
“Tuan muda,” teriak semua saudara Bai An menyapa dengan perasaan bercampur aduk.
Wuss..!!
Dalam sekejap semua saudara Bai An muncul di depan Bai An dan memeluk Bai An.
Yang pertama kali memeluk Bai An adalah Long Yuan, lalu di susul Lang Zai, Pixiu, Yu Fan dan Fanghu.
Setelah itu Tu Long juga ingin memeluk Bai An, tapi dengan cepat Bai An berkata. “Kau mau apa? Aku adalah laki-laki normal,” ejek Bai An yang langsung membuat semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut tertawa.
Wajah Tu Long langsung kusut dan bibirnya langsung cemberut.
Hal tersebut semakin membuat semua orang tertawa.
Setelah itu Bai An melirik semua saudara Bai An dan kini semua saudara Bai An memiliki kekuatan setara dengannya, hanya Yu Fan dan Fanghu yang masih di bawahnya.
Long Yuan, Lang Zai dan Pixiu kini sudah berada di Tingkat Dewa Merah ⭐ 1 Ahir yang sedikit lagi akan menerobos ke ⭐ 1 Puncak.
Sementara Yu Fan dan Fanghu berada di Tingkat Dewa Merah ⭐ 1 Awal.
Bai An kini tersenyum saat melihat kekuatan para saudaranya.
Hanya Tu Long saja yang belum mencapai Dewa Abadi, tapi tak lama lagi Bai An yakin ia akan menerobos ke Dewa Abadi.
“Tuan muda, bagaimana perjalananmu di sana?” Tanya Lang Zai dengan semangat.
“Dari pada bertanya, lebih baik kau kenalkan dulu siapa dua Iblis yang di belakangmu itu,” kata Bai An melirik ke arah belakang.
Lang Zai langsung tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Mereka akan menjadi tangan kanan ku Tuan muda, hehe mereka yang memaksa ingin ikut, jadi aku membawa mereka. Perkenalkan yang sebelah kanan adalah Sin Ting dan yang sebelah kiri adalah Son Teng,” kata Lang Zai dengan jujur.
__ADS_1
Sin Ting dan Son Teng langsung maju sambil menunduk hormat kepada Bai An.
“Salam Tuan,” sapa Sin Ting dan Son Teng dengan hormat.
Bai An tersenyum dan berkata. “Salam, perkenalkan namaku Bai An, panggil saja sesuka kalian.”
“Terimakasih Tuan,” kata Sin Ting dan Son Teng bersamaan, lalu mundur lagi dan berdiri di belakang Lang Zai.
Bai An kemudian melirik ke arah para saudaranya dan berkata.
“Apakah kita akan minum-minum terlebih dahulu atau langsung kesana menyelesaikan tugas kita?”
Mendengar itu semua saudara Bai An kecuali Tu Long langsung canggung, ia langsung melirik ke arah Mu Xia'er yang dari tadi diam di tempat duduknya dengan santai.
Melihat kecanggungan mereka dan mengalihkan pertanyaan ke arah Mu Xia'er, Bai An merasa ada yang tidak beres.
“Ada apa? Kenapa kalian melirik ke arah Xia'er?” Tanya Bai An masih tidak ingin bertanya ke arah Mu Xia'er.
Mendengar itu, Bai An maju ke arah kursi kosong dan duduk. Semua saudara Bai An juga ikut duduk, termasuk tangan kanan Lang Zai dan Tu We.
Bai An kini melirik Mu Xia'er dengan wajah penasaran.
“Hmm..!! Aku akan langsung ke intinya saja, An Gege tidak perlu ke Dunia Heavenly lagi, untuk janji An Gege dulu, orang tersebut sedang menunggu An Gege di Alam Dewa, dan untuk masalah Dunia Heavenly An Gege tenang saja. Karena semua yang ada di sana sudah beres, yang membereskannya adalah He Yusi dan Bibi Lin Xue, kekuatan mereka juga meningkat pesat karena ada ikut campur ibu mertua,” kata Mu Xia'er.
Mendengar itu tentu saja Bai An mengerutkan keningnya.
“Terus bagaimana dengan,” belum selesai Bai An bertanya. Mu Xia'er kembali menjelaskan.
