ISTRI SIMPANAN CEO

ISTRI SIMPANAN CEO
219


__ADS_3

"Sayang" aku membuka selimut yang menutupi wajah chubby istriku.


"Em" Yasmin ku mulai bersuara namun ia semakin mempererat pelukan nya pada tubuh ku.


"Sayang bangun" tuturku lagi sambil berusaha merapikan rambutnya yang menutupi wajahnya. Sekilas mentari pagi yang menerobos masuk dari sela-sela raja memantulkan cahaya nya di wajah kekasih halalku. Aku sangat bangga padanya, bagaimana aku mengungkapkannya karena aku merasa berhutang padanya yang sudah memberi warna dalam hidupku. Namun aku tidak bisa membayarnya aku hanya bisa mengatakan aku cinta, ya aku cinta padanya hanya itu saja. Aku tidak bisa membayar apa yang dia berikan pada ku.


"Sayang" lagi-lagi aku terus berusaha membangunkannya.


"Iya mas" jawab kekasih halalku itu dengan suara serak khas bangun tidurnya. Kami bagaikan pengantin baru karena malaikat kecil kami tidak pernah tidur satu malam pun dengan kami, iya selalu tidur dengan malaikat di kehidupanku. Malaikat yang selalu ada dalam suka maupun duka ku, di mamaku Sinta wanita yang juga sangat berarti dalam hidupku.


"Sayang, ASI kamu sampek banjir gini" aku melihat dadanya yang sudah basah karena air asinya yang banjir, aku bingung dan juga kasihan padanya sepertinya ia merasa sakit dan kurang nyaman.

__ADS_1


"Mas ambilin anak kita ke kamar mama, tolong. Sakit banget ini mas ASInya ngga keluar" tutur istriku dengan wajah acak-acakan khas bangun tidurnya.


"Mas aja yang, mas juga mau minum susu" seloroh ku, tapi tidak kalau memang dia membolehkan aku juga beneran mau. Heheh, jiwa mesum ku meronta-ronta harap maklum ya aku puasa sudah dua minggu. Andai aja ini kamera, pasti aku sudah melambaikan tanganku karena tidak kuat.


"Mas apa sih, kayak bayi aja" lihatlah kekasih halalku malah mengejekku padahal aku serius.


"Dikit nggak apa yang, mas penasaran rasanya apa" tanyaku menarik turunkan kedua alis mata ku berharap ia mengabulkannya. Dia mengangguk, aku tersenyum tentunya karena akhirnya dahagaku akan sedikit terobati pikir ku.


"Sayang, sedikit ayolah kasihan ASInya jadi tumpahkan" aku terus berusaha merayu mana tahu dapat jatah ya lumayan kan rezeki anak soleh di pagi hari begini, oh Yasmin ku sayang love you.


"Yasmin" terdengar suara malaikat ku, ya siapa lagi kalau bukan mama Sinta sang istri dari papa ku yang namanya Hardy. Yang sangat menyebalkan itu, yang dulunya suka mencabut semua fasilitas yang ia berikan padaku kalau aku bandel saat sekolah. Tapi tetap aku padamu pak Hardy, karena kau juga malaikat ku.

__ADS_1


"Iya ma" jawab Yasmin ku.


"Ini Zie haus" mama ku memberikannya pada istriku, oh Yasmin ku wajah Putri ku sangat cantik secantik dirimu.


"Haus ya nak" Yasmin ku mencium anakku dan mataku melotot, tenggorokanku terasa halus dan kering saat melihat lahapnya anakku menyedot ASI. Aku juga mendadak haus, andai tidak ada Mama aku rasanya juga mau menyusu di susu yang sebelah lagi kasihan kan nganggur.


"Yasmin habis kamu kasih ASI, Zie Mama mau mandi kan" lihatlah mamaku itu rasanya istriku hanya botol susu, saat Zie haus baru Yasmin bisa menggendongnya kalau tidak ya Zie hanya bersama mama dan mamiku saja.


...🌷🌷🌷...


...Happy Reading...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan vote...


__ADS_2