
Dua hari telah berlalu. Pagi hari, kini Bai An dan keluarga Kaisar Xiao Chu cukup akrab setelah berbincang-bincang.
Bai An juga senang melihat Cen Tian yang bahagia, karena telah menemukan seseorang yang telah mengisi hatinya.
"Tuan Muda Bai, kapan anda akan berangkat menuju markas?"
Saat keheningan terjadi, Xiao Chu langsung memecah keheningan tersebut dengan bertanya.
"Hmmm,, kami akan berangkat siang nanti, karena Saudara ku disana mungkin telah selesai meningkatkan kekuatannya."
Setelah menjawab pertanyaan Xiao Chu, Bai An mengalihkan pandangannya ke arah Xiao Lee Tan. Bai An menyadari jika Xiao Lee Tan sangat ingin mengikuti dirinya dan yang lain, sehingga selama dua hari ini Xiao Lee Tan langsung berlatih keras. Agar Bai An dapat luluh karena perjuangannya.
Sebenarnya, dari awal Bai An juga akan mengajaknya dan berlatih dibawah bimbingan Huang Feng yang mempunyai kecocokan satu sama lain.
Sedangkan untuk Xiao Lee Tan yang dapat merasakan dirinya ditatap mengalihkan pandangannya ke arah Bai An. "Tuan Muda, apakah kamu akan membawa ku ikut bersama mu?" Tanpa malu ia langsung bertanya, karena sekarang mereka semua cukup akrab.
"Jika Kaisar Xiao mengizinkan, maka aku akan membawamu," jawab Bai An.
Semangat Xiao Lee Tan langsung memuncak saat mendengar apa yang sangat ingin ia dengar kini terwujud.
Xiao Lee Tan mengalihkan pandangannya ke arah Xiao Chu, dan melihat ayahnya mengangguk sambil tersenyum.
Tak lama,, Bai Luan datang bersama Lang Zai.
"Guru,, aku dan senior Lang sudah mencari informasi mengenai orang-orang berjubah hitam dan para pemberontak!"
Tanpa salam, Bai Luan langsung bicara ke intinya.
Bai An, Xiao Chu langsung menatap Bai Luan, Bai An langsung bertanya, "Informasi apa yang kamu dapatkan Luan'er?"
Bai Luan dan Lang Zai langsung duduk di kursi kosong dan berhadapan mereka semua.
__ADS_1
"Tuan Muda, kami tidak tahu apa yang terjadi tapi Klan Lee, atau yang biasa di sebut orang-orang berjubah hitam telah mundur ke markas mereka semua. Mungkin mereka saat ini membuat rencana baru, atau sengaja mengalihkan perhatian." Setelah Lang Zai mengatakan itu kepada Bai An.
Kini Lang Zai mengalihkan pandangannya ke arah Xiao Chu dan menambahkan, "Sekte, klan, bangsawan dan semua organinasi tertentu yang berada dibawah kepemimpinan orang berjubah hitam kini telah menyerah, karena mereka sekarang tidak mempunyai orang kuat untuk di andalkan. Mungkin sebentar lagi para jendral yang masih setia kepadamu akan kesini untuk melapor."
Mendengar itu, Kaisar Xiao Chu dan Xiao Lee Tan tersenyum bahagia. Beberapa bulan terahir ini mereka semua cukup tertekan karena masalah ini, dan sekarang semua telah selesai. Tapi Kaisar Xiao Chu masih memikirkan rakyatnya yang sengsara karena ekonomi Kekaisaran Xiao kini sedang turun drastis.
Tak lama kemudian, Permaisuri Yin, Xiao Yi dan Cen Tian yang selalu berada di samping Xiao Yi datang membawa beberapa makanan.
"Tuan,, Tuan sekalian, kita makan dulu. Nanti saja bahas apa yang akan kalian bahas!" ucap Permaisuri Yin.
Mereka semua pun langsung makan tanpa sungkan dan Cen Tian selalu menjadi pusat perhatian karena omongannya yang tidak tahu malu.
"An'er apakah kakak bisa membawa Yi'er ikut?" tanya Cen Tian kepada Bai An.
Bai An langsung melirik Cen Tian dengan mukanya yang penuh harap bercampur muka melas. "Itu terserah kak Tian, jika kakak bisa menjaga Xiao Yi, An'er setuju saja. Karena kakak sepenuhnya harus bertanggung jawab jika membawanya." jawab Bai An.
