
“Sudah sudah, lupakan saja. kita bahas dulu masalah ini. Karena ucapan Si kecil benar. Pemuda yang ia lawan kekuatannya setara denganku. Itulah yang menyebabkan aku belum bisa tenang untuk meninggalkan Dunia ini. Dan kita menunggu apa perintah dari Tuan Muda Bai An.” Kata Jing Xan melirik ke arah Bai An.
Mereka semua mengangguk, walau dalam Fanghu, He Yusi, Tang Rou dan Yu Fan masih banyak sekali pertanyaan pertanyaan dalam hati mereka dengan peristiwa ini. Tapi karena lebih mementingkan hal genting, mereka semua menatap Bai An dengan tatapan kagum karena membuat sosok seperti Jing Xan sangat hormat terhadap Bai An.
“Baiklah,, aku tak ingin menunda lagi karena masih banyak sekali hal yang harus ku lakukan juga. Terutama meningkatkan kekuatanku dan semua saudaraku yang masih lemah.”
“Saudara Yu Fan, tugasmu sekarang masih sama. Yaitu memancing Liu Wang keluar dari kandangnya. Dan mengacau di semua markas cabang Teratai Hitam.”
Yu Fan mengangguk patuh.
“Nyonya Yusi, tugas mu sekarang hanya melatih Bibi ku Lin Xue dan Jia'er. Aku juga mengharapkan kau bisa merubah sedikit sifatnya.”
He Yusi terlihat ingin membantah. Tapi saat melihat tatapan tegas suaminya. He Yusi hanya mengangguk dengan perasaan enggan.
“Baiklah hanya itu saja untuk Saudara Yu Fan dan Nyonya Yusi.” Kata Bai An kembali duduk lalu mengeluarkan arak terbaik buatan klan Duan.
Saat Bai An ingin meminum araknya. Ia mendengar suara dengan nada penuh harap.
“Kalau aku Tuan Muda. Tugas apa yang akan aku lakukan? Apakah langsung menyerang Markas pusat Teratai Hitam atau menyerang ke Istana Penguasa Liu Wang.”
Bai An tidak langsung menjawab. Ia meneguk araknya lebih dulu.
Ah..!!
“Kau untuk saat ini cari sebanyak banyaknya informasi tentang Kelompok Teratai Hitam dan Liu Wang. Carilah apa kelemahan dan apa yang mereka sembunyikan. Lalu beritahu saudara Yu Fan agar para pengikut setia saudara Yu Fan dapat bergerak dan mengacau.”
Bai An kembali meminum araknya dan meneguknya. Lalu menambahkan.
“Tugasmu ini sangat sulit, jadi carilah semua assasint terbaik dan cari orang yang pintar dalam bidang informasi Saudara He Shang.”
Fanghu langsung tersenyum senang.
“Po Hen,” teriak Fanghu.
Tak lama Po Hen muncul dengan hormat di belakang Fanghu. Kemudian Fanghu membisikkan sesuatu.
Tak lama Po Hen menghilang.
“Oh ya..!! kalau bisa kau bergabunglah dengan Klan Xi. Aku dengar dari saudara Yu Fan klan mereka di bidang informasi.” Kata Bai An menatap Fanghu.
Fanghu mengangguk patuh.
Bai An kini melirik Tang Rou, ia langsung berkata. “Apa hubungan Walikota Tang Rou dengan Saudara Fanghu? Aku melihat kau sangat menghormatinya terlalu berlebihan.”
“Itu..!! Karena Tuan Dewa Kapak adalah pemimpin ku. Aku sebenarnya di Kota Han ini hanya di tugaskan olehnya dulu saat ia tiba-tiba menghilang.” Jawab Tang Rou sambil menggaruk kepalanya.
Setelah mendengar jawaban Tang Rou. Bai An tiba tiba teringat tentang sebuah lelang.
__ADS_1
“Apa kau tahu tentang lelang yang akan di adakan di Kota ini?”
“Tentu saja. Lelang akan di adakan minggu depan dan lelang ini kebetulan yang memegang kekuasaan adalah klan Jing yang bernama Asosiasi Lelang Dunia.”
Bai An mengangguk mendengar jawaban Tang Rou. Kemudian bertanya.
“Apa kau tahu apa saja isi lelang tersebut?”
Tang Rou menggeleng kemudian melirik ke arah Jing Xan. Jing Xan yang di lirik hanya bisa tersenyum kecut. Karena ia tidak mengurus hal kecil seperti itu, itu karena ia juga tidak membutuhkan semberdaya daya pil atau tanaman herbal yang ada di dunia ini.
Bai An menyadari wajah Jing Xan. Jadi ia tidak ingin bertanya lebih. Bai An juga tahu jika Jing Xan menyembunyikan identitasnya dari Asosiasi Lelang Dunia. Jika ia kesana dan menampakkan diri. Maka Kota Han akan menjadi gempar.
“Baik lah sampai di sini dulu. dan jika terjadi sesuatu jangan sampai tidak mengabari ku atau yang lain. Jangan sampai menghadapi masalah sendiri. Karena mulai saat ini kita adalah keluarga. Satu mendapat masalah maka kita akan bersatu.”
Mereka semua mengangguk. He Yusi pertama berdiri dan niatnya akan membawa Lin Xue dan Chu Jia pergi setelah lelang selesai.
Yu Fan kemudian ikut berdiri lalu mengejar istrinya He Yusi.
Tak lupa He Yusi dan Yu Fan memberikan salam hormat lebih dulu sebelum mereka pergi.
Kini hanya Bai An, Long Yuan, Pixiu, Jing Xan, Fanghu dan Tang Rou yang berada di ruangan tersebut.
“Tuan Muda, jika bisa kau menginaplah di sini. Aku hanya tinggal berdua bersama adik ku yang tadi sempat berteriak.”
Tang Rou menggaruk kepalanya yang tidak gatal saat mengatakan hal tersebut sambil tersenyum malu.
Tang Rou langsung gelagapan. Hal tersebut membuat gelak tawa.
Bai An menyuruh Pixiu mengeluarkan arak tak lama mereka berbincang-bincang sambil minum.
“Tuan Muda, setelah ini apa yang akan ku lakukan?” Tanya Long Yuan.
Karena ia dari tadi diam dan tidak mendapatkan tugas. Tentu saja ia bingung mau melakukan apa?
“Tentu saja kita akan ke Benua Hongcun lebih dulu membantu anak angkatmu,” kata Bai An tersenyum penuh makna.
Glekk..!!
“Sialan kau Dewi Xia,” kutuk Long Yuan dalam hati.
Tidak mungkin Bai An mengetahui identitasnya begitu saja kalau tidak Mu Xia'er yang memberitahukan Bai An.
“Ba.. Baik Tuan Muda.” Jawab Long Yuan tergagap.
“Tidak perlu khawatir. Aku tahu kau melakukan ini demi kebaikan semua orang. Jadi jangan merasa bersalah.” Kata Bai An dengan tenang sambil meneguk araknya.
Semua orang menatap ke arah Bai An dan Long Yuan. Karena mereka menduga Bai An dan Long Yaun sedang berkomunikasi melalui telepati.
__ADS_1
Setelah puas minum. Bai An meminta sebuah kamar untuk beristirahat kepada Tang Rou.
Dengan cepat Tang Rou sendiri mengantar semua orang ke kamar mereka masing masing.
Aula Walikota Tang Rou yang tadi ramai kini menjadi sepi.
Tok tok..!!
“Masuk..!!”
Long Yuan dan Pixiu kemudian masuk ke kamar Bai An.
“Hmm,, saudara Long Yuan aku ingin bertanya. Kenapa kau tidak mengetahu tentang Dunia ini? Padahal kau berasal dari dunia ini.” Tanya Bai An langsung.
Long Yuan tersenyum kecut lalu menceritakan jika ia dulu di bawa paksa oleh hukum bencana semesta karena kekuatannya melebihi tingkat dunia ini.
Jadi ia berpikir saat ia dibawa paksa. Banyak kejadian kejadian yang tidak ia ketahui muncul di dunia ini.
Long Yuan juga tidak terlalu mengetahui tentang Raja Monster. Karena saat ia masih disini. Tidak pernah terjadi apa apa. Paling cuman perang kecil kecilan.
Banyak sekali yang Long Yuan ceritakan dengan jujur dari kehidupan pertama hingga kehidupan kedua yang ia jalani hingga detik ini.
Bai An kini mengangguk mengerti.
Sedangkan Pixiu kini menganga seperti orang bodoh menatap ke arah Bai An lalu ke arah Long Yuan. Itu terus berulang kali sampai.
“Hei, kau kenapa?” Tanya Long Yuan mengejutkan Pixiu dengan terkekeh kecil.
“Kau ini.” Dengus Pixiu cukup kesal karena ia cukup kaget.
“Ehem..!! Setelah lelang selesai kita akan langsung berangkat.”
Long Yuan dan Pixiu mengangguk sambil melirik ke arah Bai An.
“Kapan kita meningkatkan kekuatan? Aku tahu maksud Tuan Muda tadi bersemangat saat mendengar Benua Canglan ada banyak monster.” Tanya Long Yuan tersenyum penuh makna.
Bai An terkekeh bersama Pixiu.
“Mana kunci tersebut?” Bai An mengadahkan tangannya.
Long Yuan langsung memberikan satu dari ke empat kunci inti dunia. Kunci ini Long Yuan dapat dari Jing Xan. Karena ia masih memegangnya.
Setelah mengambilnya Bai An memasukkannya ke dalam Cincin penyimpanannya.
**
Di dunia jiwa.
__ADS_1
Mu Xia'er kini sedang kesal karena, ia merasa di tipu oleh Bai An tadi sehingga ia memberikan banyak sekali informasi. Termasuk informasi tentang siapa Long Yuan sebenarnya.