“Untuk para bawahan An Gege yang ada di dunia Heavenly Chaos, An Gege tenang saja. Karena mereka akan menyusul ke Alam Dewa dan menjadi pasukan An Gege suatu hari nanti.”
“An Gege sekarang akan Xia'er bawa ke Alam Dewa atas permintaan Ibu mertua, dan untuk Dunia Zhu Rong, An Gege tidak perlu khawatir kepada bawahan An Gege di sana, karena ada dua bawahan Ibu mertua yang menjaga dan akan melatihnya menjadi lebih kuat, setelah kuat akan ada waktunya tiba mereka di bawa ke Alam Dewa.”
__ADS_1
Bai An langsung merenung mendengar itu, ia kini merasa tidak enak telah membohongi para bawahannya yang berada di sana.
Tapi ini juga untuk kebaikan mereka agar tetap berlatih lebih giat, ini juga permintaan dari ibunya dan Bai An tidak ingin mengecewakan ibunya.
“Ohh ya aku teringat sesuatu, apakah Dunia Zhu Rong itu benar dunia setengah dewa terkuat dari 10 dunia setengah Dewa?” Tanya Bai An, ia mendapatkan informasi ini dulu dari Hei Niu. Penjelasan tersebut ada di Chapter 230.
Mu Xia'er langsung tersenyum lucu.
“An Gege pasti mendapat informasi ini dari orang yang ada di dunia tersebut dan orang yang jarang tahu tentang adanya dunia yang begitu luas.” kata Mu Xia'er cekikikan.
“Untuk Dunia Setengah Dewa itu ada banyak bahkan mungkin sampai ribuan. Terus dunia yang An Gege datangi itu hanya urutan 100 terkuat saja, sama halnya dengan para saudara An Gege. Untuk dunia 10 terkuat itu bisa juga An Gege datangi jika An Gege mau, itu juga berguna untuk meningkatkan pengalaman serta kekuatan, di 10 dunia setengah abadi terkuat juga banyak orang yang telah mencapai kekuatan Dewa Abadi, bahkan bisa sampai jutaan, karena di setiap dunia setengah dewa 10 terkuat, jumlah orang yang tinggal di sana mencapai miliaran di setiap kerajaan atau kekuasaan setiap daratan,” kata Mu Xia'er menjelaskan.
Bai An yang mendengar itu sedikit terkejut, sama halnya dengan para saudara Bai An kecuali Long Yuan dan Zin Ho yang tahu akan hal tersebut.
“Tuan muda, kita kesana saja, mumpung penduduk di dunia tersebut sangat padat. Lumayan untuk menambahkan uang saku,” kekeh Tu Long dengan suara keras.
Seketika semua orang tertawa terbahak-bahak, sedangkan Bai An kini hanya tersenyum pahit.
“Itu benar juga Tuan muda, aku mendukung perkataan saudara Tu,” kekeh Lang Zai dan Long Yuan bersamaan.
Bai An kemudian melirik ke arah Pixiu, Yu Fan dan Fanghu, mereka semua mengangguk juga.
Bai An langsung melirik ke arah Mu Xia'er dan bertanya. “Apakah kami akan di pisah lagi ke dunia setengah abadi yang berbeda atau di kirim bersamaan?”
“Untuk saat ini di kirim bersamaan dan juga Xia'er akan mengirim An Gege ke Dunia Setengah Abadi terkuat ke 4 saja, karena itu bisa menambah tingkat kewaspadaan dan juga resikonya, tapi di balik itu akan ada banyak keuntungan seperti menambah uang saku,” kata Mu Xia'er sedikit menggoda.
Bai An seketika cemberut lalu melirik ke arah Tu Long yang kini sedang bersiul ke arah yang berbeda, Tu Long saat ini tidak berani melihat wajah Bai An.
“Hmm kenapa tidak Dunia Setengah Abadi terkuat pertama saja?” Tanya Bai An penasaran.
“Hmm..!! Untuk 3 Dunia setengah abadi terkuat belakangan saja, coba saja dulu ke yang ke 4 terkuat,” jawab Mu Xia'er memberikan masukan.
__ADS_1
Bai An tidak langsung setuju melainkan melirik ke arah para saudaranya.