
Saat merasakan ada seorang kultivator kuat datang ke Benua Rendah ini, dan mereka merasakan jika tingkat kultivasi orang tersebut ada pada Ranah True God, dan itu bukan satu orang saja yang Bai An dan Mo Shen rasakan.
Wajah mereka berdua menjadi serius, tanpa melihat Raja Iblis Mo Shen, Bai An langsung melesat ke arah Kerajaan. Kecepatan Bai An sangatlah cepat, sampai-sampai Mo Shen tidak bisa melihatnya, ia hanya melihat sebuah cahaya namun samar-samar.
Tanpa menunggu lama, Mo Shen langsung ikut melesat ke Kerajaannya.
Wuusshh,,
Beberapa saat kemudian, Bai An telah sampai dan melihat wajah Long Yaun yang serius, "Tuan Muda,, apa anda meraskannya juga?" Long Yuan langsung bertanya, karena ia juga dapat merasakannya dengan cukup jelas.
Bai An mengangguk,, tak lama Mo Shen datang dan langsung menyuruh Jendral Besar untuk mengumpulkan semua Iblis tingkat tinggi.
Bai An kini sedang memikirkan siapa orang yang datang, apakah mereka musuh atau tidak. Jika mereka musuh, berarti mereka adalah orang-orang yang di panggil klan Lee.
Setelah semuanya berkumpul, Mo Shen menyuruh Bai An untuk bicara lebih dulu, Bai An langsung mengangguk dan melihat sekelilingnya, wajah mereka semua terlihat sangat serius.
"Aku yakin di antara kalian semua, masih ada yang tidak dapat merasakan jika seorang kultivator yang sangat kuat datang ke Benua ini. Jadi, aku akan memberitahu kalian semua agar tahu bagaimana cara kita menghadapinya dengan saling bekerjasama melawan kejahatan."
Bai An diam beberapa saat, lalu melanjutkan ucapannya, "Orang tersebut lebih dari satu dan tingkatannya aku kurang tahu pasti. Namun, mereka semua yang datang kesini kurang lebih berada di Ranah True God."
Semua orang yang ada disana langsung menjadi tegang dan tak lama langsung menjadi riuh,, "Tuan Muda Bai, Yang Mulia Raja,, Bagaimana cara kita menghadapinya jika mereka semua yang datang kesini berada pada Ranah True God?" Jendral Besar Mo Liang angkat suara dengan bibir bergetar hebat.
"Benar Tuan Muda,, di antara kita semua yang berada di sini,, tidak ada yang berada pada Tingkat seperti itu.. Kita akan mati."
Salah satu Iblis Tinggkat Tinggi berkata dengan frustasi.
"Kita akan mati,,!"
Banyak sekali semua yang berada di ruangan tersebut frustasi saat mendengar ucapan Bai An.
__ADS_1
Mo Shen juga bingung mau menjelaskan seperti apa? Karena memang benar, di antara mereka semua, tidak ada yang berada pada Ranah True God. Jika pun ada, maka ia juga tidak akan mampu melawan lebih dari satu Ranah True God.
Saat bingung, Mo Shen melirik Bai An yang masih terlihat tenang, ia juga melirik para Binatang Spiritual yang melakukan hal yang sama seperti Bai An. hal itu membuat Mo Shen mengerutkan keningnya dan menatap Bai An untuk meminta penjelasan.
Bai An yang menyadari hal itu melirik Mo Shen dengan tatapan tegas. Setelah itu Bai An lalu mengeluarkan sedikit auranya.
Wuusshh,,
Angin cukup kencang berhembus bercampur dengan tekanan yang cukup untuk membuat mereka semua diam.
Setelah kegaduhan kembali tenang, mereka semua manatap Bai An dengan tatapan bingung bercampur takut.
"Apa begini cara Bangsa Iblis, sunnguh Lemah,," ucap Bai An sambil menatap mereka dengan tatapan tajam, ia kemudian melanjutkan.
