Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Bhe Sin Vs Long Yuan


__ADS_3

“Tak ku sangka jika salah satu pengikut Kaisar Dewa yang jarang muncul kini telah memunculkan dirinya,” kekeh Bai An dalam hatinya.


Jarang orang tahu jika sebenarnya Bho Lot menyembunyikan identitasnya yang asli.


Bho Lot adalah salah satu pengikut Kaisar Dewa Kelicikan sekaligus Kaisar Dewa ketiga terkuat dari semua kaisar dewa yang ada di alam dewa.


Seperti nama julukannya, ia sangat licik dan pintar dalam setiap langkah yang di ambil.


Bho Lot yang menyadari dirinya di tatap oleh seseorang langsung melihat ke sekelilingnya. Namun ia tak tahu siapa yang menatapnya karena saat ini orang sibuk dalam pertarungan dan kemarahan.


Jauh di atas awan kini Long Yuan menatap ke arah kedua orang yang cukup ia kenal.


Dulu kedua orang ini masih anak-anak saat Long Yuan baru menjadi Kaisar Dewa.


Long Yuan bahkan sempat terkejut melihat kedua orang ini sebelum kembali normal.


Dengan senyum lebar Long Yuan melesat menyerang ke arah kakak beradik yatim piatu tersebut.


Terlihat Long Yuan tidak memiliki niat jahat atau niat jelek terhadap keduanya saat melesat ingin menyerang.


Bhe Sin dan Bhe San langsung mundur saat tahu ada yang ingin menyerangnya.


“Tunggu,, kami tidak memiliki niat jahat,” kata Bhe Sin mencoba menghentikan Long Yuan.


Namun Long Yuan terkekeh tetap melesat sambil berkata.


“Hoho,, aku tahu kalian menginginkan kembali pedang yang kalian lelang, sungguh tidak bertanggung jawab ingin merebut apa yang di jual lagi,” kata Long Yuan.


Bhe San dan Bhe Shin seketika waspada, karena tujuan mereka telah di ketahui.


Long Yuan langsung muncul di samping Bhe Sin, terlihat tangan Long Yuan kini membentuk cakar yang di aliri oleh energi yang cukup kuat.


Tangan Long kanan Long Yuan bergerak cepat ke arah dada Bhe Sin.


Dengan cepat Bhe Sin menyilang kedua tangannya yang di selimuti energi.


Bom..!!


Wuss..!!


Brak..!!


Long Yuan langsung kembali melesat setelah di terbangkan oleh Bhe Sin yang kini tersenyum tipis.


Long Yuan sungguh tak menyadari jika saat ia hampir mengenai Bhe Sin dan Bhe Sin terlihat seolah-olah menahan serangannya, disaat itu ia terkecoh oleh Bhe Sin, karena kaki Bhe Sin dengan cepat menendangnya.

__ADS_1


Beruntung yang di tendang tangannya yang menyerang, jika tidak, ia mungkin terluka.


“Hehe,, pengalaman bertarungmu tidak boleh di remehkan,” kekeh Long Yuan menatap ke arah Bhe Sin.


Bhe Sin yang mendengar itu seketika menjadi serius sekaligus waspada.


Bhe Sin juga menatap ke arah adiknya, menyadari tatapan itu, Bhe San langsung mendengus, namun tetap mengangguk sambil mundur beberapa langkah.


Long Yuan yang melihat itu terkekeh kecil merasa di rendahkan oleh kedua anak yang dulu masih kecil ini saat ia bertemu di masa lalu.


Namun sadar akan tingkatannya saat ini jauh berbeda menyebabkan Long Yuan hanya bisa mengangguk dalam hati, walau saat ini tingkat kultivasi kedua anak tersebut di tekan menjadi Dewa Raja Tinggi ⭐ 3 Puncak dan saat ini Long Yuan berada di tingkat Dewa Raja Tinggi ⭐ 3 Menengah dan sedikit lagi menembus ⭐ 3 Puncak.


“Ayo kita bertarung serius, walau kekuatan ku sedikit di atasmu, tapi aku melihat kau tidak seperti yang aku bayangkan sehingga aku ingin melawanmu duel sebagai tanda hormatku,” kata Bhe Sin dengan serius.


Long Yuan tersenyum, setelah itu ia langsung menghilang.


Dalam sekejap Long Yuan muncul di samping Bhe Sin.


