
Yao Jing langsung mendongak melihat wajah Bai An. Saat melihat senyum Bai An, wajah Yao Jing sedikit memerah dan hasratnya langsung mendorongnya untuk.
Cup..!!
Dengan cepat Yao Jing mencium bibir manis Bai An.
Bai An yang di cium kini tertegun, matanya langsung melotot.
Setelah sadar, ia langsung mendorong Yao Jing. “Kau,” tunjuk Bai An lalu membalikkan badannya pergi.
Melihat Bai An pergi dengan wajah memerah, Yao Jing terkekeh kecil dan tidak mengejarnya. “Aku akan terus mengejarmu, seribu cara alasanmu menolak ku. Satu juta cara juga aku akan membuatmu menjadi pasanganku kelak,” gumam Yao Jing kini bertekad.
Tak lama kemudian ia sadar dari lamunannya, wajah Yao Jing langsung memerah merona, asap langsung keluar dari kepalanya.
“Apa yang telah aku lakukan, ini memalukan,” kata Yao Jing kemudian melesat pergi entah kemana.
Sedangkan Gong Tanru kini tersenyum di balik kegelapan. “Kau harus berjuang lebih keras Yao'er, karena aku yakin Pangeran tidak mempunyai satu pasangan saja,” gumam Gong Tanru kemudian menghilang.
Tap tap..!!
Langkah Bai An kini semakin cepat, pikirannya tak karuan. “Bagaimana caraku nanti menjelaskannya kepada Xia'er, aku pasti akan di kuliti hidup-hidup,” gumam Bai An terlihat pasrah akan apa yang akan di lakukan Xia'er nanti jika tahu akan hal ini.
Saat Bai An mengangkat kepalanya, tak sadar ia kini terpana melihat ruangan tersebut. “Sungguh indah,” gumam Bai An melihat dekorasi ruangan ini sangat bersih, berbeda jauh jika di lihat dari luar.
“Ehemm..!! Tuan muda, silahkan ikuti saya,” kata Gong Tanru kini muncul dan langsung berjalan ke salah satu pintu paling besar.
Bai An langsung berjalan tanpa menjawab saat melihat Gong Tanru menuntunnya.
Cklek..!!
Gong Tanru langsung membuka membuka pintu tersebut.
Angin langsung menerpa wajah Bai An. “Energi yang sangat kuat. Ini bukanlah Qi biasa?” Kata Bai An langsung menebak.
“Benar Pangeran, ini adalah Qi Dewa yang sempat aku bawa dulu dan aku segel di dalam ruang dan waktu ini. Aku sudah menunggu saat-saat kedatangan Pangeran sejak lama, mohon Pangeran masuk dan seraplah semua Qi Dewa ini, aku yakin akan meningkatkan kekuatan Pangeran, terlebih lagi di dalam ada Jutaan Kristal Berlian yang energi di dalamnya Energi Qi Dewa juga,” kata Gong Tanru menjelaskan.
Wajah Bai An seketika berseri-seri saat mendengarnya. “Benarkan ini semua untuk ku, terus jika aku menyerapnya butuh berapa lama?” Tanya Bai An dengan semangat dan terlihat ada jejak keserakahan di matanya saat mendengar Kristal Berlian. Tentu Bai An akan menggunakan setengah dan mengambil setengahnya untuk di berikan kepada para bawahan dan saudaranya. Ia tak mungkin meningkatkan kekuatannya seorang diri saja, sekuat-kuatnya dirinya, tanpa bantuan para saudara dan bawahannya, ia tak akan bisa sampai seperti ini.
__ADS_1
“Benar, aku bahkan menunggu ratusan ribu tahun kedatangan Pangeran, dan untuk menyerap semuanya membutuhkan waktu kurang lebih 100 tahun, karena saat ini kekuatan Pangeran masih sangat lemah hanya berada Di tingkat Jendral Dewa ⭐ 5 Puncak, walau di dunia ini tingkat kekuatan seperti itu sanglah kuat bagi orang awam. Tapi bagi mereka yang menjadi musuj pangeran, kekuatan pangeran hanyalah setitik debu,” jawab Gong Tanru.
Glek..!!
“Bagaimana mungkin aku menyerap ini dalam waktu satu tahun,” kata Bai An cemberut.
“Apakah pangeran tidak mendengar perkataan pertama saya?” Kata Gong Tanru bertanya sambil tersenyum.
Bai An langsung merenung, tak lama kemudian ia mengangkat kepalanya dengan wajah semakin berseri-seri.
“Ruangan ini adalah sebauah ruang dan waktu, yang berarti jika aku berlatih di sana, waktunya jauh lebih cepat,” kata Bai An bersemangat.
