
Sedangkan Mo Shen yang mendengar itu, Mo Shen langsung tersenyum dan berkata, "Tidak mungkin Lang Zai kecil mau tunduk kepada manusia biasa jika tidak ada hal yang istimewa dari anda junior!"
Lang Zai yang mendengar itu ingin menjawab, namun ia urungkan saat mendengar salah satu Jendral Iblis Mo Fan angkat bicara.
"Yang Mulia, ada yang ingin saya beritahu kepada anda," tiba-tiba Jendral Mo Fan langsung membuka suara.
Mendengar itu, Mo Shen langsung melihat ke arah belakang, tepatnya tempat Mo Fan berada, "Apa yang ingin Jendral Mo Fan beritahu?" tanya Mo Shen.
Awalnya Mo Fan agak ragu untuk memberotahukan ini kepada Rajanya, namun ia harus memberi tahukan ini melalui telepati. "Pemuda itu sangat kuat, serangan gabungan kami di hancurkan hanya dengan lambaian tangan saja. Dan ia tidak menggunakan energi apapun, itu murni memggunakan tubuh fisik!" jawab Mo Fan melalui telepati, karena takut Bai An akan tersinggung.
Mendengar itu, Mo Shen sangat terkejut luar biasa di dalam hatinya. Ia mencoba untuk tenang dan tidak memperlihatkannya, agar yang lain tidak merasa curiga. Termasuk Bai An yang tetap terlihat tenang.
"Yang Mulia, mungkin anak ingusan ini memperbudak Binatang spiritual tersebut dengan sebuah pusaka saat ia sedang tidur, atau memang Binatang Spiritual tersebut buta dan hanya ingin keluar dari Hutan Kegelapan karena terlalu takut dengan Tuan Shen Bai."
Karena tidak tahan, salah satu Perdana Menteri angkat suara, ia adalah salah satu Iblis tingkat tinggi dan berdarah Bangsawan. Maka dari itu ia cukup sombong dan sangat membenci manusia, karena banyak keluarga dan sahabatnya yang mati akibat pembantaian para manusia yang terjadi di masa lalu.
Wajah kedua Jendral yaitu Mo Fan dan Mo Fin langsung menjadi gelap, begitu juga Mo Shen, namun ia dengan cepat mencoba untuk tenang, dan melirik Bai An yang biasa saja. Tapi ia tidak sadar jika Lang Zai kini wajahnya sudah merah padam.
"Apa kau bilang? Berani sekali kau merendahkan Tuan Muda ku."
Seketika aura Lang Zai langsung meletus, kekuatan Holy Monarch Puncak langsung menekan beberapa Iblis tingkat tinggi yang berada disana.
Lang Zai yang mendengar itu sangat marah, seandainya, hanya dirinya yang di rendah, ia tidak akan marah. Namun Bai An yang sangat ia hormati di rendahkan. Mati pun ia rela hanya demi Tuan Mudanya ini.
Iblis yang bicara tadi, tertekan sedikit, ia bisa menahannya walau kakinya bergetar keras. Namun tidak sengaja ia melihat Bai An yang santai-santai saja, ia berpikir mungkin Binatang Spiritual ini hanya menekan kaum nya saja. Sehingga itu membuatnya semakin marah.
__ADS_1
"Berani sekali kau, Bangs***t,, seandainya tidak ada Senior Shen Bai yang melindungimu. Maka kau sudah dari tadi mati." Ancam Iblis tingkat tinggi tersebut dan mengeluarkan wujud sejatinya untuk melawan tekanan dari Lang Zai.
Lang Zai langsung menyeringai, ia lalu melihat Bai An yang selalu diam dan tenang. Lang Zai ingin sekali merobek mulut Iblis tersebut, namun ia melihat Bai An tetap diam, ia pun mengurungkan niatnya dan menarik auranya kembali.
Mo Shen juga menenangkan Iblis tingkat tinggi tersebut sehingga ia menarik auranya dan berubah kembali seperti semula.
Bai An yang melihat situasi sudah tenang, ingin menjawab pertanyaan Mo Shen. Namun baru saja ia ingin bicara, ia langsung diam saat mendengar sebuah suara.
