
Benua Rendah ( Dunia Rendah )
Hutan Kegelapan...
Saat ini, mereka semua sedang berkumpul. Bai An, Lang Zai, Yue'er, Cen Tian dan Shen Bai, kini sedang menatap Bai Luan dan She Linlin secara bergantian.
Mereka ingin perjelasan. Namun, karena lapar, mereka akan lebih dulu baru meminta penjelasan.
Sedangkan untuk Bai Luan dan Shen Linlin yang ditatap seperti itu oleh mereka. Gugup karena mereka semua orang kuat.
Shen Linlin juga telah diberitahu oleh Bai Luan, tentang siapa gurunya dan orang-orang yang mengikutinya. Jadi, saat memberi tahu Shen Lilin. Bai Luan memberi tahu Shen Linlin untuk menjaga sikap, terutama kepada Gurunya, yang sangat ia hormati.
Awalnya Shen Linlin terlihat biasa saat mendengar cerita Bai Luan. Namun, saat mereka bertemu ia langsung gugup, karena walaupun aura mereka ditekan. Shen Linlin tetap merasakan penindasan yang luar biasa hingga membuatnya tidak tenang, karena ia juga yang terlemah diantara mereka semua.
Beberapa saat setelah makan, kini Bai An dan yang lain melihat ke arah Shen Linlin.
"Baiklah, ceritakan apa yangadi hingga kau bisa sampai wilayah inti hutan kegelapan!" Ucap Bai An dengan suara pelan.
Mendengar itu Shen Linlin langsung menjadi gugup dan melihat ke arah Bai Luan.
Bai Luan yang ditatap seperti itu menganggukkan kepala tanda memberi izin untuk bercerita apa yang telah di lalui Shen Linlin. Karena ia juga cukup penasaran.
"I..Itu A...Aku!" Melihat Shen Lilin tergagap Bai An langsung memotong ucapannya, "Tidak usah takut adik kecil, kami tidak mengigit!"
Shen Linlin langsung mengangguk.
Lalu menceritakan dirinya yang dikejar-kejar oleh para pengikut Pangeran ke-5 Kekaisaran Xiao. Karena pangeran ke-5 itu menyukai dirinya, awalnya Shen Linlin menerima saat dirinya akan dijadikan selir. Namun saat mengetahui banyak tentang kelakuan buruk pangeran ke-5 yang suka menyiksa wanita dan menjualnya ke rumah bordil.
Shen Linlin langsung menolak keras hal tersebut, lalu Shen Linlin mencoba memberi tahu ke sekte tempatnya bernaung. Namun naas ternyata sekte kecil tempatnya bernaung itulah yang menjual dirinya.
Shen Linlin hanyalah seorang anak yatim piatupiatu jadi ia tidak tahu akan meminta bantuan kepada siapa.
__ADS_1
Gurunya juga hanya guru luar biasa, gurunya sempat membantu namun langsung ditangkap. Gurunya di kira pemberontak dan langsung dipenjarakan.
Melihat hal tersebut, Shen Linlin takut dan mencoba berencana untuk melarikan diri.
Setelah membuat rencana yang matang untuk kabur, dan berhasil lari dari sekte kecil tempatnya menjadi murid, ia lari ke arah hutan kegelapan dan berhasil mencapai perbatasan.
Awalnya Shen Linlin ragu untuk masuk. Namun, saat mendengar perajurid pangeran ke-5 mengikutinya, tanpa pikir panjang ia langsung masuk dan melihat kebelakang. Shen Linlin agak terkejut saat perajurit tersebut ikut memasuki hutan untuk mengejarnya.
Terjadi aksi saling kejar-kejaran disana. Hingga tanpa sadar Shen Linlin sudah lumayan dalam memasuki Hutan Kegelapan dan disanalah banyak sekali langsung mengelilinginya hewan buas tingkat 1.
Prajurit pangeran ke-5 pun juga mengalami hal yang sama hingga datang hewan buas tingkat 3, 4, 5, dan 6 memakan semua prajurit. Melihat hal tersebut membuat Shen Linlin tanpa sadar berteriak yang membuat semua hewan buas melirik dirinya.
Melihat hewan buas melihat dirinya, Shen Linlin langsung bergetar dan lari sampai ia melihat pohon yang cukup tinggi dan menaiki pohon tersebut.
