
Bai An kini melihat tubuh palsunya dan melihat banyak sekali orang yang berada disana, termasuk Ratu Elf Sefira.
Bai An tertegun saat melihat kecantikan Elf tersebut, namun dengan cepat Bai An kembali sadar, saat merasakan tubuhnya tiba-tiba merinding.
“Bagaimana cara ku kesana? sedangkan banyak orang disana, jika aku ketahuan, maka mereka akan curiga dan pasti akan banyak pertanyaan yang akan membuat ku pusing," gumam Bai An dalam hati.
“Jadi seperti ini rasanya ditanya? pasti Mu Xia'er sangat kesal saat aku bertanya banyak pertanyaan,” gumam Bai An lagi terkekeh kecil.
Saat ini, Long Yuan kini sedang melihat barang aneh berbentuk cairan berwarna biru kehijauan, “Apa ini? baru kali ini aku melihat cairan seperti ini untuk menyadarkan seseorang?”
Yang bertanya bukanlah Long Yuan, melainkan Mo Shen, nadanya saat bertanya pun penuh curiga.
“Itu air suci peninggalan leluhur kami, kau jangan menunduh yang tidak-tidak,” dengus Ratu Sefira.
“Aku tidak percaya, walaupun para Elf berprofesi dalam bidang penyembuhan, siapa tahu ini racun? kita tidak tahu, mungkin ada niat terselubung dari dirimu,” balas Mo Shen lagi lebih keras.
Long Yuan kini mulai kesal, setiap mereka bertemu, pasti mereka berdua akan berdebat dan yang mereka debatkan adalah masalah kecil yang mereka besar-besar kan.
Untuk Bai An yang melihat itu, kini ia tertawa sambil menutup mulutnya, Bai An jadi teringat Ayah dan paman nya Shen Bai yang sering melakukan hal ini, “Mereka adalah pasangan yang serasi,” gumam Bai An tanpa sadar.
“Apakah kalian bisa berdebat di luar saja?”
Long Yuan langsung berkata dengan nada dingin, hal itu membuat keduanya yang asik berdebat langsung menjadi diam.
“Apa kau yakin ini bisa membuat Tuan Muda sadar?” tanya Long Yuan, ia terlihat agak tidak percaya dengan cairan tersebut.
Bai An yang mendengar itu langsung menatap cairan tersebut dengan teliti, ia merasa pernah melihat_nya tapi Bai An bingung, itu dimana?
“Itu air jiwa, air tersebut bagus untuk mu, itu bisa membuat kekuatan jiwa mu bertambah kuat,"
Mu Xia'er langsung bicara di dalam pikiran Bai An, “Tapi bagaimana cara untuk mengambilnya atau meminumnya, sedangkan aku yang asli disini?” tanya Bai An langsung dengan cukup bersemangat.
“Itu gampang, orang bodoh seperti diri mu tidak akan pernah bisa berpikir luas,”
Setelah mengejek Bai An, Mu Xia'er keluar dalam wujud Api Emas dan melesat keluar tanpa menunggu jawaban dari Bai An.
Tak lama kemudian,,
Duar,,
__ADS_1
Bom,,
Bom,,
Ledakan dahsyat terdengar dan mengguncang daratan barat.
Tak lama kemudian Mu Xia'er kembali dan langsung masuk kedalam tubuh Bai An yang kini sedang ternganga melihat apa yang di lakukan Mu Xia'er.
Bai An tidak pernah berpikir, Mu Xia'er melakukan hal mengerikan seperti itu untuk membuat orang-orang yang berada di ruangan tempat Long Yuan keluar semua melihat apa yang terjadi.
“Ada serangan,” seru Mo Shen panik saat mendengar suara ledakan, mereka semua langsung keluar melihat siapa yang menyerang mereka.
Bai An yang masih menganga kini sadar saat mendengar sebuah suara.
“Apa yang kau lakukan, bodoh cepat kesana,” Suara Mu Xia'er terdengar kesal.
Bai An tanpa menunggu langsung melesat ke tempat tubuh palsunya berada, ia langsung membakar tubuh palsunya hingga menjadi debu, lalu Bai An langsung tidur di ranjang.
Beberapa detik kemudian, Long Yuan pertama kali kembali dengan wajah khawatir dan saat melihat Bai An masih disana, Long Yuan langsung menghela nafas panjang.
Long Yuan berpikir itu adalah jebakan untuk mereka, agar mereka bisa membunuh Bai An.
