Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Memperbudak Kaisar Dewa Jahat


__ADS_3

Saat Tu Long ingin menendang Kaisar Dewa Jahat, terdengar sebuah suara.


“Cukup.”


Kaisar Dewa Jahat berkeringat dingin saat mendengar suara Bai An.


Kaisar Dewa Jahat lebih memilih di pukuli tanpa henti oleh Duan Du dan Tu Long dari pada menatap mata Bai An yang jauh lebih mengerikan.


Mengingat kejadian beberapa saat lalu.


Flashback..!!


Setelah Bai An memasang segel budak kepada Hong Ti, Bai An langsung bertanya dimana lokasi Kaisar Dewa Jahat berada.


Tanpa melawan, Hong Ti langsung menunjukkan dimana Kaisar Dewa Jahat tinggal.


Saat Bai An, Duan Du, Tu Long dan Hong Ti sampai, Kaisar Dewa Jahat dan para pengikutnya sudah menunggu dengan wajah sombong.


“Aku tidak menduga kau sangat mudah berkhianat dan menjadi budak para pecundang ini,” kata Kaisar Dewa Jahat dengan nada sedikit marah.


Duan Du yang mendengar itu langsung menghilang lalu muncul di depan Kaisar Dewa Jahat.


Tangan Duan Du dengan cepat terayun ke arah perut Kaisar Dewa Jahat.


Bam..!!


Bersamaan dengan itu Tu Long dalam sekejap membantai semua para pengikut Kaisar Dewa Jahat tanpa menyisakan satu orang pun bernafas.


Hong Ti yang melihat itu langsung mengelap keringatnya yang terus berjatuhan dari keningnya.


Sementara Kaisar Dewa Jahat langsung bangun, bangunan tempat ia jatuh langsung hancur oleh auranya.


“Kurang ajar, aku akan mengambil jiwa kalian semua dan membuat tubuh kalian menjadi bonekaku,” teriak Kaisar Dewa Jahat.


Saat melayang, Kaisar Dewa Jahat seketika tertegun, kemarahannya langsung hilang saat sadar semua pengikutnya telah menjadi mayat.


Padahal Kaisar Dewa Jahat sama sekali tidak mendengar adanya suara pertarungan, namun semua pengikutnya mati tanpa tubuh utuh.


Mata Kaisar Dewa Jahat langsung melirik ke arah Bai An dengan penuh amarah, Kaisar Dewa Jahat menduga jika Bai An adalah ketuanya, jadi membunuh ketuanya lebih dulu adalah hal yang utama menurut Kaisar Dewa Jahat.


Bai An yang masih menutup kepalanya dengan tudung akhirnya membuka tudungnya. Seketika Energi Semesta Bai An yang bernama Bai Tan keluar tanpa bisa di lihat oleh semua orang kecuali Kaisar Dewa Jahat.

__ADS_1


Bai Tan langsung membentuk mata lalu menatap Kaisar Dewa Jahat dengan tatapan rakus.


Dengan cepat Bai Tan melesat lalu memakan setengah energi kematian Kaisar Dewa Jahat sehingga membuat jiwanya terguncang hebat.


Bai Tan kembali ingin melahap Kaisar Dewa Jahat yang tersisa beserta jiwanya, namun Bai An memghentikannya.


Saat itu juga Kaisar Dewa Jahat ketakutan setengah mati terhadap Bai An.


Flasback And..!!


Tap tap..!!


Bai An perlahan melangkah ke arah Kaisar Dewa Jahat.


Sementara Kaisar Dewa Jahat berusaha mundur sambil menghadap kebawah tanpa berani melihat wajah Bai An.


“Hei,, kemana sifat sombongmu yang tadi? Aku ingin melihatnya,” kata Bai An dengan nada santai.


Namun orang yang Bai An lawan bicara diam saja tanpa berani menimpali.


Malah tubuhnya semakin bergetar hebat, Bai An yang melihat itu langsung tersenyum tipis.


“Apakah kau ingin hidup?” Tanya Bai An berhenti melangkah.


“Hei, apakah kau pikir dengan kau mati maka kau bisa bereinkarnasi, aku beri tahu jika kakakku bisa membunuhmu dan tetap tersiksa di neraka,” kata Duan Du dengan nada mengancam.


Kaisar Dewa Jahat, langsung berkata. “Aku ingin hidup Tuan muda.”


Bai An langsung tersenyum kecil. “Aku melihat kau sangat membenci seseorang tapi kau tidak bisa melawannya, apakah aku benar?” Tanya Bai An tersenyum kecil.


