ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
318


__ADS_3

"Bukan Bunda, saya tidak memeluk Lina" Adam menjelaskan semua yang terjadi tanpa ada yang di tutupi, perlahan bunda Lesti mengerti setelah mendengar dari mulut Adam. Namun tetap saja sema terlambat, Sela kini sedang berjuang melawan maut.


Katakan lah saat ini Adam telah menyesal atas apa yang pernah ia lakukan pada Sela, tapi apa gunanya lagi? Kalau tidak karena Adam memaksa menikahi Sela, semua ini tidak akan terjadi. Kalau bukan karena Adam tak melayangkan tangan pada Sela semua ini tak akan terjadi. Kalau bukan karena Adam dengan cepat menceraikan Sela semua ini tidak akan terjadi.


Kalau, kalau, kalau, dan hanya kalau di awal kata penyesalan itu, tapi tetap saja nasi sudah menjadi bubur tidak akan pernah bisa kembali menjadi beras. Tidak perlu lagi mengingat dosa sebagai penyebab semua terjadi, tapi lebih baik dosa itu di jadikan pelajaran untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi tanpa mengulangi kesalahan yang sama.


"Adam, kalau kamu mencintai Sela Bunda mohon pertahankan rumah tangga kalian" bunda Lesti yang duduk di samping Adam, tau dan yakin betapa Adam saat ini sangat terpukul dengan keadaan Sela.


"Tapi Sela mau Adam melepaskannya" Adam tidak akan menceraikan Sela kecuali Sela yang memintanya sendiri sebab Adam takut membuat wanita yang ia cintai tak bahagia dan menderita hidup dengannya.


"Bunda sangat tau bagaimana sifat Sela, dan bisa melihat semenjak kamu pergi dia berubah murung bahkan tidak ada lagi kecerian yang dulu terlihat, juga sampai ini terjadi itu karena dia tak sanggup melihat mu dengan wanita lain. Kau ingat Adam saat kau menampar Sela karena terbakar cemburu, begitu juga dengan Sela saat ini. Cemburu membuatnya lupa diri dan kalian memiliki kesamaan yaitu sama-sama egois dan kalian harus sama-sama belajar agar bisa membuat cinta kalian kembali bersatu" Kata bunda Lesti penuh harap sedang Adam hanya bisa menganggu.

__ADS_1


"Bunda, Adam sholat dulu ke mushola" Pamit Adam.


"Iya Nak, nanti kamu cepat kembali supaya Bunda juga bisa sholat" kata bunda Lesti.


"Iya" Adam pergi menuju mushola, meninggalkan bunda Lesti duduk di sofa ruangan rawat Sela. Semalam ia tidak bisa tidur karena berharap anaknya bangun namun sayang sampai siang ini juga Sela masih berada dalam dunianya.


Hingga bunda Lesti yang lelah tertidur di sofa, ia pun tak sadar mungkin karena terlalu lelah hingga dalam duduknya ternyata alam mimpi menyapa. Dan di saat seperti ini seorang wanita lengkap dengan pakaian perawat masuk ke ruangan Sela, dengan wajah tertutup masker. Perlahan suster itu melangkah mendekati Sela dengan sesekali melihat keadaan sekitarnya.


"Hemmmmmm" Sela kehilangan oksigen tubuhnya kejang-kejang, menunggu maut yang datang menjemputnya. Mungkin di surga sana akan ada kebahagiaan yang berpihak padanya.


"Sela....." Teriak bunda Lesti yang terbangun dari tidurnya dan shock melihat anaknya yang ditutup bantal oleh seorang perawat.

__ADS_1


Dengan cepat perawat itu berlari mendorong tubuh bunda Lesti hingga terjatuh di lantai, sebab bunda Lesti berusaha memegang wanita itu.


"Tolong....!" Teriak bunda Lesti dengan kuat.


BUUK.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...


...Jangan lupa like dan vote...

__ADS_1


__ADS_2