Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Bertemu Iblis Assasin


__ADS_3

Saat ini, Bai An sudah berada di hutan, Bai An menunggu Lang Zai dan Bai Luan pulang berburu. Sedangkan Cen Tian dan Xiao Lee Tan bertugas mengumpulkan ranting, untuk Xiao Yi dan Yunxi sedang menyiapkan bahan rempah-rempah.


Beberapa menit kemudian, Lang Zai dan Bai Luan datang bersama Cen Tian dan Xiao Lee Tan.


Tak menunggu lama, Cen Tian langsung mengambil hasil buruan Lang Zai dan Bai Luan untuk di bakar.


Kini Ayam dan kelinci bakar telah siap saji. Mereka semua makan dengan lahap sambil mengobrol kecil.


"Xiao Lee Tan, apa kau tahu dimana letak Kerajaan Bangsa Iblis berada?" Bai An yang diam dari tadi membuka suara.


Xiao Lee Tan dan yang lain langsung melirik ke arah Bai An. Karena tahu ini masalah yang tidak bisa di sepelekan.


"An'er, apa kau yakin akan menemui Raja Iblis Mo Shen?" tanya Cen Tian ragu, walaupun Bai An sangat kuat, tapi jika mencari masalah, itu bukan lah hal yang bagus menurutnya.


"Kakak tenang saja, aku kesana hanya untuk bertanya sesuatu, tidak mencari masalah atau membunuh orang tanpa alasan!" jawab Bai An sambil melirik Xiao Lee Tan.


Xiao Lee Tan langsung menjawab dengan jujur, "Aku tidak tahu Tuan Muda, aku hanya tahu nama kerajaannya saja. Namun untuk letaknya aku tidak mengetahuinya!"


Bai An mengangguk, lalu melirik Yunxi. "Apa kau tahu tempatnya Nona Yunxi, kau lumayan kenal banyak daerah?" tanya Bai An.


"Hmm aku kurang tahu lokasi pastinya, namun jika kita menuju Barat dan menemukan sebuah kota besar, kita bisa bertanya. Tapi aku kurang yakin para iblis akan mau bersahabat dengan kita, karena kita berada di wilayahnya!" Yunxi langsung mengutarakan pendapatnya.


Yang lain langsung mengangguk saat mendengar itu, "Apa kita perlu bertanya kepada penduduk desa yang tadi kita singgahi seaaat?" tanya Cen Tian angkat suara.


Bai An melirik Cen Tian, namun bukan ia yang menjawab. Melainkan Yunxi.


"Jika kita bertanya di desa itu, aku yakin mereka lebih memilih mati dari pada menjawab pertanyaan kita!" ucap Yunxi.


"Memang kenapa? apa kita seseram itu?" Cen Tian bingung dengan jawaban Yunxi.


"Itu karena mereka berpikir kalau kita akan menyerang Kerajaan Bangsa Iblis, atau membuat onar yang bisa merugikan kaum mereka. Jadi mereka berpikir lebih baik mati dari pada memberitahu kita lokasi kerajaan mereka!" yang menjawab kini Bai An, ia sadar akan hal tersebut.


"Apa yang dikatakan Tuan Muda ini benar!" Yunxi langsung membenarkan jawaban Bai An.

__ADS_1


"Nama ku adalah Bai An, bukan ini." Bai An yang risih dipanggil ini langsung memberitahukan namanya.


Yunxi langsung tersenyum mekar, dari pertama kali bertemu. Yunxi sangat ingin tahu nama asli Bai An, ia cuman mendengar dari Cen Tian menyebut An'er saja, belum tahu nama panjangnya.


Lang Zai yang dari tadi diam kini angkat suara. "Tuan Muda, kapan kita berangkat kesana?"


"Hmm ini sudah malam, kita bermalam dan istirahat disini terlebih dahulu. Besok pagi kita melanjutkan perjalanan mencari Kerajaan Bangsa Iblis!" jawab Bai An.


Yang lain langsung mengangguk dan setelah mereka makan. Semua orang berpencar mencari tempat yang nyaman untuk mereka istirahat.


Pagi hari, terlihat Matahari sudah menyinari sebagian area hutan tempat Bai An dan yang lainnya berada.


Bai An yang dari semalam sebenarnya tidak tidur. Kesadaran Bai An berada di dalam Jiwa nya dan melihat Energi Qi berwarna biru seperti berdiri di tengah lautan energi Qi nya.


