
" saya kenapa?." Tante tanya sela lagi.
" kamu menikah saja secepatnya dengan Adam Tante pengen menimang cucu dari Adam juga kamu kuliahnya sambil nikah juga aja ya." jawab mama Sinta.
Sela memandang Yasmin dengan seolah-olah ia bertanya maksud ucapan aneh dari Mama cinta namun Yasmin hanya tersenyum dan mengangkat bahu nya saja sebagai jawaban ia tidak ikut campur dengan urusan Sela dan mama Sinta.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
**malam hari nya.
tap tap tap**
damar melangkah masuk ia baru saja sampai di rumah dan jam sudah menunjukkan pukul 20. 00 malam ia langsung berjalan menuju kamarnya dan Yasmin karena ia sangat merindukan istri kecilnya dan juga ia ingin tahu bagaimana dengan keadaan Yasmin karena tadi pagi Yasmin sempat tidak sadarkan diri.
ceklek
damar membuka pintu kamarnya bersama Yasmin damar melihat di sana ada mama Sinta yang sudah siap dengan piyama tidurnya bahkan mama Sinta sudah berbaring di samping Yasmin damar terus melangkah mendekati Yasmin.
" sayang kamu sudah lebih baik?." tanya damar karena damar melihat tangan Yasmin sudah tidak terpasang selang infus.
iya mas." jawab Yasmin yang sudah mendudukkan tubuh nya.
__ADS_1
" mas ganti baju sebentar." kata damar.
" iya." jawab Yasmin.
" Yasmin ingat kamu tidak boleh melayani suami kamu itu." kata mama Sinta yang berbaring di samping Yasmin.
setelah beberapa menit damar sudah berganti pakaian dan tubuhnya terlihat lebih segar dari sebelumnya kini damar sudah berdiri di samping sisi tempat tidur.
" mas sudah makan?." tanya Yasmin.
" belum sayang." jawab damar.
" ya sudah ayo Yasmin temenin." kata Yasmin dan ia ingin berniat bangun.
" tapi damar lapar mah." kata damar.
" makan sana sama mbok Iyem kan bisa." kata mama Sinta.
" tapi mah." kata damar.
" keluar kamu dan kami mau istirahat." kata mama Sinta sambil turun dari atas tempat tidur dan ia menarik tubuh damar untuk keluar dari kamar itu.
__ADS_1
" tapi mah." kata damar berusaha bertahan di kamar itu.
brak
mama Sinta menutup pintu dan mengunci nya.
damar keluar dan mendudukkan dirinya di sofa di depan kamar damar membaringkan tubuh nya dan merasa kesal pada Mama sinta setelah beberapa jam damar mencoba tidur namun ia tetap tidak bisa damar merasa matanya tidak mau terlalu padahal malam semakin larut damar membuka laptop nya yang terletak di meja dan mulai melanjut kan beberapa pekerjaan yang belum selesai.
saat damar sedang berfokus pada pekerjaannya Yasmin juga terbangun dari tidurnya dan ia mulai menangis tanpa suara karena takut mama Sinta yang sedang terlelap di sampingnya terbangun namun ternyata Mama cinta tetap saja terbangun dan ia mulai mendudukkan dirinya untuk melihat dan memastikan apakah Yasmin yang menangis.
" Yasmin kamu kenapa?." tanya mama Sinta.
Yasmin baru mulai menyadari ternyata mama Sintang sudah terbangun ia juga mulai mendudukkan dirinya di samping Yasmin.
" kamu kenapa nak?." tanya mama Sinta.
" Yasmin maunya mas damar." jawab Yasmin dengan sesenggu kan.
...🌷🌷🌷...
...Happy Reading...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote...