
Setelah Leng Cung mengatakan itu, ia kemudian melirik Leng San, kemudian berkata. "Walaupun kau adalah yang di tunjuk sebagai pemimpin misi ini, tapi kau jangan sombong karena kenaikan tingkat dalam organisasi, walaupun kau lebih kuat dari kami. Jika kami bersatu maka kita tidak tahu siapa yang akan berdiri di ahir nanti. Jadi jalani saja misi ini seperti biasa."
Setelah itu, Leng Cung berjalan ke arah Leng Cong yang tersenyum sinis melihat Leng San.
"Leng Cong, kau juga jangan cepat emosi, jika kau terus seperti ini. Maka kau akan sulit mendapatkan rekomendasi kenaikan tingkat, karena saat kau emosi, kau akan sulit di beritahu hingga merusak apa yang ada di sekelilingmu. Kau juga sudah mendapatkan peringatan dari para atasan, jangan membuat onar lagi, jika itu terulang, maka kau akan di buang, jika itu terjadi. Aku tidak akan bisa membantu mu." ucap Leng Cung memperingati adik nya, lalu pergi.
Awalnya, Wajah Leng San sangat gelap. Namun, kini ia bahagia saat melihat wajah gelap Leng Cong.
Tap..
Tap..
Suara langkah kaki Leng Cung yang sedang berjalan keluar, ia merasakan firasatnya saat ini tidak enak. Namun ia tidak memberitahukan ini kepada kedua rekannya tersebut, karena mereka berdua hanya bisa merusak dan membunuh.
Kini Leng Cung berdiri di pintu masuk dan melihat ke arah daratan besar, setelah itu. Leng Cung membalikkan badannya dan melihat Leng Cong dan Leng San saling menatap dengan intens.
"Kapan kita bergerak Leng San?" tanya Leng Cung, karena jika mereka terus seperti itu, maka misi mereka akan gagal nantinya.
Mendengar itu, Leng San memandang Lee Yunsho, "Suruh semua anggota mu berkumpul," ucap Leng San kepada Lee Yunsho.
"Baik Tuan Leng San," jawab Lee Yunsho lalu menghilang keluar. Kecepatan yang mengerikan, namun untuk ke tiga anggota Teratai, mereka melihatnya seperti Lee Yunsho sedang berlari.
Beberapa saat kemudian,,
Kini telah berbaris rapi anggota Klan Lee yang dulu pernah di tugaskan kesini untuk menguasai Benua Rendah ini.
Lee Yunsho langsung maju ke depan untuk melapor, "Semuanya telah berkumpul Tuan Leng San."
__ADS_1
Leng San mengangguk lalu menengok ke kiri, tempat Leng Cung berdiri.
Leng Cung yang sadar akan hal itu, tanpa menunggu lama ia langsung bertanya, "Siapa anggota mu yang mengatur strategi dan pintar dalam menganalisa?"
"Jawab, Tuan Leng Cung, itu adalah komandan Min Sha dan Min She," ucap Lee Yunsho.
Tanpa menunggu perintah, Min She dan Min Sha langsung maju.
Leng Cung langsung bertanya tentang Benua rendah ini, dan Min She langsung menjelaskan saat ia menganalisa Benua ini, banyak sekali informasi yang Min She beritahu kepada Leng Cung, hal itu membuat Leng Cung kagum.
Lalu, Leng Cung bertanya tentang strategi kepada Min Sha, dan Min Sha langsung menjelaskan.
Jika ada Ketiga petinggi anggota teratai kuat seperti Leng San, Leng Cung dan Leng Cong. Maka langsung menyerang Daratan timur terlebih dahulu dan menguasainya, sambil memancing para Binatang Spiritual keluar. Karena Min Sha yakin jika mereka pasti akan melawan kita.
Dan juga, Min Sha menjelaskan, ada cucu penghianat Mo Ren disini, kekuatannya juga setara dengan Komandan klan Lee.
