Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Tanda Bahaya Untuk Benua Rendah


__ADS_3

Setelah kepergian Lang Zai dan Xin Feng,, Bai An kini melirik Long Yuan, Hei Long, Feng Huang, Pixiu, Xiong Zai, Bai Luan, Cen Tian, Xiao Lee Tan dan Xiao Yi.


Tiba-tiba saja Bai An merasa ada yang kurang dari mereka semua, tapi ia lupa,, "apa yang kurang?" gumam Bai An.


Long Yuan yang dapat mendengar walau samar-samar saat Bai An bergumam, kini mengerutkan keningnya dan ikut melihat sekeliling.


Melihat Long Yuan yang ikut melihat mereka, Semua orang ikut saling memandang satu sama lain. Mo Shen dan para iblis yang berada di sana ikut penasaran dan melihat sekeliling.


Tak lama kemudian,, terdengar sebuah suara.


"Ahh,, benar, dimana Nona Yunxi?" teriak Xiao Yi.


Mendengar teriakan Xiao Yi, kini mereka sadar apa maksut Bai An dari tadi kebingungan, ternyata saat Bai An melihat mereka dan tidak ada Yunxi, itulah yang membuat Bai An bingung.


Sedangkan, Bai An yang mendengar teriakan dari Xiao Yi kini melirik Long Yuan, karena Long Yuan yang Bai An suruh untuk menjaga mereka.


"Dimana Nona Yunxi?" tanya Bai An kepada Long Yuan dengan tatapan tajam.


Long Yuan hanya tersenyum pahit, lalu melirik Huang Feng, Huang Feng yang sadar akan lirikan Long Yuan mengangguk.


Bai An bingung kenapa mereka saling mengalihkan satu sama lain, namun ia tetap diam dan kini berganti melirik Huang Feng.


"Itu, Tuan Muda.. Xi'er itu ternyata adik ku, kami memiliki satu ayah dan berbeda ibu. Ibunya adalah orang dari Benua Atas sama seperti diriku, Orang tua ku dulu membawa aku dan ibuku kesini, karena masalah internal keluarga dan ia lupa membawa Yunxi yang masih berada dalam kandungan ibu keduaku. Ayah terlalu tergesa-gesa, sehingga ia meninggalkan Ibu kedua dan anak yang berada dalam kandungannya."


Huang Feng menghela nafas, lalu menambahkan, "Sekarang Yunxi tidak mau bertemu lagi dengan ku, gara-gara aku menceritakan kejadian masa lalu dengan jujur. Xi'er masih menyendiri di kamar yang sudah di sediakan oleh Yang Mulia Raja Mo Shen."


Bai An yang mendengar hal tersebut, ikut menghela nafas. Ia juga tidak tahu mau mengambil tindakan bagaimana? Jadi ia hanya membiarkan Yunxi menyendiri dulu untuk menenangkan dirinya.


***


Di pulau terpencil, tepatnya bersebelahan dengan daratan besar bagian sisi timur,, yang hanya di halangi oleh lautan yang cukup ganas dan di isi oleh monster-monster laut yang jarang di temui oleh orang-orang Alam Fana.


Kini 3 orang berjubah hitam sedang duduk di tiga kursi pemimpin, terlihat di jubah mereka ada satu orang memiliki 3 setengah lambang teratai yang mekar, dan bentuk teratai yang setengah mekar tersebut cukup unik.

__ADS_1


Dua di antara lainnya hanya memiliki 3 kelopak teratai yang mekar. Kekuatan mereka cukup mengerikan.


"Lee Yunsho,, apa ucapanmu itu benar jika Buronan itu ada disini?"


Suara orang yang bertanya cukup berat dan membuat siapa saja yang mendengarnya langsung merinding termasuk Lee Yunsho, karena ia hanya mempunyai 2 ½ kelopak teratai yang mekar kekuatan mereka jauh berbeda bumi dan langit.


"I, Iya Tu, Tuan Leng San," jawab Lee Yunsho tergagap, bercampur tubuhnya bergetar hebat.


Orang yang bernama Leng San tersebut adalah ia yang mempunyai 3½ kelopak teratai yang mekar.


Leng San mengangkat alisnya, "Apa kau ingin bercanda dengan ku?" tekanan aura yang mengerikan langsung membuat pulau tersebut bergetar keras, bahkan bisa sampai dirasakan oleh Daratan besar wilayah timur.


