
Ceklek.
Pintu terbuka, dan orang tersebut melihat suami nya yang sedang tertidur di pangkuan Yasmin.
Kranggg.
Suara rantang yang Terjatuh di lantai, karena Celin terkejut dan reflek ia menjatuhkan rantang yang ia bawa.
" Damar." Ucap Celin. Damar dan Yasmi yang mendengar ada suara benda yang terjatuh di dekat mereka langsung melihat Asal suara tersebut. Damar memang sedikit shock karena Celin yang datang saat sedang tidak tepat waktu, namun ia kembali menetralkan diri nya, Damar menurun kan Yasmin dari meja kerja nya dan kini Yasmin berada di samping Damar.
" Ada apa kamu kemari?." Tanya Damar pada Celin
" Apa yang kalian lakukan?." Tanya Celin.
" Apa kamu tidak melihat tadi?." Tanya balik Damar.
" Kurang ajar, berani sekali kamu merebut suami ku hah." Ucap Celin sambil menunjuk Yasmin.
__ADS_1
Yasmin hanya diam saja, ia sama sekali tidak menjawab, karena ia ingin melihat seberapa besar cinta Damar pada nya bila di bandingkan dengan cinta nya pada Celin istri pertama nya. Yasmin sama sekali tidak takut bila Celin menghina atau mencaci nya karena posisi Yasmin sama kuat dengan Celin ke dua nya bukan istri siri.
" Kenapa kamu menjadi perusak rumah tangga ku wanita murahan." Bentak Celin.
" Celin jaga ucapan mu." Kata Damar membentak Celin.
" Pantas saja kamu sudah sangat kasar pada ku, ternyata pelakor ini sudah meracuni otak mu." Ucap Celin sambil berteriak teriak.
" Dia bukan pelakor, dan bukan kah aku sudah pernah mengatakan aku memiliki wanita lain, dan bukan kah sudah aku katakan pula semua alasan ku, dan kamu juga sudah aku suruh untuk mengemasi barang barang kamu untuk aku antar kan kembali kepada ke dua orang tua mu, tapi kamu meminta waktu lagi bukan" ucap Damar.
" Ya tapi aku tetap tidak terima." Kata Celin yang menatap tajam pada Yasmin.
" Sejak kapan kalian berhubungan?". Tanya Celin.
" Itu bukan urusan mu." Jawab Damar.
" Hey kamu, wanita murahan pergi kamu dari sini. Kamu hanya bawahan di sini dan kamu jangan pernah kembali lagi kesini." Kata Celin , ia merasa diri nya masih istri sah Damar jadi ia berhak untuk memecat Yasmin.
__ADS_1
Yasmin berjalan mendekati Celin. Yasmin yang sudah terbiasa menjalini hidup yang keras tidak akan gentar kalau hanya menghadapi wanita seperti Celin. Bahkan di club' dulu ia sering mengahadapi orang orang yang jauh lebih dari Celin saat ini.
" Kenapa saya harus pergi?." Tanya Yasmin membalas tatapan tajam Celin.
" Karena kamu cuma mainan suami ku dan aku yakin setelah dia bosan, dia akan mencampakkan mu dan membuang mu begitu saja dan dia akan kembali pada ku lagi karena aku istri nya!!!." Kata Celin dengan tegas.
" Oh begitu, baik lah aku pergi." Kata Yasmin
" Pergi dari sini dasar murahan " kata Celin.
" Mas aku pergi ya dan tidak usah mencari ku lagi dan kamu pun tidak usah lagi tinggal dengan ku." Kata Yasmin berpamitan pada Damar.
" Sayang." Ucap Damar dengan cepat Damar menarik tangan Yasmin yang mau melangkah keluar.
" Sayang?." Tanya Celin yang penasaran Damar memanggil Yasmin dengan sebutan sayang.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Happy Reading...
...Jangan lupa like dan vote...