Bhe Sin yang sudah waspada dari awal tetap saja terkejut saat melihat Long Yuan menghilang.


“Di belakangmu,” bisik Long Yuan.


Dengan cepat Bhe Sin membalikkan badannya, namun yang ia lihat hanya awan saja.


“Di bawahmu.”


Menyadari ia di permainkan, Bhe Sin sama sekali tidak marah, melainkan semakin tertantang karena menemukan musuh yang kuat menurutnya.


Long Yuan kini muncul di atas kepala Bhe Sin sambil berkata. “Fokusmu saat ini semakin tajam saja.”


Long Yuan langsung mengayunkan tinjunya ke pundak Bhe Sin.


Bhe Sin langsung memiringkan badannya sambil ikut mengayunkan tangannya ke arah leher Long Yuan.


Terlihat jika tangan Bhe Sin sangat kuat walau tidak terlihat energi yang cukup kuat, namun jika di perhatikan lebih teliti, maka orang akan menyesal jika meremehkan pukulan Bhe Sin.


Long Yuan dengan sigap mengayunkan kakinya untuk salto agar bisa menghindari serangan Bhe Sin.


Bhe Sin tidak menyerang dengan tangan kanannya saja karena sudah dapat menebak kemana Long Yuan menghindar, saat ini kaki Bhe Sin menjulur ke belakang.


Namun dengan sigap Long Yuan menangkapnya dengan tangan kirinya sambil tangan kanan terayun ke arah tangan kanan Bhe Sin yang sudah membalikkan badanynya.


Bam..!!


Long Yuan dan Bhe Sin sama-sama mundur saat beradu fisik.

__ADS_1


Setelah mundur, terlihat wajah Long Yuan kini tersenyum tipis.


Sementara Bhe Sin kini tidak bisa bergerak sedikitpun, menyadari sperkulasi aliran merediannya tidak mengalir dan Dantiannya terasa di kekang.


Tatapan mata Bhe Sin kini menunjukkan keterkejutan karena tidak menyadari kapan ia terkena perangkap.


Bhe Sin langsung mencerna pertarungan singkatnya dengan Long Yuan, namun tetap saja ia tidak mengingat kapan Long Yuan menaruh ribuan benang energi ke tubuhnya.


Sementara Bhe San kini menatap terkejut juga ke arah Long Yuan, namun dalam beberapa detik ia langsung tersenyum.


Bukan tersenyum karena tahu Long Yuan seorang Reinkarnasi, namun teknik yang di gunakan Long Yuan ini sangat ia kenal dan hanya ia dan 2 orang yang tahu teknik ini.


Dengan cepat Bhe San menghilang lalu muncul di depan Long Yuan sambil mengayunkan pedangnya yang di sertai energi yang sangat kuat.


Bahkan Bai An yang asik duduk sampai melirik ke arah atas karena dapat merasakan kekuatan energi tersebut. Namun Bai An kembali minum saat merasakan tidak ada niat apapun dari sang penyerang.


Long Yuan kini mengeluarkan pedangnya sambil mengayunkan pedangnya.


Bhe San dan Long Yuan terlihat sama-sama berteriak.


“Tebasan Naga Langit.”


Bam..!!


Long Yuan mundur sambil mengeluarkan senyum cerah, sama halnya dengan Bhe San.


Sementara Bhe Sin kini matanya terlihat seakan-akan mau keluar karena menyadari tahu siapa yang ia lawan.


“Ayah angkat,” teriak Bhe San dan Bhe Sin bersamaan.


Wuss..!!


Long Yuan langsung mundur saat dirinya akan di peluk.


“Aku laki-laki normal,” dengus Long Yuan sedikit bercanda.


Bhe San dan Bhe Sin langsung tertawa canggung saling melirik satu sama lain.


“Ayah,, kenapa kau bisa di sini?” Tanya Bhe Sin penasaran.


Wajah Long Yuan dan Bhe San langsung berkerut, Bhe San berkerut karena pertanyaan kakaknya ini salah besar.


Sementara wajah Long Yuan berkerut karena memikirkan Cen Tian yang sedikit sama bodohnya dan tidak memikirkan apapun terdahulu saat berbicara.


Bhe Sin menatap ke arah Bhe San dan Long Yuan dengan tatapan bingung.

__ADS_1


“Mengapa kalian memasang wajah seperti itu? Memang ada yang salah dari pertanyaanku?” Tanya Bhe Sin dengan penuh tanya.


__ADS_2