
“Aku juga punya satu, cukup satu kita bisa membawa puluhan orang masuk bersama kita,” kata Bo Dong memperlihatkan tokennya.
“Tidak, kau harus memakai Token ku Tuan muda,” kata Hong Chu cepat-cepat keluar.
Cklek..!!
Bai An langsung terkejut dalam hati, ini belum satu menit tapi Hong Chu telah pulih.
Bai An langsung mengedarkan kesadarannya dan melihat jika Hong Chu masih tahap pemulihan di dalam sel-sel dan dantiannya. Untuk tubuh pisiknya sudah pulih sepenuhnya. Dan Bai An kini sadar jika Hong Chu adalah Binatang Surgawi berjenis ular, ia bisa sambil berjalan memulihkan diri.
Bo Dong terlihat diam. Tapi matanya menatap tajam ke arah Hong Chu. Tapi Hong Chu acuh tak acuh, ia dengan santai berjalan dan berdiri agak jauh dari Bai An lalu mengeluarkan Tokennya. Lalu memberikannya kepada Bai An.
Saat Bai An memegang token dari Hong Chu, ia juga melirik token Bo Dong.
Menyadari Bai An melihat perbedaannya. Bo Dong dengan cepat berkata. “Token dia lebih berkelas dari token milik ku, token milik ku khusus untuk kalangan bawah dan tokennya untuk kalangan atas.”
Bai An langsung mengangguk.
“Tu Long, kau tahu apa yang aku maksud dengan menyuruhmu keluar bukan?” Kata Bai An bertanya.
“Tentu saja Tuan muda,” jawab Tu Long lalu melirik Bo Dong yang ikut mengangguk walau ia tidak mengerti apa-apa.
Setelah itu Bai An melempar Token milik Hong Chu, dengan sigap Tu Long menangkapnya lalu mengajak Bo Dong pergi.
Setelah kepergian Tu Long dan Bo Dong. Bai An melirik Hong Chu, dan berkata. “Aku merasa kau cukup mengenal dunia hitam di kota ini?”
“Hehe tentu saja Tuan muda, apapun yang kau inginkan aku bisa membantumu mendapatkannya, karena aku punya banyak kenalan pejabat kota yang licik-licik dan haus akan harta,” kata Hong Chu terkekeh. Lalu menambahkan. “Tapi itu masalah gampang untuk ku.”
Bai An melambaikan tangannya. “Tidak perlu, kau hanya perlu membawa orang yang punya banyak Token seperti yang kau punya. Sisanya kau bisa menyerahkan pembayarannya padaku, karena aku ingin memberinya sebuah bisnis menguntungkan,” kata Bai An santai.
Tapi di balik ucapannya tadi, ada sebuah senyum tipis yang hanya bisa di lihat oleh Jing Ling.
Hong Chu langsung mengangguk, ia langsung keluar tanpa permisi, karena saking semangatnya.
__ADS_1
Fu Chen yang melihat itu cukup geram dan ingin mengikutinya karena takut jika Hong Chu membuka identitas Bai An dan Jing Ling.
Tapi Bai An langsung mengngkat tangannya. “Biarkan saja, dia orang jujur tapi agak ceroboh. Ia juga cukup pintar dan tidak akan macam-macam,” kata Bai An.
Fu Chen langsung duduk, jika Tuannya telah memberi perintah begitu, ia tidak bisa melawan.
“Apa langsung memulainya di sini?” Tanya Jing Ling.
Tapi Bai An tidak langsung menjawab, melainkan menghela nafas panjang. “Jing Ling, kau masih menyembunyikan bebanmu sendiri, seandainya Bo Dong tidak bicara tadi, aku tidak akan mengetahui kau mempunyai musuh Pengikut Kaisar Dewa Kegelapan, hal ini sama terjadi dengan saudaraku di Dunia yang lebih rendah dimana orang yang berkuasa disana masih manusia seutuhnya, belum mencapai Tubuh Setengah Abadi,” kata Bai An.
Jing Ling langsung menunduk, ia cukup ragu memberitahu Bai An tentang semua masalahnya. Karena ia baru mengenal Bai An. Tapi, melihat kepedulian Bai An terhadap orang yang di anggap keluarganya membuat Jing Ling langsung mengangkat kepalanya.
Jing Ling lalu bercerita semuanya. Hei Niu dan Fu Chen yang mendengar cerita Jing Ling kini marah besar. Bagaimana tidak, cerita Jing Ling begitu tragis.
