
Mata Yun Fan langsung terbelalak kaget dan mundur beberapa langkah.
“Siapa sebenarnya kau ini? dan dari mana kau mengetahui semua ini? Aku yakin tidak akan ada yang mengetahuinya kecuali Liu Wang dan Pemimpin Kelompok Teratai Hitam dan beberapa Jendral Kelompok Teratai Hitam.”
Yu Fan langsung bertanya sambil waspada kepada Bai An, karena ia takut jika pemuda di depannya ini adalah salah satu pengikut dari dua orang yang menyegelnya sedang menyamar.
“Kau tenanglah, aku tahu apa yang kau pikirkan. Jika aku pengikut mereka, dengan kekuatanmu saat ini. Maka, dengan mudah aku membunuhmu.” Kata Bai An meyakinkan.
Yu Fan langsung menjadi tenang, namun ia masih waspada kepada Bai An.
“Aku ingin bertanya? Bagaimana kau bisa dipasangi segel budak dan kalah melawan mereka berdua, jika yang aku pikirkan. Tidak mudah kau akan kalah begitu saja dan mereka pasti membunuhmu, bukan menyegel kekuatan dan memasang segel budak.” Kat Bai An cukup penasaran, karena Mu Xia'er tidak memberitahukannya jawaban yang ini, Mu Xia'er hanya memberitahukan siapa Yu Fan sebenarnya.
Yu Fan langsung merenung, “Sekarang aku yakin kau bukan pengikut dari mereka berdua, dengan pertanyaanmu ini, aku yakin kau pasti bukan dari dunia ini.” Kata Yu Fan sambil mengangkat kepalanya dan menatap Bai An dengan senyum cerah.
Bai An langsung mengerutkan alisnya saat mendengar ucapan dari Yu Fan.
Seakan mengerti maksut Bai An, Yu Fan langsung berkata, “Kau tahu alasan mengapa mereka tidak membunuh ku sampai detik ini?”
Bai An menggelengkan kepala.
“Aku memegang salah satu kunci untuk membuka inti dari dunia ini.”
Bai An langsung mengerutkan kepalanya bingung.
“Kau tidak akan mengerti, karena kau bukan berasal dari dunia ini. Namun, satu hal yang akan ku jelaskan agar kau mengerti, jika mereka ke inti dunia ini maka, Kekacauan dan Kehancuran.”
Bai An langsung mengangguk tenang, namun dalam hatinya ia sangat terkejut.
“Terus saat bertarung tadi, mengapa kau pasrah mati, dan mengapa pihak dari Penguasa Liu atau Kelompok Teratai Hitam tidak melindungimu? Kau bilang tadi memegang salah satu kunci, jadi otomatis mereka pasti tidak akan membiarkanmu mati?” Tanya Bai An meneliti wajah Yu Fan.
“Aku membuat ilusi agar mereka tidak bisa sampai klan Lee dalam waktu 2 hari.” Jawab Mu Xia'er dalam pikiran Bai An.
Sedangkan Yu Fan juga agak bingung mau menjawab bagaimana, karena pertanyaan Bai An ini ada benar dan juga bukan.
“Aku tidak bisa menjawab, mungkin jika aku mati, mereka berpikir akan mencari dimana aku menyembunyikan kuncinya, namun itu tidak akan pernah di temukan. Karena jika aku mati, maka kuncinya juga akan ikut hancur.” Kata Yu Fan jujur kepada Bai An.
Bai An mengangguk dan menatap Yu Fan, “Jika aku membuka segel mu, mereka pasti akan curiga.”
__ADS_1
Yu Fan mengerutkan keningnya, “Aku juga tidak yakin kau bisa membuka segel budak ini.” Kata Yu Fan.
Bai An tersenyum tipis, inilah kata-kata yang ingin ia tunggu dari Yu Fan.
Melihat senyum Bai An, Yu Fan merasa tidak enak dan ia tiba-tiba ia merasa merinding.
“Bagaimana jika kita taruhan,” ucap Bai An dengan tenang.
“Taruhan?”, ucap Yu Fan bingung.
“Hmm,, taruhan, dan taruhannya cukup gampang. Jika aku bisa membuka ketiga segel budak yang ada pada tubuhmu maka kau harus menjadi pengikutku, dan kau bisa tenang, aku juga akan membuat segel palsu, agar Liu Wang tidak curiga.”
Bai An tersenyum sederhana, namun di balik senyumnya ia merasa Yu Fan kini telah masuk dalam genggamannya.
Yu Fan langsung mengerutkan keningnya.
