Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Melanjutkan Perjalanan dan Hasil Penyelidikan Bangsawan Shi


__ADS_3

Pagi hari pukul 07.00.


Penginapan Bunga Mawar.


Saat ini mereka semua berkumpul di ruangan Bai An, Bai An kini menatap Shi Ba dan Han Chi, dapat terlihat kalau kekuatan mereka berdua sudah cukup untuk membebaskan istri Han Chi dan membantai Sekte Kelelawar Merah.


Kekuatan Shi Ba kini berada di Kaisar Puncak yang setara dengan Patrick Shi dan Kakaknya, dan kekuatan Han Chi kini berada di Kaisar Ahir yang sedikit dorongan lagi akan mencapai Kaisar Puncak.


"Shi Ba apakah kau sudah paham dengan rencanaku?"


Mendengar pertanyaan dari Bai An dengan cepat Shi Ba menjawab, "Sudah Tuan Muda, saya pasti akan menjalankan rencana Anda dengan baik!"


"Hmm bagus, kalau begitu jalani dulu rencana pertama untuk pergi bersama paman Han ke Sekte Kelelawar Merah dan membebaskan Istri Paman Han dan yang lain, jangan lupa bunuh semua orang yang tidak mau mengikutimu."


"Baik Tuan Muda," jawab Shi Ba tegas.


Setelah mengobrol sebentar, Shi Ba dan Han Chi langsung berpamitan dan melesat keluar dengan hati-hati agar tidak ketahuan oleh mata-mata Bangsawan Shi yang dari semalam memata-matai mereka dari jarak jauh.


"Gege, apakah kita akan menunggu mereka datang? atau pergi ketempat mereka!" ucap Yue'er tiba-tiba dan biasa dengan suara dingin.


Bai An mendengar itu mengerutkan kening karena baru kali ini Yue'er membuka mulut karena dari semalam ia selalu diam.


Tapi Bai An tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut, "Hmm kita akan langsung ketempat Saudara Pixiu dan Huang Feng!"


Mendengar jawaban Bai An, tentu mereka bertiga mengerutkan keningnya heran, "Guru kenapa kita tidak kesana saja membantai mereka semua?" tanya Bai Luan karena heran dengan rencana gurunya.


"Bukankah kalian dengar rencanaku dengan Shi Ba tadi?"


Mendengar itu mereka semua langsung menunduk malu karena baru teringat rencana gurunya dengan Shi Ba dan Han Chi, mereka terlalu bersemangat ingin membunuh hingga membuat mereka lupa akan rencana-rencana dari Bai An.

__ADS_1


"A... Anu Gu... Guru maaf karna terlalu bersemangat aku menjadi lupa!"


Dengan malu-malu Bai Luan menjelaskan dan meminta maaf, Lin'er juga ikut mengangguk karena ia juga sama dengan Bai Luan.


Bai An tidak terlalu memikirkan hal tersebut, "Tidak apa-apa lupakan saja hal yang tidak penting, lebih baik kita berangkat sekarang agar kita bisa sampai tujuan Siang hari!"


Mendengar kata-kata Bai An, mereka semua mengangguk dan keluar dari pintu kamar lalu melesat dengan sangat cepat.


***


Sementara itu di kediaman Bangsawan Shi kini mereka semua berkumpul memikirkan cara untuk melawan orang-orang yang membunuh Putra Patrick Shi Huan.


Setelah mendapat informasi dari orang-orang yang menonton Shi Huan awalnya tak percaya, dan mencoba mencari informasi ke orang-orang lain yang ikut menonton tapi mereka juga mengatakan hal yang sama.


Kini Shi Huan sedang memikirkan rencana apa yang akan ia lakukan, dari cerita yang ia dapatkan, dapat Shi Huan simpulkan jika gadis yang membunuh putranya jauh lebih kuat darinya, ia berpikir apakah dua orang yang membunuh putra serta menangkap tetua ke tiga dari dunia yang lebih tinggi.


Karena Shi Huan tak bisa mencari jalan keluar ia langsung melirik ke arah tetua pertama, "Tetua pertama, tolong suruh orang untuk memanggil kakaku, karena ini masalah yang serius. Kita tidak bisa menghadapinya dan hanya kakakku saja yang banyak ide untuk menghadapi orang-orang yang berada di penginapan!"


