
Bai An tersenyum, lalu menjawab dengan santai. "Itu karena paman Bai adalah Guru ku, sekaligus sahabat ayah ku."
Mendengar itu, Mo Shen langsung terkejut. Setahunya, hanya satu murid dari Senior Shen Bai, itupun adalah anak angkatnya Lin Feng, atau biasa di panggil Dewa Petir.
Ia juga penasaran, siapa nama sahabat Senior Shen Bai itu?
"Jangan terkejut seperti itu, itu juga Tuan Muda sebenarnya tidak mau menjadi murid senior Shen Bai, tapi karena paksaan. Tuan Muda terpaksa menurutinya!" Long Yuan tersenyum bangga saat mengatakan hal itu, ia tidak menyadari tatapan mata Bai An yang kini semakin jengkel. Karena Long Yuan selalu menerobos.
Saat ingin memarahi Long Yuan, Cen Tian maju ke tempat duduk Bai An dan memberitahu jika ia ingin jalan-jalan melihat Istana Raja Iblis.
Mendengar itu Bai An menoleh ke arah Mo Shen, Mo Shen mengangguk lalu menyuruh kedua Jendral kembar Mo Fan dan Mo Fin untuk mendampingi dan memperkenalkan Kerajaan mereka dan Ibukota mereka kepada tamunya.
Setelah itu, Cen Tian, Xiao Yi, Xiao Lee Tan, Bai Luan, Xin Feng dan Yunxi keluar mengikuti arahan kedua Jendral kembar tersebut.
Kini di aula pertemuan, hanya ada beberapa saja yang berada di sana.
Bai An langsung mengutarakan niatnya kesini untuk membantunya menjaga keamanan Benua Rendah ini dari jajahan orang-orang Klan Lee.
Mo Shen dan para Jendral, Menteri dan Iblis tingkat tinggi langsung menyanggupinya tanpa perlu berdiskusi. Karena, sebuah keberuntungan bagi mereka dapat membantu Klan Bai, dan itu juga demi kebaikan mereka. Jadi mereka pasti tidak akan menolaknya.
Setelah berbincang-bincang cukup lama, karena cukup penasaran, salah satu Jendral Besar bertanya kepada Bai An.
"Tuan Muda Bai, maaf jika saya lancang atau kurang sopan, saya ingin bertanya. Apa tingkat Kultivasi Tuan Muda sebenarnya, mengapa saya merasakan kalau Tuan Muda seperti manusia biasa, seperti tidak seorang Kultivator, tapi walaupun bukan seorang kultivator, saya merasakan tubuh Tuan sangatlah kuat, insting saya selalu merasakan bahaya jika di dekat anda"
Jendral Besar yang bertanya itu bernama Mo Liang.
Long Yuan saat mendengar pertanyaan hal pribadi Bai An, ingin marah. Namun tidak jadi karena Bai An kini menatapnya dengan tatapan tajam.
Tubuh Long Yuan langsung bergetar, ia langsung menunduk seperti kucing.
__ADS_1
Lang Zai, Pixiu dan Xiong Zai langsung tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan Long Yuan, sedangkan Hei Long dan Huang Feng, Xin Feng dan Kaisar Tang tetap tenang, walau dalam hati mereka juga sedang tertawa terbahak-bahak.
Untuk Mo Shen, kini merasa lucu. Melihat Long Yuan seperti itu di depan anak muda.
Long Yuan yang di tertawai ingin marah, namun ia berusaha menahannya. Walau mukanya kini sedang merah padam.
"Diam," suara Bai An sangat kecil, namun cukup tegas dan mengandung makna yang mengerikan bagi para Binatang Spiritual. Lang Zai, Pixiu dan Xiong Zai langsung diam, kelakuan mereka sama sepeeti Long Yuan.
Kini gantian Long Yuan yang tertawa terbahak-bahak di dalam hatinya. Dan menunjukkan wajah mengejek kepada ke tiga saudaranya.
Bai An, cukup kesal dengan kelakuan para saudaranya ini. Jika di diam kan, mereka semakin menjadi-jadi. Jadi mulai sekarang Bai An perlu agaka tegas kepada semua saudaranya yang ia anggap keluarga.