"Mana Bangsa Iblis yang selalu aku dengar pemberani,, tidak takut kepada musuh, jika ada yang menyerang,, selalu sombong di medan perang. Tapi yang aku lihat sekarang,, Apa? sungguh mengecewakan,, Pengecut. Hanya dengan beberapa True God saja kalian sudah begini,, Apalagi jika ada yang melebihi Ranah True God yang datang dengan jumlah ratusan."
"Jika kalian menyanyangi keluarga kalian, jika kalian ingin melindungi keluarga kalian. Tunjukkan kepada mereka semua, Bangsa Iblis tidak seperti dulu lagi, mereka sekarang telah bangkit dan berjaya kembali."
Bukannya merah padam karena marah, tapi itu menunjukkan semangat mereka kini mulai naik berapi-api, tak lama kemudian.
"Bangsa Iblis tidak boleh di tindas begitu saja,,"
"Bangsa Iblis,, Cinta damai. Namun jika di ganggu Bangsa Ibis akan mengamuk seperti singa kelaparan,,"
"Mana keberanian kita yang dulu,,"
"Kita tunjukkan kepada mereka yang ingin menyakiti keluarga kita,, Bahwa mereka salah mengganggu orang,,"
"Bunuh,,"
__ADS_1
"Bunuh,,"
"Bunuh,,"
Teriakan semangat para Iblis kini memuncak hingga membuat Kerajaan tersebut terguncang akibat suara teriakan mereka yang menggema. Banyak rakyat Iblis yang sedang lewat sekitar sana tidak sengaja mendengar, kini ikut bersemangat.
Tak lama seluruh rakyat Iblis juga ikut menggemakan semangat mereka yang telah lama hilang akibat mereka selalu diburu dan tidak bisa melawan. Kini mereka bangkit lagi.
Mo Shen sungguh terharu melihat bagaimana cara Bai An membuat semangat mereka yang dulu telah hilang, kini bangkit kembali. Bukan hanya iblis-iblis yang berada di ruangan ini saja. Namun seluruh Bangsa Iblis yang berada di wilayah Barat ini menggemakan semangat mereka yang telah lama hilang.
Tetesan air mata keluar dari wajah-wajah para Iblis yang berada di aula kerajaan.
Mereka semua melirik Bai An penuh hormat dan penuh tekad. Mulai sekarang mereka berjanji dalam hati mereka akan mengabdi kepada Bai An.
Cukup lama Bai An menunggu, akhirnya kegaduhan mereka kini mereda. Mereka semua menatap Bai An dan menunggu intruksi apa yang akan Bai An berikan.
"Hmm kita tidak tahu siapa kuktivator yang datang itu, aku akan menyuruh seseorang untuk menyelidiki," belum selesai Bai An mengucapkan kata-katanya, Lang Zai dan Long Yaun langsung memotongnya.
"Tuan Muda, tidak perlu menyelidikinya. Aku dapat merasakan jika mereka datang dan merobek ruang di sekitar Daratan Timur ini, tepatnya di bagian Markas Kaln Lee, jadi Tuan Muda pasti mengetahui maksut ku bukan?" Long Yuan langsung menjelaskan kepada Bai An jika kultivator yang datang itu adalah musuh.
Bai An langsung menjadi serius saat mendengar hal ini, ia langsung menatap Xin Feng,, "Bukankah nama mu Xin Feng bukan?" tanya Bai An tanpa basa basi.
"Benar Taun Muda," jawab Xin Feng langsung bercampur rasa hormat.
Bai An kemudian melirik para saudaranya satu persatu, hal itu membuat Long Yaun, Lang Zai, Pixiu, Hei Long, Xiong Zai, Huang Feng bingung. Namun mereka tidak bertanya.
"Lang Zai," uacap Bai An tiba-tiba.
"Iya Tuan Muda?" jawab Lang Zai,
__ADS_1
"Kau dan Xin Feng pergi dan jemput Shen Linlin, dan Fang Liu murid ku kesini. Jangan lupa bawa anggota kelompok Bandit juga," suara Bai An cukup tegas saat mengatakan hal tersebut.
"Baik Tuan Muda," secara bersamaan Lang Zai dan Xin Feng menjawab, lalu memberi hormat untuk izin melaksanakan perintah dan melesat pergi dengan kecepatan penuh mereka.