Saat diatas pohon, Shen Linlin sempat pasrah karena sudah seharian ia berada disana dan tidak tahu meminta bantuan kepada siapa, karena ia cukup yakin tidak akan ada yang berani memasuki hutan kegelapan.
Sampai ia terlihat lemas dan ingin pingsan, namun tiba-tiba terlihat ada seseorang yang terlihat seumuran dengan dirinya datang membuatnya terkejut dan takut anak tersebut adalah siluman atau iblis berwujud manusia.
Ia takut dan hingga memohon pertolongan kepada anak tersebut. "Hingga yang kalian lihat saat ini yang menolongku adalah Luan Gege!" ucap Shen Linlin tersipu.
Melihat hal tersebut membuat Bai An, Yue'er, Long Yuan, Lang Zai, Shen Bai, melotot karena mendengar kata-kata Gege adalah hal yang lumayan spesial menurut mereka.
Bai Luan melihat hal tersebut langsung menunduk malu karena dipanggil Gege oleh Shen Linlin, ia tak menyangka Shen Linlin begitu berani memanggilnya Gege didepan Guru dan yang lainnya.
"Gu... Guru! Ini tidak seperti yang guru pikirkan!" Bai Luan terlihat memberanikan diri berbicara kepada Bai An tentang masalah ini.
"Tenanglah Luan'er! Guru akan mendukungmu jika kamu juga menyukainya, tapi kamu harus berjanji dulu, bisa menjaga atau melindungi Lin'er dengan segenap kekuatanmu!"
Mendengar kata-kata Bai An, kini Bai Luan berjanji menjadi lebih kuat agar bisa melindungi Shen Linlin. Karena, ia juga menaruh hati kepada Shen Linlin.
Namun ia tidak berani mengungkapkannya kepada Shen Linlin.
__ADS_1
Sedangkan Shen Linlin hanya menunduk mendengar kata-kata Bai An, yaitu. Gurunya Bai Luan, ia tak menyangka kalau Bai Luan suka kepadanya, padahal dari pertama bertemu Bai Luan hanya perhatian karena merasa kasihan kepadanya.
"Baiklah! nanti saja urus masalah percintaan kalian. Lebih baik kau pokus terlebih dulu untuk meningkatkan kekuatanmu Luan'er!"
Tiba-tiba Bai Luan dan Shen Linlin terkejut saat mendengar kata-kata Bai An.
Long Yuan dan Lang Zai terkekeh melihat sepasang kekasih yang dari tadi melamun langsung kaget seperti melihat hantu, saat mendengar suara Bai An.
"Baik guru!" jawab Bai Luan terlihat patuh.
Sedangkan Shen Linlin bingung mau bicara apa kepada Bai An, karena ia bukan murid Bai An dan mereka baru pertama kali bertemu jadi ia hanya diam saja.
Melihat Shen Linlin bingung, Bai An menoleh kearah Lang Zai lalu berkata, "Saudara Zai, jika kau bisa melatih Lin'er mohon bimbing lah dia hingga menjadi sosok yang dikagumi banyak orang!"
"Tapi, tanyakan Lin'er terlebih dahulu, apakah ia mau kau latih!"
"Baik Tuan Muda!" jawab Lang Zai, lalu menghampiri Shen Linlin yang terlihat bersemangat.
Shen Linlin saat mendengar Bai An menyuruh Lang Zai, sosok orang kuat yang akan melatihnya menjadi bersemangat karena dalam hidupnya ia tak pernah bermimpi mempunyai seorang guru yang kuat. Apalagi melebihi Alam Fana.
Tanpa basa-basi Shen Linlin langsung berlari menuju Lang Zai yang kini berjalan kearahnya lalu berkata.
"Murid memberi hormat kepada Guru!" Shen Linlin kini terlihat bersujud.
Lang Zai yang mendengar itu awalnya terkejut, tapi tak lama ia tersenyum senang karena bisa mempunyai murid dan yang lebih penting, ini karena perintah dari Tuan Mudanya, itulah yang membuat Lang Zai terasa bahagia.
"Bangunlah adik kecil!" ucap Lang Zai tersenyum sambil melirik Long Yuan yang terlihat kesal karena iri.
"Tak usah iri begitu Saudara Yuan, nanti kau juga akan mendapat murid yang terbaik!" tiba-tiba Bai An memberinya semangat agar tidak iri maupun sedih lagi.
"Terimakasih Tuan Muda!" balas Long Yuan bersemangat tak sabar ingin mempunyai murid.
__ADS_1