Setelah itu, Bai An melirik Raja Iblis Mo Shen, lalu melirik Jendral Mo Liang, lalu beralih lagi ke Mo Shen dengan senyum lembut ia berkata, "Maafkan kelakuan para saudara ku ini Yang Mulia," dengan tulus Bai An meminta maaf.
Dengan cepat Mo Shen, Jendral, Menteri dan Iblis tingkat tinggi lainnya bangun, "Anda tidak perlu minta maaf, ini bukan salah mereka," seru mereka bersamaan kecuali Mo Shen.
Mo Shen yang hanya diam langsung berkata, "Anda tidak salah, itu memang sifat Binatang Spiritual yang tidak punya tata krama." Dengan sengaja Mo Shen menekan kata tata krama, sambil tersenyum tipis.
Mo Shen yakin, ia pasti tidak akan marah atau melawan, karena ada Bai An yang membuat Long Yuan tidak berkutik.
Bai An mengangguk dengan serius, karena ucapan Mo Shen ada benarnya. Sedangkan para Binatang Spiritual kini semua wajah mereka merah padam menahan amarah. Mereka berjanji, saat Bai An pergi, mereka akan menguliti Raja Iblis Mo Shen, terutama bagi Long Yuan, ia tahu jika dirinya yang di provokasi.
Sedangkan Xin Feng dan Kaisar Tang semakin tertawa terbahak-bahak dalam hatinya, sampai-sampai mereka mememang perut mereka.
Setelah itu Bai An melirik Jendral Iblis Liang, "Apakah Jendral tahu, mengapa aku seperti manusia biasa?" tanya Bai An, sengaja membuat orang-orang pusing.
"Tidak tahu Taun Muda Bai." Jawab Jendral Iblis Liang.
"Itu karena, aku sengaja menyegel energi ku agar aku terlihat seperti manusia biasa. Aku ingin melihat reaksi orang-orang, apakah jika aku manusia biasa mereka akan menindas atau meremehkannya atau tidak, hanya itu."
__ADS_1
Mo Shen dan para iblis mengangguk-angguk, mereka juga pernah berpikir meremehkan Bai An tadi saat pertama kali bertemu, sekarang mereka sadar. Jangan pernah meremehkan orang, walaupun dia manusia biasa.
Setelah itu, mereka menatap Bai An kembali. Karena penasaran apa tingkat kultivasinya. Karena walaupun mereka menekan atau menyegel tingkat kultivasi mereka masing-masing. Mereka tetap tahu atau bisa merasakan tingkat kultivasi seseorang jika kultivasi mereka lebih tinggi dari pada orang yang menyegel kultivasinya tersebut.
Jadi, mereka penasaran karena, mereka berpikir kultivasi Bai An paling tidak masih di Alam Fana.
Atau Bai An memakai sebuah Artefak langka. Sehingga tidak bisa tahu apa tingkat Kultivasi Bai An.
Mereka juga berpikir tidak mungkin Bai An memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dari mereka, karena usia Bai An masih sangat muda.
Melihat tatapan mereka semua mengarah kepadanya, "Ada apa?" tanya Bai An dengan nada polos. Walaupun ia paham maksut mereka.
"Itu, itu,!"
Jendral Iblis Liang tidak tahu mau bicara apa, karena ia takut terlalu lancang.
Long Yuan tersenyum mengejek saat melihat Mo Shen juga ragu-ragu saat bertanya. Menyadari hal itu, Mo Shen mendengus.
Namun, Tiba-tiba. Udara di sekitar berhembus kencang dan Istana tersebut langsung bergetar hebat. Orang-orang yang berada di dalam aula pertemuan kini ada yang bersujud, berlutut, dan hanya beberapa yang mampu berdiri dengan kaki bergetar hebat, karena aura yang di lepaskan oleh Bai An.
Hanya dalam 5 detik, Bai An langsung menarik kembali auranya dan menyegel energinya termasuk tingkat kultivasinya.
Kini Bai An melihat semua orang termasuk para pengikutnya. Tubuh mereka semua bergetar hebat, lutut mereka masih bergetar saat kejadian tersebut.
Mo Shen juga sama seperti yang lainnya, walaupun ia mengeluarkan seluruh energinya untuk menahan tekanan aura Bai An, ia masih merasakan dampaknya.
Ia juga sadar, jika Bai An tadi masih menahan diri.
"Mooo Sheeen,!"
__ADS_1
Teriakan sesorang..