Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Terbunuhnya Shi Shuy dan Kebahagian Para Tahanan


__ADS_3

Saat Han Chi melihat pintu terbuka, tanpa basa basi ia langsung melesat dengan cepat dan bersembunyi di samping pintu masuk.


Shi Shuy dan dua tetua baru saja keluar dan tak lama tiba-tiba sebuah tangan terjatuh, Shi Shuy melihat tangan itu lalu melihat ke arah kedua tetua dan bertanya, "Ini tangan siapa tetua keempat?"


Namun tak lama Shi Shuy merasa kesakitan dan melihat tangan kanannya yang sudah tidak ada.


"Aaaccckkkk!"


"Siapa? Siapa yang berani memotong tanganku?" ucap Shi Shuy meraung marah dan melotot ke arah kedua tetua itu yang kini sedang tersenyum ke arah dirinya.


"Lama tidak berjumpa Shuy, kau masih sehat saja!" tiba-tiba Han Chi muncul dibelakang kedua tetua sambil tersenyum dan memiringkan kepala.


"Kau... Kau bangsat beraninya kau melakukan ini, Mati!" ucap Shi Shuy yang kini terlihat gila, ia langsung melesat memukul kepala Han Chi dengan tangan kirinya.


Han Chi terkekeh melihat itu, dengan santai ia mengangkat tangan kanannya untuk menangkap tangan kiri Shi Shuy.


Wuuusssh... Pluk...


Terdengar Han Chi kini menangkap pukulan Shi Shuy, Shi Shuy yang serangannya ditangkap begitu mudah meraung marah, "Lepaskan, apa kau tidak takut jika Bangsawan Shi akan membunuh semua keluargamu dan menyiksa istrimu!"


Mendengar itu Han Chi menyeringai, "Kau tenang saja karena hanya tinggal menunggu waktu Patrickmu akan mati ditangan Saudara Shi Ba, Ha ha ha, tapi kau dulu yang lebih dulu mati!" ucap Han Chi langsung mengayunkan pedangnya ke leher Shi Shuy.


Wuuussshhh...


Bukk...

__ADS_1


Suara kepala Shi Shuy terjatuh, terlihat kalau mata Shi Shuy sedang melotot ke arah Han Chi. Han Chi tadi sebenarnya ingin menyiksa Shi Shuy terlebih dulu, namun karena kesal oleh ucapan Shi Shuy jadi Han Chi langsung saja membunuhnya.


Setelah itu, Han Chi melirik kedua tetua dan berkata, "Kerja kalian bagus, nanti kalian akan mendapat hadiah yang bagus dariku untuk meningkatkan kekuatan kalian agar bisa melindungi keluarga yang kalian sayangi. Tapi jika kalian tetap setia dan mengikutiku melawan kejahatan."


Mendengar itu seluruh tubuh kedua tetua itu terasa membara saat mendengarnya, karena mereka sangat menyayangi keluarga mereka. Kelima tetua itu saling memandang sesaat dan mengangguk.


"Kami siap mengikuti Tuan kemanapun!" jawab kelima tetua tegas karena mereka merasa Han Chi adalah orang baik, namun akan kejam kepada musuh dan orang yang menyakiti keluarganya.


Han Chi tersenyum puas saat melihat mata mereka yang terlihat jujur dan tidak ada keraguan sedikitpun dari kelima orang tersebut ucapkan tadi.


Kini Han Chi berjalan masuk ke tempat para tahanan ditahan dan saat akan masuk beberapa tahanan keluar bersama salah satu tetua. Saat melihat para tahanan keluar.


Whhuuuss..


Sebuah aura yang cukup kuat menekan mereka semua, "Siapa.. Siapa yang melakukan ini semua kepada kalian?" ucap Han Chi meraung marah saat melihat banyak sekali para tahanan yang terluka akibat siksaan, termasuk anggotanya juga.


Saat mendengar itu Han Chi langsung tersadar dan saat melihat banyak para tahanan menunduk dan ada juga yang berlutut akibat auranya yang keluar.


Han Chi melihat salah satu tetua anggotanya dan berjalan menghampirinya, "Tetua Han See, Siapa yang melakukan ini kepada kalian semua?" tanya Han Chi lagi sambil membantu memapah Han See berdiri.


"Patrick Han Chi, ini semua ulah mayat itu!" ucap Han See yang tadi tidak sengaja melihat Shi Shuy yang kepalanya sudah tidak ada.


Mendengar itu Han Chi langsung geram, ia menyesal tidak menyiksa Shi Shuy terlebih dahulu sampai meminta mati, tapi nasi sudah menjadi bubur.