Hati Cen Tian langsung berbunga-bunga saat mendengar jawaban dari Bai An. "Kau tenang saja An'er. Kakakmu ini cukup kuat untuk melindungi Yi'er," ucap Cen Tian dengan bangga.
***
Siang harinya, kini semua telah berkumpul untuk melanjutkan perjalanan ke tempat Pixiu berada.
"Tan'er... Yi'er... jangan terlalu membuat orang-orang di sekelilingmu menjadi susah nanti saat di perjalanan dan untuk mu Tan'er berusahalah menjaga dirimu sendiri."
Permaisuri Yin dan Xiao Chu menasehati Xiao Yi dan Xiao Lee Tan dengan berbagai nasehat. Setelah memberi nasehat, Bai An langsung izin pamit kepada Kaisar Xiao dan Permaisuri Yin.
Mereka lalu melesat ke arah tertentu dengan berlari santai mengikuti kecepatan Xiao Yi dan Xiap Lee Tan karena ia adalah yang terlemah.
2 jam kemudian...
Bai An melihat kota yang lumayan cukup besar. Bai An lalu mengalihkan pandangan ke arah Xiao Lee Tan dan bertanya, "Kota apa ini Lee Tan?"
__ADS_1
"Hmm ini Kota Bing. dulu tempat ini di pimpin oleh Klan Bing. Tapi sekarang Klan Bing sudah ada, aku tak mengetahui sejarah klan tersebut. Karena itu sudah puluhan juta tahun lalu."
Xiao Lee Tan menjawab pertanyaan Bai An sambil menuju kota untuk memimpin Bai An dan yang lainnya masuk. Karena Lee Tan tahu jika Bai An belum pernah ke kota ini.
Tak ada yang menghalangi mereka memasuki Kota Bing, itu karena pemimpin kota ini sudah ditangkap, pemimpin Kota Bing adalah salah satu dari pemberontak tersebut.
Saat melihat wajah-wajah para warga yang kini terlihat bahagia, hati Bai An dan yang lainnya terasa hangat. Karena mereka dapat merasakan pancaran kebahagian disenyum dan mata mereka.
Setelah cukup lama berjalan, Lee Tan, Bai An, dan yang lainnya kini berdiri di depan restaurant yang terlihat mewah dan mempunyai 5 tingkat.
"Restaurant ini bernama Yunxi, nama yang sama dengan Managernya. Kita akan makan disini, makanan disini cukup enak untuk dicicipi!" Lee Tan berbicara sambil berjalan masuk dan di ikuti oleh Bai An dan yang lainnya.
Saat baru masuk, mereka semua di sambut oleh pelayan yang sangat cantik, kecantikan wanita ini dapat menyamai Yue'er.
"Selamat datang Pangeran!" pelayan itu cukup terkejut saat tahu siapa yang berada di depannya.
Xiao Lee Tan hanya mengangguk, lalu bertanya, "Manager Yunxi baru kali ini aku melihat mu menyambut tamu secara langsung!"
Xiao Lee Tan tersenyum ke arah Yunxi.
"Hmmm,, sebagian pelayan yang bekerja disini sudah meninggalkan kota, ada juga yang ditangkap oleh pemimpin kota saat pemimpin kota belum ditangkap!" jawab Manager Yunxi tersenyum lembut, lalu pandangannya tertuju ke arah Bai An yang seperti manusia biasa, itulah yang menarik minat Yunxi.
Bai An yang kini bertatapan langsung dengan Yunxi, biasa saja dan membalas dengan senyuman sederhana. Walaupun Manager Yunxi ini sangat cantik.
Xiao Lee Tan yang menyadari ini takut jika Bai An akan marah karena berdiri di depan pintu cukup lama langsung bertanya kepada Manager Yunxi.
"Manager Yunxi, apakah kita akan tetap berdiri disini?" Sederhana namun menyakitkan bagi Manager Yunxi saat mendengar pertanyaan tersebut.
"Eeh,, Pangeran.. Maaf aku lupa jika kita masih berdiri!" Yunxi menjawab dengan muka yang memerah karena malu akan kejadian ini.
"Mari ikuti saya Pangeran, Tuan Putri, dan Tuan Muda sekalian!"
__ADS_1
Dengan cepat Manager Yunxi membawa mereka semua menuju ke lantai 4, tempat lantai VIP.