"Strategi mu terlalu lambat, suruh anggota klan Lee yang di pimpin oleh komandan untuk menyebar dan menebar teror di setiap kekaisaran atau kerajaan, dan itu bisa di mulai dari daratan wilayah timur. Untuk tikus-tikus yang kalian tidak bisa lawan, biar Lee Yunsho yang melawan, atau kami akan turun tangan mencari para tikus tersebut, atau para Binatang Spiritual yang kalian maksut dapat mengalahkan kalian."
Mendengar kata-kata Leng Cung, Min Sha hanya mengangguk patuh saja.
"Lee Yunsho, berikan ini kepada semua komandan yang akan memimpin untuk menyerang setiap kerajaan dan kekaisaran, ini sebagai sinyal untuk meminta bantuan jika Komandan mu menemukan lawan yang tidak bisa ia lawan."
Leng Cung lalu melempar sebuah token yang berbentuk teratai dan mempunyai sebuah tombol tepat di kelopak bunga teratai tersebut.
Dengan sigap Lee Yunsho menangkap token tersebut dengan agak bingung, karena ini hanya satu token. Sedangkan ia di suruh untuk memberikan kepada setiap komandannya.
Menyadari kebodohan Lee Yunsho, "Itu hanya simbol contohnya saja, untuk sisanya kau bisa mengambilnya di Ketua Misi, yaitu Leng San," Leng Cung langsung menjelaskan, agar Lee Yunsho tidak terlihat bodoh di mata anggotanya.
__ADS_1
***
Sedangkan di Kerajaan Iblis, Wilayah Barat. Kini Bai An merasakan firasat yang sangat buruk, hatinya selalu tidak tenang, walau ia sudah berusaha mencoba untuk tenang.
Mo Shen, Long Yuan yang menyadari Bai An seperti tidak tenang dan selalu gelisah langsung bertanya, "Ada apa Tuan Muda?" secara serempak Long Yuan dan Mo Shen bertanya.
Bai An langsung tersadar oleh suara mereka, "Ya, apa yang kalian katakan tadi?" balas Bai An.
Long Yuan dan Mo Shen kini berpikir ada yang salah, karena mereka bertanya, malah ia yang bertanya balik.
"Apa yang Tuan Muda pikirkan, hingga tidak mendengar pertanyaan kami?" Kini hanya Long Yuan yang bertanya.
Karena Mereka hanya bertiga saja, yang lainnya di suruh untuk berlatih keras meningkatkan kekuatan mereka. Mereka bertiga juga, sebenarnya ingin sekali meningkatkan kekuatan mereka, namun energi di Benua ini sudah tidak bisa membuat mereka naik tingkat lagi, karena hanya batas maksimal adalah Alam Fana, jika ada yang melebihi Alam Fana, itu karena bantuan Pil dan sumber daya lainnya.
Bai An juga sudah tidak mempunyai Pil dan sumber daya yang cocok untuk tingkat kultivasinya, begitu juga Long Yuan dan Mo Shen, karena stok Pil tingkat Kuno Bai An sudah habis, dan itu juga pemberian dari Ayahnya Bai Chen sebelum dia pergi dulu.
Bai An hanya tersenyum kecut saat mendengar pertanyaan Long Yuan, ia tidak tahu harus menjawab seperti apa.
Jika ia jujur. Maka, semangat mereka nanti akan turun, jadi ia hanya menggelengkan kepala saja.
Tiba-tiba Bai An teringat sesuatu, "Long Yuan, aku mempunyai tugas penting untuk mu." Bai An langsung berkata dengan serius.
Entah kenapa, tiba-tiba perasaan Long Yuan menjadi tidak enak, biasanya ia akan semangat jika mendapat tugas dari Bai An.
"Tugas apa Tuan Muda?" tanya Long Yuan lesu.
Bai An melirik Mo Shen yang kini memandang Bai An dan Long Yuan, ia menjadi pendengar saja dari tadi. Tapi saat melihat tatapan Bai An, Mo Shen langsung mengangguk.
__ADS_1
"Baiklah, aku pamit dulu Tuan Muda, untuk melihat latihan mereka apakah membuahkan hasil," ucap Mo Shen mencari alasan, agar tidak seperti terusir. Tak lama Mo Shen langsung menghilang dari pandangan Bai An dan Long Yuan.