
Cen Tian memasukkan semua hasil jarahannya, dapat terlihat jika seluruh tangannya dipenuhi dengan cincin penyimpanan.
Setelah itu, ia melihat ke arah Xiao Wei dengan tatapan tajam. Cen Tian tentu mengenal Jendral Xiao Wei yang cukup terkenal karena keramahan dan kebaikannya di Daratan Timur.
Xiao Wei yang ditatap langsung menunduk dengan tubuh bergetar. Sedangkan Tang Li Mha langsung menyembunyikan tangannya, yang dimana tempat Cincin penyimpanannya terpasang. Melihat hal itu, Xiao Wei ikut-ikutan menyembunyikan tangan dimana tempat cincin penyimpanannya terpasang.
Long Yuan dan Lang Zai langsung tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan kedua jendral tersebut. Sedangkan Cen Tian langsung kesal, karena tahu apa yang dipikirkan kedua jendral itu.
"Kalian berdua ini, aku tidak akan mengambil harta kalian. Walaupun aku gila harta, tapi aku masih tahu mana yang benar dan salah. Begitu juga untuk kalian, jika kalian penghianat atau berbuat jahat yang mana merugikan orang, maka aku akan membunuh dan menjarah seluruh harta kalian. Tapi kalian berdiri dijalan yang sama dengan kami, jadi kalian tidak perlu berlebihan."
Cen Tian sangat kesal dengan kelakuan kedua jendral ini, seakan-akan ia adalah penjahatnya.
Tubuh Tang Li Mha dan Xiao Wei langsung bergetar bercampur malu, saat mendengar suara kesal dari Cen Tian. Mereka sadar jika diri mereka terlalu berlebihan akan hal ini.
"Ma Maaf kan saya Senior Sang Penjarah!"
Keduanya langsung meminta maaf dan ingin bersujud, namun sebuah aura dari Long Yuan menahannya. Karena takut Cen Tian akan lebih marah, jika ada orang yang bersujud kepadanya.
Suasana menjadi tegang beberapa saat, hingga sebuah suara memecah keheningan.
"Apa tujuan kalian kemari? Langsung saja ke intinya," ucap Long Yuan.
Mendengar itu, Tang Li Mha ingin menjawab. Namun Xiao Wei lebih dulu menjawab pertanyaan Long Yuan.
"Kami, kesini meminta izin kepada Kaisar Tang, untuk meminta bantuan untuk melawan orang berjubah hitam, bersama para pemberontak. Kekaisaran Xiao kini dalam kondisi kritis."
Mendengar itu, membuat Long Yuan, Lang Zai dan Cen Tian semakin heran, karena disana sudah ada Bai An. Mereka yakin jika Bai An bisa melawan semua orang berjubah hitam walaupun orang berjubah hitam bergabung sekalipun.
Merenung bebeeapa saat, sebuah ide muncul dipikiran Cen Tian. "Apakah yang disana banyak harta yang bisa dijarah dari musuh?" Cen Tian bertanya dengan nada bersemangat.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan Cen Tian, membuat semua orang melongo, karena otak Cen Tian selalu saja harta jarahan.
"Be.. Benar Senior Sang Penjarah," jawab Xiao Wei agak terbata-bata.
Mendengar itu Cen Tian bersemangat dan melirik ke arah Long Yuan untuk meminta kesepalatan. Long Yuan langsung berpikir, apakah ia akan meminta izin lebih dulu kepada Bai An atau tidak.
"Aku harus meminta izin dulu," ucap Long Yuan.
Mendengar itu, Cen Tian langsung cembrut. "Tidak perlu meminta izin, aku ingin membuat kejutan kepada An'er," balas Cen Tian dengan serius menatap Long Yuan.
Lang Zai yang dari tadi mendengar itu. Kini darahnya mendidih karena ingin bertarung melawan orang berjubah hitam, lalu ia berkata. "Benar kata Junior, kita tidak perlu meminta izin, kita akan membuat kejutan."
Mendengar kata-kata Lang Zai dan Cen Tian, Long Yuan hanya menghela nafas, ia agak ragu akan hal ini.
"Baik tapi, siapa yang akan menjaga disini?" Tanya Long Yuan.
"Guru!" "Saudara Long Yuan!"
"Aku tidak mau!" jawab Long Yuan.
"Kalau bukan Saudara Long Yuan, lalu siapa lagi?" tanya Lang Zai. "Itu kamu saja saudara Lang!" Long Yuan menjawab.