"Baik Patrick!" dengan cepat Tetua pertama menjawab lalu menyuruh orang kepercayaannya untuk memanggil Shi Zhuan yaitu kakak dari Shi Huan.


Tak lama setelah kepergian bawahan tetua pertama pergi, kini ia kembali dengan Shi Zhuan.


"Bagaimana? apakah kau sudah mendapatkan informasi tentang orang yang membunuh putramu?" tanpa basa-basi Shi Zhuan langsung bertanya dari pintu masuk.


Mendengar itu Shi Huan melirik ke arah pintu masuk dan mendapatkan kakaknya yang bertanya, Shi Huan langsung berdiri menyanbut kakaknya.


Lalu Shi Huan menceritakan semua yang ia ketahui kepada Shi Zhuan, saat mendengar itu ekspresi Shi Zhuan semakin mengerutkan keningnya dan kini ia pusing memikirkan itu.


Hanya orang-orang berjubah hitamlah yang dapat membantunya dan ia berpikir. Apakah orang-orang berjubah hitam ini ada kaitannya dengan orang-orang yang di penginapan tersebut, karena sangat jarang bahkan tidak ada orang yang tinggal di dunia ini mempunyai tingkat kultivasi melebihi Alam Fana, kecuali orang berjubah hitam.

__ADS_1


Shi Zhuan tahu jika orang berjubah hitam itu bukan dari dunia ini, karena satu orang saja membuatnya sangat tertindas oleh tekanan auranya, jadi Shi Zhuan sadar jika tingkatan mereka di banding dengannya bagaikan bumi dan langit.


Saat Shi Zhuan membiarkan otaknya berkelana untuk berpikir, tiba-tiba datang seorang tetua yang di tugaskan dalam mengintai.


Tak... Tak... Tak...


"Lapor Patrick, Patrick Agung!" ucap tetua luar tersebut langsung berlutut untuk memberi hormat.


Shi Zhuan langsung tersadar dari lamunannya dan melirik ke arah tetua luar tersebut bersama Patrick Shi Huan dan yang lainnya.


Patrick Shi Huan mengangguk lalu mengangkat tangannya tanda menerima hormat tetua tersebut.


"Hmm apa yang ingin kamu laporkan, apakah ini tentang orang-orang yang berada di penginapan?" tanpa basa-basi Shi Huan langsung bertanya.


"Benar Patrick mereka telah pergi, awalnya saya curiga karena secara tiba-tiba aura mereka yang begitu mengerikan tiba-tiba lenyap, namun setelah memberanikan diri untuk mengecek penginapan tersebut ternyata sudah kosong dan hanya tumpukan mayat saja yang bergeletakan disana!"


Shi Zhuan langsung mengerutkan kening saat mendengar itu begitupun Shi Huan, mereka berpikir mengapa orang tersebut tidak datang kesini?.


Shi Zhuan langsung berpikir bahwa dugaannya ini mungkin benar, orang tersebut ada kaitannya dengan orang berjubah hitam.


Sedangkan Shi Huan berpikir berbeda, apakah mereka takut dengan Bangsawan Shi, itulah yang ada dalam benaknya.


"Huan, mungkin orang-orang tersebut ada kaitannya dengan orang-orang berjubah hitam dan jika dugaan ku ini benar, aku sendiri yang akan pergi mengeceknya dengan pergi memberitahu orang-orang berjubah hitam!" tanpa menunggu jawaban dari Shi Huan, Shi Zhuan langsung pergi.


Mendengar perkataan kakaknya kini Shi Huan tercengang, jika benar maka Bangsawan Shi akan musnah, memikirkan hal itu membuat tubuh Shi Huan bergidik.


Shi Huan langsung menyuruh orang-orang untuk memperketat penjagaan dan setiap orang keluar masuk harus diselidiki identitasnya, jika tidak mempunyai identitas langsung tangkap dan jika ada yang mencurigakan langsung tangkap juga.


Setelah memberi perintah Shi Huan langsung pergi untuk mempersiapkan dirinya jika ada kemungkinan orang-orang tersebut menyerang.

__ADS_1


__ADS_2