Sedangkan semua orang yang ada disana kecuali anggota Bangsawan Han kini sedang tercengang saat mendengar tetua Han See menyebut nama Patrick Bangsawan Han yang telah musnah dan semua orang mendengar cerita kalau Patrick Bangsawan Han yaitu Han Chi telah dijadikan budak pelayan dan kultivasinya telah lumpuh. Namun kini mereka dapat melihat betapa kuatnya Han Chi, itu setara dengan Patrick Agung Bangsawan Shi.

__ADS_1


Sama seperti anggota Bangsawan Han juga heran mengapa Han Chi kini menjadi begitu kuat. Terutama Han Lee, karena ia menyaksikan Han Chi dilumpuh didepan matanya dan diseret seperti layaknya hewan yang begitu mengenaskan. Tiba-tiba saja Han See dan beberapa anggota Bangsawan Han menangis saat mengingat betapa menderitanya Han Chi dulu saat kalah melawan Bangsawan Shi.


Han Chi melihat itu dan membiarkan mereka menangis dan Han Chi dapat merasakan kalau orang-orang kini heran dan bertanya-tanya bagaimana bisa Han Chi begitu kuat sekarang, namun tidak ada yang berani bertanya seperti itu dikarenakan kondisi saat ini tidak baik untuk bertanya menurut mereka.


Saat Han Chi memikirkan istrinya dan ingin masuk, ia tiba-tiba terdiam saat melihat dua tetua yang tersisa kini membawa semua tahanan keluar termasuk istrinya yang dipapah oleh tetua ke 7.


Tubuh Han Chi langsung bergetar keras saat melihat betapa menderitanya Lin Xia, air mata langsung keluar dari mata mereka berdua saat Han Chi dan Lin Xia saling bertemu pandang.


Han Chi langsung melesat ke arah Lin Xia dan langsung memeluknya, "Maafkan aku Xia'er karena membuatmu begitu menderita!" mendengar itu Lin Xia semakin memeluk Han Chi semakin erat, "Chi Gege tidak perlu minta maaf, aku yakin Chi Gege lebih menderita dari pada kami semua!" balas Lin Xia yang kini semakin tersendu-sendu didalam dekapan Han Chi.


Orang-orang yang melihat itu ada yang langsung menangis ada yang mata mereka berkaca-kaca karena terharu. Betapa romantisnya mereka berdua yang begitu saling menyayangi.


Semua orang yang sudah punya istri kini ikut melirik istri mereka masing-masing dan terlihat seperti ingin dipeluk seperti Han Chi dan Lin Xia. Lalu mereka semua ikut saling peluk dan memeluk keluarga masing-masing dengan isak tangis haru bercampur bahagia.


1 jam telah berlalu, kini Han Chi telah menyuruh semua mantan Tetua Kelelawar Merah, Mo Shengyun dan Zu Xioyan untuk mengobati semua orang dengan menggunakan persediaan obat sekte ini.


Setelah mununggu cukup lama dan separuh dari mereka yang luka-luka luar telah sembuh dan yang mendapat luka parah masih dalam proses penyembuhan.


Kini mereka semua berkumpul dan menatap Han Chi dengan penuh tanda tanya termasuk Lin Xia yang dari tadi terus menerus bertanya.


Han Chi pasrah yang ditanya terus menerus oleh Lin Xia, lalu ia menceritakan semua kejadian yang ia alami saat bertemu putra angkatnya Bai Luan dan Bai An yang kini menjadi Tuan Muda nya.


Lin Xia dan semua orang ada yang tercengang, ternganga dan ambruk saat mendengar cerita yang agak mustahil karena dalam satu hari Han Chi sembuh dan tingkat kultivasi Han Chi langsung menjadi tingkat Kaisar Ahir. Mereka semua pada ragu, namun pakta kini didepan mata mereka jadi mereka hanya pasrah percaya-percaya saja.


Sedangkan Lin Xia kini mulai menangis lagi dan bertanya, "Chi Gege kenapa kau tidak membawa Luan'er juga kesini?" Lin Xia mengoyang-goyang tubuh Han Chi sambil bertanya.

__ADS_1


Han Chi kini pusing mau menjelaskan seperti apa?, cukup lama ia berpikir dan memberitahunya dengan jujur apa yang terjadi.


Setelah mereka semua tenang dan terlihat kini semua orang bercengkrama satu sama lain dan mencoba saling mengenal untuk mengikat kekeluargaan, walaupun mereka bukan keluarga.


__ADS_2