Hanya Bai An yang biasa saja dan ini ada kemiripan dengan Yu Fan, tapi bedanya di sana mereka berencana menggunakan para Monster. Sedangkan di sini menggunakan orang yang haus akan kekuatan dan kekuasaan. Hal itu membuat Bai An memijit keningnya.
Bagaimana tidak, ia pasti tidak bisa menyelesaikan masalah di dunia ini dalam waktu 1 Tahun kurang.
Tak lama kemudian Hong Chu datang dengan senyum bahagia, di belakangnya ada seorang Iblis Murni yang cukup licik jika di lihat secara teliti.
De Cang sedikit ragu, tapi dengan cepat mengangguk karena ia cukup mengenal Hong Chu dan tidak mungkin Hong Chu akan menjebaknya.
“Ha ha ha..!! Anak muda, apakah kau yang menginginkan Token? Aku akan langsung memberitahumu jika satu Tokenku cukup mahal, bahkan tidak di perjual belikan secara sembarangan,” kata De Cang langsung duduk tanpa sopan santun dan tersenyum haus akan harta.
Fu Chen dan Hei Niu langsung berdiri. Tapi Bai An mengangkat tangannya sehingga kedua bawahan Bai An langsung duduk kembali.
Hong Chu ikut duduk di belakang Bai An.
Bai An melambaikan tangannya mengeluarkan botol kecil berisi arak. Botol tersebut sebenarnya khusus untuk sebuah pil. Tapi Bai An dengan sengaja memindah 20 tetes arak ke dalam botol kecil tersebut agar ia mendapat untung jauh lebih besar.
Para pengikut Bai An kecuali Hong Chu langsung tertawa dalam hati.
Sedangkan De Cang kini menggeram marah, ia seperti di permainkan oleh anak kecil sehingga ia melirik Hong Chu.
__ADS_1
Hong Chu yang di lihat juga ikut bingung mau menjelaskan bagaimana, ia juga baru mengenal Bai An. Jadi ia tidak tahu apa itu.
“Tu.. Tuan muda, apa ini? Kenapa botol pil berisi cairan?” Tanya Hong Chu sedikit gugup.
Bai An langsung tersenyum lebar.
“Jangan melihat barang dari tampilan luarnya saja. Jika kau mau memberikan aku satu Token, aku akan memberikan mu botol ini dan kau bisa mencicipinya.” Kata Bai An santai.
“Enak saja, botol kecil berisi cairan ini. Kau berikan aku 1000 pun aku akan menolak menukarnya dengan 1 Token Kota,” kata De Cang langsung berdiri, ia merasa terhina saat ini.
“Tunggu dulu, jika kau tidak puas dengan cairan yang ada di dalam botol ini, aku akan membayar Tokenmu 2 kali lipat sebagai permintaan maaf,” dengan cepat Hong Chu menghentikan De Cang yang ingin berjalan.
Dengan seringai lebar De Cang langsung membalikkan badannya dan melempar 1 Token ke arah Bai An. Ia cukup percaya kepada Hong Chu, jadi tanpa ragu ia melempar Token tersebut kepada Bai An.
Bai An hanya tersenyum tanpa banyak kata lalu melemparkan botol kecil tersebut.
Dengan sigap De Cang menangkapnya.
“Cobalah dulu, aku yakin kau akan langsung duduk dan kita bisa langsung mulai berbisnis,” kata Bai An santai.
Hong Chu langsung bingung, mengapa Bai An begitu percaya diri dengan cairan yang ada di dalam botol tersebut. Hal itu langsung membuatnya penasaran.
De Cang sedikit ragu. Tapi saat ia membuka tutup botol tersebut. Matanya langsung melotot, walau ia tidak yakin dengan baunya dan tidak pernah meminum yang ia maksud. Dengan cepat De Cang meminumnya.
Saat meminumnya tenggorokannya langsung panas, panas karena di arak tersebut berisi energi dan arak tersebut langsung masuk kedalam Dantian De Cang.
“Ahh..!! Ap.. Apakah ini arak legendaris?” Teriak De Cang dengan keras. Saking kerasnya teriakan De Cang. Suara sampai keluar ke jalan.
Hong Chu tentu ikut terkejut mendengar teriakan De Cang dan kini matanya menatap ke arah Bai An sambil menelan ludahnya ingin mencoba.
Dengan cepat De Cang sadar lalu menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Ia juga langsung duduk menghadap Bai An. Sambil duduk ia menunggu Bai An bicara lebih dulu.
__ADS_1
“Satu botol 2 Token, jika kau tidak mau tidak apa-apa,” kata Bai An menyeringai tipis.
Bersambung.