"Leng San, apa kau ingin menyombongkan dirimu. Mentang-mentang kau baru naik ke tingkat yang lebih tinggi, seenaknya saja kau menekan kami juga," salah satu dari dua orang yang berada di samping Leng San berteriak memarahi Leng San, hingga tekanan aura yang tadi sungguh mengerikan langsung di tarik kembali oleh Leng San.


Dengan wajah yang cukup gelap, Leng San melirik Leng Cong dan menatapnya seperti ingin memakannya hidup-hidup. Leng San kemudian melirik ke arah Leng Cung, kakaknya Leng Cong yang hanya diam saja. Kemudian Leng San mendengus.


Seandainya, Leng Cong tidak akan di bantu oleh Leng Cung. Leng San mungkin sudah membunuhnya. Tapi, jika Leng Cung turun tangan, maka kecil kemungkinan ia akan menang melawan kedua bersaudara ini.


"Aku pemimpin nya disini. Jadi, kalian lebih baik diam saja," kata Leng San dingin, sambil melirik Lee Yunsho.


Tubuh Lee Yunsho bergetar keras saat di tatap oleh Leng San, tatapannya menyiratkan kebenaran, ia tidak berbohong sama sekali saat mengatakan klan nya akan hancur jika berbohong.


"Aku mengatakan hal yang sebenarnya Tuan Leng San," ucap Lee Yunsho dan dengan cepat ia menceritakan apa yang ia ketahui kepada ketiga orang yang duduk di depannya.


Setelah mendengar cerita Lee Yunsho dan menemukan tidak ada sedikit pun jejak kebohongan dari Lee Yunsho, kini Leng San menatap Leng Cong dan Leng Cung.


Leng San tidak terlalu pintar dalam hal ini, dan yang pintar dalam mengambil analisa adalah Leng Cung, kakak dari Leng Cong. Jadi kini Leng San menatap Leng Cung untuk meminta pendapat.


"Hmm,, aku kira apa yang di ucapkan Lee Yunsho ada benarnya, jika dunia kecil yang kita datangi ini hanya orang-orang Alam Fana saja. Berarti Para Binatang Spiritual tersebut mempunyai sesuatu yang membuat mereka bisa melebihi Alam Fana, atau bisa jadi mereka mempunyai pemimpin yang membantu mereka terus bertambah kuat."


Leng Cung langsung menganalisa apa yang ia dengar dari Lee Yunsho.


Leng San yang mendengarnya mengangguk, "Tapi jika Buronan tersebut benar-benar tidak ada, bagaimana cara kita menjelaskannya kepada pemimpin?" Tanya Leng Cong saat mendengar analisa kakaknya.

__ADS_1


Leng San juga ikut mengangguk, membenarkan apa yang di ucap kan Leng Cong itu benar, jadi mereka berdua kini menatap Leng Cung dengan seksama.


"Itu gampang, jika benar Buronan yang bernama Shen Bai tidak ada, maka kita tangkap pemimpin para Binatang Spiritual, aku yakin jika pemimpin mereka mengenal Shen Bai, karena tidak mungkin Pemimpin Binatang Spiritual sekuat itu tidak saling mengenal, apalagi Dunia ini sangatlah kecil, salah satunya benua tempat yang kita datangi ini."


Leng Cung menjeda kata-katanya dan melihat Leng Cong dan Leng San kini sudah mengerti.


"Tapi, jika mereka tidak mempunyai pemimpin, maka. Mereka pasti mempunyai sesuatu yang langka, itu sangat bagus untuk meredakan amarah Pemimpin kita."


Setelah mengatakan pendapatnya, Leng Cung langsung mengalihkan pandangannya ke arah Lee Yunsho, dan berkata. "Tugas Klan Lee setelah kami bertiga menangkap atau membunuh para Binatang Spiritual adalah, menguasai Benua ini. Patriak mu juga menitip salam." Leng Cung langsung melempar sebuah surat pesan suara yang masih tersegel.


"Terimakasih Tuan Leng Cung," ucap Lee Yunsho dengan penuh hormat.


Tingkat kultivasi Leng San : Setengah Dewa Awal.


Leng Cung dan Leng Cong : True God Ahir


...____________...


Tingkat To God


*True God : Awal, Tengah, Ahir, Puncak.


*Setengah Dewa


*Dewa Biasa


*Dewa Perunggu


*Dewa Emas


*Dewa Bumi


Setengah Dewa, tahapannya sama dengan True God, yaitu Awal, Tengah, Ahir dan Puncak. Begitu juga seterusnya.

__ADS_1


Hanya ini dulu untuk tingkatan To God.


__ADS_2