Tubuh Kaisar Dewa Jahat menegang saat mendengar itu, dengan penuh tekad Kaisar Dewa Jahat memberanikan diri bertanya. “Dari mana Tuan muda tahu?”


“Cukup kau tahu jawab, apakah kau ingin kuat dan membalaskan dendam mu atau tidak?” Kata Bai An mengalihkan dengan bertanya.


Bruk..!!


“Jadikan aku budakmu Tuan muda, buat aku menjadi kuat untuk membalaskan dendamku, aku ingin sendiri yang membunuhnya,” kata Kaisar Dewa Jahat berlutut.


Duan Du dan Tu Long langsung tertawa melihat Kaisar Dewa Jahat yang awalnya sombong dan menghina Hong Ti kini malah memohon menjadi budak Bai An.


Bai An melambaikan tangannya santai, seketika tubuh Kaisar Dewa Jahat langsung terpasang segel.

__ADS_1


“Siapa namamu?” Tanya Bai An dengan santai.


“Nama saya Chu Tang, Tuan muda,” jawab Chu Tang tetap berlutut tanpa berani mengangkat kepalanya.


Bai An melambaikan tangannya santai. Tubuh Chu Tang langsung terangkat beserta kepalanya terangkat.


Saat mata keduanya bertemu. Bai An langsung menelusuri ingatan Chu Tang sekali lagi.


“Hmm..!! Ternyata begitu, orang dari alam semesta lain dalang dari semua ini, terlebih ia juga yang membunuh istri dan anakmu sehingga berpura-pura menjadi pengikutnya agar menunggu waktu untuk membunuhnya. Tapi sampai saat ini kau tidak berani saat mengingat kekuatan monster itu,” kata Bai An mengangguk santai.


“Apa yang kakak dapat?, ayo bagi denganku,” kata Duan Du bersemangat.


Bai An langsung menembakkan energi yang berisi ingatan Chu Tang.


Wuss..!!


Saat mendapat dan mencerna ingatan Chu Tang. Duan Du langsung berkata. “Heh,, hewan buas yang telah berepolusi dan kekuatannya juga cukup mengerikan, tapi saat ini ia masih terluka parah sehingga kekuatannya setara dengan Paman Tu Long.”


Mendengar itu Tu Long bersemangat. “Ayo kita kesana, aku ingin mencoba melawannya,” kata Tu Long.


Bai An melambaikan tangannya santai.


“Untuk saat ini kita atur dulu alam dewa perunggu ini, aku yakin jika para Kaisar Dewa lainnya telah mendengar berita kematian para pengikut Chu Tang, jadi kita harus menutupi dan menipu mereka dengan beberapa trik kecil,” kata Bai An santai.


“Hmm..!! Tinggal bunuh saja, kenapa harus repot-repot begitu Tuan muda?” Tanya Tu Long dengan lesu.


“Karena aku ingin orang yang tidak bersalah menjadi tumbal lagi, satu orang saja sudah membuat kita sama jahatnya dengan mereka,” jawab Bai An santai.


Tu Long dan Duan Du langsung paham, ucapan Bai An memang benar, jika mereka kini langsung bergerak membunuh mereka yang ada di alam dewa lain, Duan Du dan Tu Long yakin jika di antara musuh berhasil melarikan diri maka mereka akan menumbalkan banyak manusia demi kekuatan.


Terlebih Duan Du dapat menyadari jika teknik yang di berikan hewan buas yang telah berepolusi kepada para kaisar dewa adalah teknik yang cukup kejam dengan menumbalkan manusia.


Apalagi dalangnya yaitu Hewan Buas tersebut berhasil kabur, Bai An, Duan Du sudah yakin jika alam semesta kecil ini akan hancur oleh Hewan Buas tersebut karena menyerap jiwa manusia secara berlebihan.


Chu Tang kini diam sambil melirik ke arah Bai An, Duan Du dan Tu Long secara bergantian.


Terlihat wajah mereka bertiga kini tersenyum ke arah Chu Tang.


Hal itu membuat Chu Tang tanpa sadar mundur dengan tubuh bergidik.


“Chu Tang, kau konsumsilah pil ini dan serap secara perlahan, untuk masalah alam dewa tempat kau berkuasa ini serahkan kepadaku,” kata Bai An menyembunyikan senyum liciknya.

__ADS_1


Dengan patuh Chu Tang mengambil botol kecil berisi pil tersebut.


__ADS_2