“Jika apa yang kau ucapkan ini benar, apalagi kau bisa membuka segel kultivasiku. Bukan sebagai pengikutmu saja, bahkan aku bersumpah akan menjadi budakmu. Aku lebih baik menjadi budak mu dari pada orang-orang yang serakah dan ingin merusak dunia mereka sendiri.”
Bai An cukup terkejut mendengar ucapan Yu Fan yang terlihat serius.
“Apa dia serius Xia'er?”
Bai An mengangguk-angguk.
“Apakah kau bisa membuka semua segel ini? Xia'er dan membuat segel palsu agar, mereka tidak menyadarinya?” Kata Bai An cukup ragu.
“Apakah kau meragukan calon istrimu ini An Gege,” dengus Mu Xia'er, yang mana membuat Bai An langsung terkekeh.
Yu Fan yang melihat Bai An terkekeh bingung dan merasa ucapannya seperti diremehkan oleh Bai An.
“Tuan Muda, aku serius apapun yang aku katakan tidak akan pernah aku ingkari, walau kau baru mengenalku dan merasa kurang yakin, maka kau bisa membunuhku langsung saat ada keanehan yang kau lihat dariku suatu saat nanti.” Kat Yu Fan mencoba meyakinkan Bai An.
Yu Fan kini yakin jika Bai An bisa membuka segelnya, terlihat dari Bai An yang meremehkannya.
Bai An langsung berhenti tertawa, “Dia salah mengartikan saat aku tertawa,” gumam Bai An dalam hati.
“Xia'er apa kau siap?”, tanya Bai An.
__ADS_1
“Tentu, kapanpun.” Jawab Xia'er.
Bai An langsung tersenyum kemudian melirik Yu Fan yang kini memandangnya dari tadi, “Kau tenang saja, aku percaya akan janjimu yang tidak pernah ingkar.”
“Buka jubahmu, aku akan membuka semua segelnya dan memasang segel palsu,” ucap Bai An langsung menyusuh Yu Fan.
“Apakah ini benar sekarang?”, tanya Yu Fan sambil mengerutkan keningnya tidak percaya.
“Kau patuhi saja apa yang aku suruh, jangan banyak bertanya jika benar kau ingin terbebas dari belenggu segel budak tersebut.” Dengus Bai An yang mana membuat Yu Fan lansgung tersenyum pahit bercampur malu dikatai oleh anak-anak menurutnya.
Yu Fan langsung membuka jubahnya dan memperlihatkan tubuhnya yang berisi, dapat terlihat jika tubuh dan wajah Yu Fan jauh berbeda, tubuh Yu Fan terlihat seperti tubuh berusia 40 tahunan yang masih kencang, berbeda dengan umurnya yang sangat sepuh seperti 80 tahunan.
Melihat Yu Fan kini telah telanjang dada, Bai An kemudian berkata, “Bisakah kau maju kesini, agar memudahkanku untuk menghapus segelnya?”
Tanpa banyak tanya Yu Fan langsung maju.
Bai An kemudian menggerakkan tangannya kesana kemari cukup rumit dan tak karuan, hal itu membuat Yu Fan ingin mengatakan sesuatu. Namun, tiba-tiba terjadi sesuatu.
Gambar segel di tubuh Yu Fan langsung bersinar, yang mana membuat Yu Fan merasa kepanasan, Yu Fan terlihat mengigit bibirnya untuk mencoba menahan rasa panas di tubuhnya.
“Jangan di tahan, jika kau ingin berteriak. Maka, berteriaklah.” Kata Bai An kini melihat Yu Fan kesakitan.
Tak lama kemudian.
“Akhhh,,”
“Aaaakkhhhh,,”
Ruangan tempat Bai An dan Yu Fan langsung menggema oleh suara teriakan Yu Fan.
Lang Zai, Pixiu dan pak tua Ho yang asik mengobrol langsung kaget mendengar teriakan Yu Fan yang terdengar menyedihkan dan berusaha menahan rasa sakit. Bahkan teriakan Yu Fan dapat terdengar sampai aula klan Lee yang mana membuat Lee Dong dan Lee Song cukup merinding, karena mereka tahu ini suara teriakan siapa.
“Apa Tuan Muda sedang menyiksa tetua keempat?” Tanya pak tua Ho kepada Lang Zai dan Pixiu yang terlihat masih tenang.
“Kau cukup duduk santai dan nikmati arakmu saja pak tua.” Kata Pixiu sambil meneguk araknya.
Pak tua Ho langsung mengangguk kemudian meneguk araknya.
__ADS_1
Tak lama suara teriakan yang tadi menggema ahirnya berhenti.