Ratu Sefira tersenyum sinis lalu berkata, “Melihat kehancuran yang di sebabkan orang tersebut, maka kau akan jadi daging cincang jika bertemu dengannya,”
Mo Shen langsung melotot ke arah Ratu Sefira, Bai An yang menjadi pendengar setia kini tersenyum dalam hati, sedangkan Mu Xia'er kini kesal dan ingin menghajar Mo Shen, namun ia coba untuk tahan. Setidaknya bukan saat ini ia menghajar Mo Shen.
Long Yuan kini menghiraukan mereka berdua, ia lebih fokus melihat cairan tersebut lalu melihat Bai An, sejujurnya ia ragu, namun ia mencoba bertaruh untuk hal ini.
“Semoga Tuan Muda bisa sadar,” kata Long Yuan penuh harap, lalu ia mengangkat sedikit kepala Bai An dan memasukkan air jiwa tersebut ke dalam mulut Bai An.
Bai An yang meminum cairan jiwa tersebut tiba-tiba merasakan jiwanya kini merasa terguncang hebat.
“Ukkhh,”
Karena tak tahan, Bai An membuka mata dan meringis kesakitan.
“Tuan Muda,” teriak Long Yuan bahagia saat ia melihat Bai An kini sadar kembali.
Mo Shen dan Ratu Sefira yang sedang berdebat, langsung tersadar dan mengalihkan pandangannya ke arah Bai An yang sedang meringis kesakitan.
__ADS_1
“Tuan Muda, apa kau tidak apa-apa?” tanya Long Yuan kini khawatir melihat Bai An meringis.
Bai An menghiraukan mereka semua, ia sedang fokus menyerap khasiat energi jiwa yang bergelombang dan mencabik-cabik jiwanya.
“Sudah ku bilang, kau pasti memiliki maksut tertentu,” teriak Mo Shen kini marah kepada Ratu Sefira.
“Aku tidak berniat yang tidak-tidak, aku bersumpah aku tidak memiliki maksut yang tidak-tidak,” Ratu Sefira kini gugup dalam menjawab.
“Bisakah kalian diam?”
Long Yuan kini sudah tidak bisa menahan amarahnya, ia kini melirik Mo Shen dan Ratu Sefira, “Jika kalian ingin berdebat, lebih baik kalian keluar. Bukannya mencari solusi, kalian malah sibuk memperdebatkan hal yang tidak-tidak,”
Mata Long Yuan memerah saat ia menatap kedua orang di depannya.
Bai An yang kini baru selesai menyetabilkan jiwanya kini tersenyum melihat Long Yuan yang begitu peduli padanya, ia terharu melihat kesetian dan kasih sayang Long Yuan kepadanya sebagai saudara dan keluarga.
“Ehem,,”
Mendengar suara orang berdeham, Long Yuan, Mo Shen dan Ratu Safira langsung mengalihkan pandangan ke arah asal suara.
Mereka langsung terkejut melihat Bai An kini baik-baik saja dan sedang tersenyum tulus ke arah mereka.
“Terimakasih telah menjaga ku,” ucap Bai An kepada mereka semua.
“Tu,, Tuan Muda kapan anda sadar?”
Long Yuan langsung maju ke depan dan bertanya dengan gugup, karena ia sadar pasti Bai An telah mendengar nya memarahi Mo Shen dan Ratu Sefira.
“Saat kau memarahi mereka berdua,” balas Bai An tersenyum sambil melirik kedua pasangan yang terlihat akur menurut Bai An.
“Kalian berdua mengingatkan ku kepada seseorang yang selalu berdebat setiap kali bertemu, namun mereka adalah sepasang sahabat yang selalu saling mendukung di saat ada masalah serius,” kata Bai An kepada Mo Shen dan Ratu Sefira.
Long Yuan yang mendengar itu kini teringat dengan Tuan Bai Chen dan Shen Bai, tak lama Long Yuan ikut tersenyum sendiri.
Sedangkan Mo Shen dan Ratu Sefira entah mengapa mereka terlihat malu-malu.
Beberapa saat, Long Yuan yang melihat Bai An masih terlihat masih lemah langsung berkata.''
“Tuan Muda, anda lebih baik istirahat terlebih dahulu, karena anda baru saja sadar.”
__ADS_1
Long Yuan langsung mengusir Mo Shen dan Ratu Sefira keluar bersamaan dengan Long Yuan keluar.