"Ha ha,, apakah kau takut, sehingga kau langsung menarik auramu? Baru kali ini aku melihat Binatang Spiritual pengecut, sama seperti Tuan mu itu." Iblis tingkat tinggi tersebut tertawa terbahak-bahak sambil mengejek Lang Zai dan menghina Bai An sambil menunjuk-nunjuk Bai An.
Lang Zai yang mencoba sabar, ingin langsung menyerangnya. Tapi tidak jadi saat mendengar sebuah suara. "Tenanglah Saudara Lang!"
Orang yang menjawab bukan Bai An. Tapi Pixiu dan Huang Feng yang baru saja tiba, tapi di belakangnya ada juga Long Yuan, Hei Long, Xiong Zai, Xin Feng dan Kaisar Tang.
Bai An dulu, saat ia tersesat langsung menghubungi Pixiu agar menjemputnya. Namun ia tidak menduga jika semua saudaranya kini datang.bersama dua orang yang tidak ia kenal.
"Mo Shen, apakah begitu caramu menyambut Tuan Muda ku?" tanya Long Yuan menatap tajam Mo Shen.
Mo Shen langsung tegang, ia cukup mengenal Long Yuan, dulu sewaktu di Hutan kegelapan mereka sering bertarung dan Long Yuan cukup sombong, karena ia kedua terkuat setelah Shen Bai.
Dia juga terkejut saat mendengar Long Yuan memanggil Bai An dengan sebutan Tuan Muda.
Iblis tingkat tinggi yang selalu sombong tadi lamgsung membalas, "Siapa kau, berani sekali dengan Raja kami?" dengan angkuh ia mengeluarkan auranya.
Itu membuat Long Yuan dan yang lainnya mengerut, karena baru kali ini mereka bertemu iblis sombong seperti ini.
__ADS_1
Dengan santai Long Yuan mengeluarkan auranya dan menekan iblis tersebut hingga terjatuh ke tanah dengan darah menetes keluar dari mata, mulut, hidung dan telinganya.
Para Jendral terkejut saat melihat kekuatan Long Yuan setara dengan Raja mereka.
"Cukup,, hentikan saudara Long Yuan," teriak Mo Shen yang tidak tega melihat Menterinya sangat menderita.
Saat mendengar nama Long Yuan, para iblis langsung tegang, karena mereka pernah mendengar namanya dari Raja mereka, dan kekuatan mereka setara, sehingga sering bertarung untuk melihat siapa yang paling kuat.
Long Yuan mendengus, dengan sombong ia menarik auranya dan berkata, "Kau tidak menghentikannya saat ia menghina Tuan Muda ku. Apa begini sifat mu sekarang Mo Shen?" teriak Long Yuan tak mau kalah.
Long Yuan mengeluarkan aura puncaknya, yang kini berada di Holy Emperor Puncak, menekan semua orang termasuk Mo Shen yang kekuatanya meningkat satu tingkat, Immortal Emperor Ahir.
Namun, baru saja Long Yuan akan sombong. Tiba-tiba sebuah batang kayu mengenai kepalanya, "Jangan sombong, hanya dengan kekuatan mu meningkat pesat ke Holy Empperor Puncak sudah sombong. Apa kau tidak lihat sekelilingmu?" ucap Bai An santai.
Namun Long Yuan yang mendengar itu langsung berkeringat dingin, "He he Tuan Muda, aku hanya kesal saja. Baru bertemu teman lama, ia sudah membiarkan anggotanya sombong dan menghina Tuan Muda, siapa yang tidak marah!" Long Yuan sengaja cengengesan dan menjawab untuk menghilangkan ketakutan di dalam dirinya.
"Guru,, benar yang di ucap kan An'er. pas naik tingkat, guru kan selalu sombong. Termasuk saat berlatih dulu." Dengan sengaja Cen Tian membenarkan ucapan Bai An.
Dengan santai Long Yuan mengalihkan pandangan ke arah lain, agar ia tidak bertatap muka dengan Bai An.
Long Yuan menatap dengan tajam iblis yang ia lukai tadi, iblis tersebut langsung meringkuk ketakutan.
Bai An yang melihat situasi agak tenang bercampur tegang langsung memperkenalkan diri.
"Yang Mulia, perkenalkan nama ku Bai An dan marga ku Bai," ucap Bai An dengan santai.
__ADS_1
Deg..
Mendengar itu, semua Iblis menjadi tegang, jantung mereka seakan berhenti.