“Benar, perbedaan waktunya cukup jauh juga, itu memudahkan Pangeran untuk mempersingkat waktu, tapi ruangan ini di gunakan hanya sekali dan satu orang, jadi gunakanlah baik-baik. Setelah anda menggunakannya, ruangan ini akan hancur dengan sendirinya.”
Wajah Bai An langsung muram, saat mendengar hanya sekali pakai, awalnya ia berniat memanggil semua bawahannya untuk berkultivasi di dalam ruangan ini juga. Tapi saat mendengar perkataan Gong Tanru.
“Huff..!! Baiklah, terus satu hari di sini perbandingannya dengan ruang dan waktu ini berapa?” Tanya Bai An.
“Satu hari di sini, sama dengan 100 tahu di dalam sana, jadi gunakan dengan baik, bila perlu anda juga harus menyerap kristal berlian yang ada di dalam juga, itu membutuhkan jauh lebih lama dari Qi Dewa tersebut,” jawab Gong Tanru.
Bai An langsung mengangguk. “Baiklah, aku akan masuk, saat aku keluar. Aku pasti tidak akan mengecewakanmu yang telah memberikan aku sumberdaya berharga ini,” kata Bai An dengan sorot mata yang tajam dan tegas.
Tanpa menjawab, Bai An langsung melesat masuk.
Wuss..!!
Saat Bai An masuk, ia merasa ada sebuah penghalang di pintu tadi, walau sangat tipis. Bai An dapat merasakannya jika itu sebuah formasi untuk menyegel Qi Dewa ini agar tidak menyebar keluar.
Pandangan Bai An langsung mengarah ke sebuah harta karun yang sangat berharga bagi dirinya, para saudara dan bawahannya.
“Apakah ini Kristal Berlian? Warnanya seperti pelangi, sungguh indah,” gumam Bai An melihat sebuah kristal pelangi sebesar dua genggam kepalan tangan Bai An.
Tanpa menunggu waktu lama, Bai An langsung melambaikan tangannya.
Cincin penyimpanan kosong dengan jumlah ratusan langsung keluar.
Bai An langsung memggerakkan tangannya, cincin tersebut langsung melayang. Tak lama Bai An memejamkan matanya.
__ADS_1
Wuss..!!
Setengah dari ratusan gunung kristal berlian itu langsung lenyap.
Bai An membuka matanya dengan seringai lebar.
Bai An langsung menghirup nafas secara perlahan untuk menghirup Qi Dewa di sekitarnya.
“Menyegarkan,” gumam Bai An langsung duduk berposisi lotus.
Bai An langsung masuk kedalam lautan energinya, ia kini tercengang melihat Energi Birunya dengan ganas menyerap Energi Dewa tersebut.
Bahkan lautan Energi Bai An kini berganti warna dari putih menjadi keemasan.
Bai An pernah melihat energi keemasan ini saat Mu Xia'er masih berada di dalam jiwanya.
Bai An tersenyum lalu memejamkan matanya berusaha membantu Energi semestanya, Bai An kini menyerap beberapa puluh kristal Berlian. Saat Bai An menyerapnya, sebuah energi yang sangat besar langsung membanjiri Dantiannya. Tapi dengan cepat Energi Semestanya melahap energi dewa yang berasal dari Kristal Berlian tersebut dengan rakus.
Hal tersebut terus berlajut.
Bam..!!
Terdengar suara ledakan di dalam tubuh Bai An. Entah berapa lama Bai An telah berkultivasi, hanya Bai An sendiri yang mengetahuinya.
Sementara di Kota Netral.
Kini Hari telah berganti menjadi pagi.
Beberapa orang geger saat mendengar acara lelang akan di undur selama tiga hari karena alasan menunggu para Ahli Suci datang lebih banyak.
Beberapa ahli suci yang telah datang tentu tidak akan menerima hal tersebut dan mempertanyakan alasan yang tidak jelas itu kepada De Cang.
De Cang pun langsung menjawab dengan santai. “Jika kalian memiliki uang cukup, aku yakin kalian akan mendapatkan satu atau dua botol, karena aku mempunyai cukup banyak stok arak legendaris, dan tidak mungkin juga aku seorang pembisnis akan menghilangkan kesempatan emas ini bukan.”
Para ahli yang mengerti langsung pergi dengan wajah semangat tentu mereka mengerti jika De Cang ingin menjual lebih banyak araknya, dan juga mereka sadar tidak mungkin membeli semua arak tersebut walau dengan semua harta yang selama ini mereka simpan.
Jadi tentu mereka pergi dengan wajah senang, karena yakin bisa membeli satu atau dua arak legendaris.
__ADS_1
Setelah kepergian mereka, De Cang langsung menghela nafas bahagia, ia kemudian melesat ke arah penginapan malam, saat mendapat pesan jika Tu Long telah bangun.