
Celin turun dari pangkuan Damar, dan berjalan dengan wajah kesal nya, ini pertama kali nya Damar mengusir nya. Setelah kepergian Celin, Yasmin kembali masuk ke ruangan Damar lalu duduk di kursi nya.
Yasmin sama sekali tidak Melihat ke arah Damar yang menatap nya tajam, ia terus saja berjalan dengan tubuh seksi nya itu.
Ceklek.
Pintu terbuka dan Adam yang membuka pintu.
" Kalau bukan karena kamu berguna, sudah ku kubur kamu hidup hidup." Ucap Damar dalam hati nya. Karena Damar ingin mendekati Yasmin jadi gagal karena sekretaris nya masuk.
" Tuan meeting 10 menit lagi akan mulai." Kata Adam
" Em." Jawab Damar.
" Ayo Yas." Ajak Damar.
Yasmin bangun dari duduk nya dan berjalan di belakang Damar dan di samping Yasmin ada Adam.
" Kalau bukan karena banyak Karyawan yang melihat di sini, sudah ke cekik sekretaris sialan itu, kare a berani dekat dekat dengan istri ku." Batin Damar sambil terus berjalan.
__ADS_1
Kini ke tiga nya sudah sampai di ruang rapat, Damar yang terlebih dahulu masuk dan Adam menyusul, Yasmin masuk setelah ke dua nya masuk terlebih dahulu.
Semua mata laki laki yang ada di ruang rapat itu menatap Yasmin, semua laki laki di sana ingin dekat dengan Yasmin dan Damar pun menyadari itu.
" ehem." Damar berdehem dan membaut semua orang itu memutuskan pandangan nya pada Yasmin.
" Apa rapat sudah bisa di mulai?." Tanya Yasmin.
Semua mengangguk, Yasmin mulai berdiri dan mempresentasikan apa saja yang menjadi pembahasan mereka saat rapat itu.
Namun para laki laki yang mengikuti rapat itu tidak fokus pada apa yang Yasmin jelaskan, malahan mereka lebih fokus pada da...da Yasmin yang sedikit terlihat. Karena dua kancing kemeja yang Yasmin kenakan tidak di kancingkan.
" Ada pertanyaan ." Tanya Yasmin, setelah ia selesai dengan presentasi nya.
" Seperti nya semua sudah cukup jelas nona dan saya setuju bekerja sama dengan perusahaan pak Damar." Jawab salah satu rekan kerja Damar di ruangan tersebut.
Dan tidak lama kemudian, rapat selesai tapi belum ada yang berniat meninggalkan ruangan itu kecuali para wanita yang ikut dalam rapat itu, semua laki laki masih santai duduk di sana.
" Apa masih ada yang di pertanyakan lagi?." Tanya Yasmin.
__ADS_1
" Apa anda masih sendiri?." Tanya seorang laki laki yang sudah berumur tapi masih ingin dengan daun muda.
Yasmin tersenyum, lalu memandang Damar yang ada id dekat nya.
" Saya masih sendiri tuan." Jawab Yasmin dengan santai.
" Apa boleh saya lebih dekat dengan anda nona?." Tanya laki laki yang bernama Arkan terlihat dari wajah nya ia masih muda dan seperti nya masih single.
" Tentu saja boleh tuan dan kalau anda serius boleh langsung ke penghulu." Kata Yasmin dan pandangan nya menatap pada Damar.
Tidak lama kemudian Yasmin keluar dari ruangan itu dan di ikuti oleh seluruh laki laki yang ada di dalam ruangan.
Setelah selesai dengan meeting nya, Yasmin kembali ke ruangan nya.
Ruangan nya adalah ruangan yang sama dengan bos sekaligus suami nya, kini Yasmin mulai membereskan meja kerja nya dan ia mulai mengambil tas nya, dan ingin melangkah keluar karena sudah waktu nya jam pulang kantor, lagi pula pekerjaan nya hari ini sudah beres jadi ia bisa pulang lebih awal.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...