Merasa matahari telah menyinari tubuhnya, Bai An lalu membuka mata, dan bergumam. "Baru beberapa menit rasanya aku mengecek lautan energi Qi yang tertanpung di lautan Jiwa ku."


Bai An melihat sekeliling dan melihat beberapa masih tidur dan beberapa sudah bangun, yang telah bangun adalah Bai Luan, Lang Zai dan Yunxi. Sisanya masih terlelap.


Lang Zai langsung menghampiri Bai An, saat ia melihat Bai An membuka matanya.


"Tuan Muda, apakah saya perlu membangunkan mereka yang pemalas?" tanya Lang Zai.


Mendengar itu, Bai An menggeleng kepalanya lalu menjawab, "Biarkan mereka beristirahat lebih lama, karena mereka juga kelelahan saat di perjalanan kemarin!"


Lang Zai langsung mengangguk, ia sadar akan ucapan Bai An, Xiao Yi dan Xiao Lee Tan adalah yang terlemah jadi, melakukan perjalanan begitu jauh tanpa istirahat mereka pasti akan kelelahan.


Matahari kini telah menunjukkan sinarnya, kini Bai An dan yang lain telah berkumpul dan makan bersama.


Tak lama kemudian, mereka semua berangkat menuju ke arah Barat.


Siang hari..


"Hmm setiap kota dan desa yang aku lewati, semua iblis-iblis tersebut, tidak ada yang mau mendekati kami. Malah mereka menjauh dan tidak ingin berinteraksi," gumam Bai An dalam hati.

__ADS_1


Saat ini Bai An dan yang lainnya baru saja keluar dari Kota yang lumayan besar. Mereka keluar masuk tidak ada yang menghentikan, bahkan para penjaga terlihat enggan untuk mendekati mereka, dan bercampur takut.


"An'er, bagaimana cara kita mengetahui letak Kerajaan Bangsa Iblis jika begini terus?" tanya Cen Tian dengan kesal, melihat kelakuan para iblis.


"Tenang lah, jangan membuat masalah kak Tian, mungkin saat kita sampai kota selanjutnya kita bisa mendapat sebuah informasi."


Bai An mencoba menenangkan Cen Tian, agar ia tidak membuat masalah.


"Ayo kita cari Kota selanjutnya," ucap Bai An dan langsung melesat ke arah hutan yang cukup lebat dan alami.


Yang lain hanya mengikuti dari belakang.


10 menit kemudian, tiba-tiba Bai An dan Lang Zai berhenti karena merasakan ada yang mengintai mereka.


Karena berhenti mendadak, Cen Tian dan Bai Luan langsung berhenti hingga mereka di tabrak oleh Xiao Yi dan Xiao Lee Tan. Sedangkan Yunxi dengan cepat menyetabilkan dirinya dan menghindar agar tidak menabrak apa yang ada di depannya.


Kini Bai An dan Lang Zai saling memandang, lalu mengangguk, "Keluarlah kalian, aku tahu kalian mengintai kami dari tadi!"


Suara Lang Zai cukup pelan, namun itu menggema ke seluruh hutan tersebut, karena di aliri oleh energi Qi nya.


Cen Tian dan Bai Luan yang awalnya bingung, kini mengedarkan spiritual untuk melihat apakah ada sesuatu yang salah.


"Hmmm inikah yang disebut assasin iblis, aura yang mereka sungguh tidak bisa dirasakan jika tidak di periksa dengan teliti," ucap Cen Tian dan Bai Luan bersamaan.


Tak lama kemudian, para assasin keluar, karena diri mereka ketahuan. Salah satu ketua assasin yang pernah menuju Hutan Kegelapan maju dengan niat yang baik, tidak ada niat permusuhan dari matanya, apalagi niat membunuh.


"Tuan dan Nona sekalian, maaf menghambat perjalanan kalian. Namun saya ingin bertanya, apakah itu boleh?"


Dengan sopan Assasin itu bertanya seramah mungkin, agar tidak menyingging manusia di depannya.


Apalagi ia meraskan jika mereka semua sangat kuat, tapi yang paling kuat menurutnya adalah dua pemuda yang berdiri paling depan, dia tidak bisa merasakn kekuatannya, walaupun terlihat seperti manusia biasa.


"Apa yang ingin Senior tanyakan?" jawab Bai An dengan tersenyum ramah.

__ADS_1


Ketua Assasin yang mendengar suara tersebut langsung tertegun, dan diam beberapa saat. Lalu ia tiba-tiba mundur dengan badan yang bergetar.


__ADS_2