetuk kan jemari nya di atas meja, ia tak henti-henti nya tersenyum. Rencana ini sungguh diluar ekspektasi, bahkan nyaris sempurna. Ia tak menyangka akan mendapat kan sesuatu yang menarik seperti ini. Sebenarnya ia tidak ingin melakukan hal ini, tapi ia terpaksa. Tak ada jalan lain lagi pikir nya sehingga akhir nya ia pun menempuh cara ini, rencana yang tak terduga tapi seperti nya hasil nya akan sesuai harapan nya.
"Maaf, aku terpaksa melakukan ini" gumam nya saat membaca komentar berisi hujatan netizen.
Baru saja mobil Alfi tiba di basemen rumah sakit, tiba-tiba rekan kerja nya Mario menelpon kalau situasi di rumah sakit sedang tidak memungkin kan. Banyak wartawan dan reporter yang telah menunggu di lobi rumah sakit untuk mendapat kan klarifikasi dan informasi membuat kepala Alfi makin pusing bukan kepalang.
__ADS_1
Ulah siapa ya ini kira-kira? Ada yang bisa tebak?🤪
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1