Lang Zai langsung tidak terima hingga terjadi perdebatan cukup panjang antara Long Yuan dan Lang Zai, sedangkan Cen Tian hanya membiarkannya saja, lalu memandang ke arah kedua jendral yang kini sedang ternganga.
"Biarkan saja mereka seperti itu." Cen Tian langsung memberi tahu jika mereka selalu seperti itu.
Tang Li Mha dan Xiao Wei langsung mengangguk, "Kenapa kau bisa meminta bantua kesini? Jendral Xiao We!" Cen Tian yang cukup heran langsung bertanya.
Xiao Wei agak gugup saat ditanya, tapi ia memberitahu dengan jujur kepada Cen Tian kalau namanya kini menjadi terkenal keseluruh benua ( Daratan ) saat Cen Tian membantai semua penghianat, pemberontak dan menjarah semua harta mereka. Hingga Xiao Wei mencoba mencari bantuan kesini.
__ADS_1
Cen Tian mengangguk dengan bangga, "Oh ya, sebenarnya kau tidak perlu meminta bantuan kesini, karena disana ada orang yang jauh lebih kuat dari kami semua yang ada disini, tapi aku cukup heran, apa yang dilakukan An'er disana ya?"
Mendengar ucapan Cen Tian, Xiao Wei dan kaget luar biasa, mereka berpikir-pikir, jika ada orang disana yang lebih kuat mengapa aku tidak mendengar namanya. Namanya pasti akan terkenal.
Sedangkan Tang Li Mha tahu akan itu, karena sudah diberitahu oleh kaisar Tang, jika semua orang kuat ini mempunyai pemimpin yang dipanggil Tuan Muda. Namun ia heran dan berpikir sama dengan Cen Tian, apa yang dilakukan Bai An disana?
Xiao Wei ingin bertanya, namun mengurungkan niatnya karena berpikir itu kurang sopan. Menyadari hal itu, Cen Tian langsung berkata. "Orang yang aku maksut adalah adikku dan dua orang dibelakang mu ini, adalah pengikut setianya, dan yang kau lihat masih ada dua, belum lagi yang sedang berkultivasi dan didaratan timur. Mereka semua mempunyai kekuatan yang setara," ucap Cen Tian, lalu menambahkan. "Hanya aku dan murid-murid dari adikku yang terlemah!"
Kini Xiao Wei dan Tang Li Mha tenganga hingga mulut mereka terbuka lebar, saat mendengar kata-kata dari Cen Tian.
Tubuh mereka agak bergidik, jika pengikut mereka sekuat ini, bagaimana dengan orang yang dimaksut Cen Tian.
Pikiran kedua jendral tersebut kini melayang entah kemana? Banyak sekali pikiran-pikiran liar yang mereka pikirkan, hingga sebuah suara menyadarkan mereka.
"Junior, aku yang akan pergi bersamamu dan juga orang ini!" Lang Zai langsung memberitahu Cen Tian, sambil menunjuk Kendral Xiao Wei.
Long Yuan akhirnya mengalah setelah berdebat dengan Lang Zai, dan ia yang akan tetap berjaga disini.
Cen Tian langsung mengangguk, begitu juga dengan Xiao Wei. "Terus kapan kita akan berangkat?" Cen Tian bertanya sambil melirik Xiao Wei.
Xiao Wei yang ditanya langsung menjawab dengan cukup semangat, "Lebih cepat itu lebih baik Senior, karena disana sedang kritis!"
Cen Tian dan Lang Zai saling menatap, lalu melirik ke arah Long Yuan yang kini mengangguk ke arah mereka.
"Kita akan berangkat bertiga saja, itu membuat kita sampai dalam beberapa jam." Lang Zai langsung memberitahu Xiao Wei dan Cen Tian.
Tang Li Mha, ingin bertanya. Karena ia terlihat ingin ikut, tapi Long Yuan melarangnya dan menyuruhnya kembali ke Kekaisaran Tang untuk tetap menjaga keamanan disana, karena Long Yuan takut jika ada yang tahu Jendral Tang Li Mha pergi, itu akan memanfaatkan para pemberontak.
Tang Li Mha langsung mengangguk dan apa yang di ucapkan Long Yuan itu benar. Tang Li Mha langsung pamit undur diri, setelah itu hanya mereka ber 4 yang ada disana.
__ADS_1
"Kami berangkat saudara Yuan!"
Long Yuan langsung mengangguk saat mendengar Lang Zai pamit untuk pergi.