
“Heng,, kalian lah yang pergi dari sini, jika tidak aku akan membuat kalian semua menyesal, termasuk kau yang bersembunyi di balik tembok,” kata saudara tertua dengan nada tak kalah dingin.
Wuuss..!!
“Kekekeke,, aku ketahuan ya,, memang tidak salah jika kalian berlima di beri julukan 5 Pedang Kematian dari klan Xin,” kekeh Cacing Darah.
Walaupun Cacing Darah tahu jika kekuatan yang terlemah dari mereka berlima setara dengan dirinya, namun Cacing Darah sama sekali tidak takut, ia mempunyai seribu cara untuk melarikan diri.
Terlebih Cacing Darah melihat 10 orang berjubah hitam bersama ketuanya memiliki kekuatan sedikit lebih kuat dari kelima pedang kematian.
Sementara dari kejauhan Pin Cang mengintai mereka semua bersama Pin Sang.
“Bagaimana menurutmu kakak? Apakah kau mampu melawan orang terkuat dari kelima pedang kematian?” Tanya Pin Cang.
Pin Sang yang memiliki kekuatan Master ⭐ 1 Puncak langsung menggelengkan kepalanya.
“Ia baru menerobos ke Master ⭐ 2 Awal, walau terlihat belum sempurna, tidak memungkinkan bagiku untuk menang karena pasti keempat dari mereka akan membantu,” kata Pin Sang dengan serius, ia kemudian menambahkan. “Terlebih lagi ketua dari orang-orang berjubah hitam ini memiliki kekuatan yang mengerikan, ia seperti telah mencapai Master ⭐ 4 Awal.”
Mata Pin Cang langsung melotot mendengar ucapan kakaknya.
Tentu ia tahu perbedaan kekuatan Awal, Menengah, Ahir dan Puncak, karena setiap perbedaan itu sangatlah jauh, apalagi perbedaan ⭐
Saat ini Pin Cang memikirkan sesuatu agar bisa membuat masalah ini sedikit meringankan beban mereka.
“Hmm..!! Daripada kau banyak berpikir, lebih baik kau bangunkan Tuan muda dan bawa ia kabur dari sini, nanti aku disini akan menahan mereka semampuku, terlebih mereka pasti akan bertarung yang mana bisa meringankan tugasku untuk menahan mereka,” kata Pin Sang dengan serius.
“Tapi,,” belum selesai Pin Cang mengucapakan kata-katanya, Pin Sang sudah memotong duluan dengan mengangkat tangannya.
“Aku pasti bisa selamat dari sini, kau hanya perlu membawa Tuan muda pergi jauh dari sini, jika aku merasa kau sudah jauh, maka aku pasti akan melarikan diri juga, ini bukan tindakan pengecut, tapi strategi dimana saatnya kita pasti akan membalas mereka suatu hari nanti saat kita kembali bertemu mereka,” kata Pin Sang kemudian ia mengeluarkan batu komunikasi.
“Nak, kau hubungi yang lain untuk bersiap-siap melarikan diri jika kau mendengar suara pertarungan, jangan banyak tanya apa yang akan aku lakukan, lakukan saja tugasmu.”
Crash..!!
Pin Sang langsung menghancurkan batu komunikasi setelah ia memberikan perinah kepada putranya.
Setelah itu Pin Sang menatap Pin Cang dengan serius, menyadari hal itu Pin Cang mengangguk lalu pergi dari sana menyisakan Pin Sang seorang.
***
__ADS_1
Sementara tidak jauh dari Pin Sang mengintai, kini Ketua berjubah hitam dan saudara tertua saling menatap dengan intens, saat ini saudara tertua belum menyadari jika musuhnya memiliki kekuatan jauh di atasnya, jika ia menyadarinya, maka mungkin ia akan mundur mengatur rencana.
“Aku sudah memberitahumu dengan cara bagus, tapi kebaikan ku tidak kau dengar dengan baik, malah kau mengundang kematianmu sendiri,” dengus ketua berjubah hitam.
Dalam sekejap ketua berjubah hitam hilang dari tempatnya lalu muncul di depan saudara tertua.
Saudara tertua yang selalu waspada langsung mengayunkan pedangnya setelah melihat pedang akan menebas kepalanya.
Trank..!!
Bam..!!
Saudara tertua langsung menabrak tembok rumah.
“Saudara tertua,” teriak keempat saudaranya melesat ke arah saudara tertua.
Namun dengan cepat 8 orang muncul mengepung keempat orang-orang dari klan Xin.
Sementara dua lainnya muncul di depan Cacing Darah yang mencoba kabur.
Wuss..!!
Saudara tertua yang bernama Xin Bat langsung melayang sambil mengeluarkan auranya.
Mata Xin Bat memerah, tangan Xin Bat berubah menjadi sisik ular, terlebih sesuatu tumbuh dari tangannya Xin Bat.
Tangan yang tumbuh itu terlihat seperti pedang, aura kekuatan Xin Bat juga terus bertambah hingga Master ⭐ 3 Puncak.
Shi Kat yang melihat itu hanya terkekeh kecil.
“Kau lumayan keras kepala juga, aku tak ingin berlama-lama, karena aku takut targetku melarikan diri,” kata Shi Kat langsung menghilang lalu muncul di samping Xin Bat.
Shi Kat langsung mengayunkan pedangnya dengan setengah energinya.
“Tebasan Cakar Naga,” teriak Shi Kat, aura di pedang Shi Kat langsung berubah, energi bewarna hitam dan memiliki tekanan mengerikan langsung melesat ke arah Xin Bat.
Xin Bat tak mau kalah, ia langsung mengayunkan tangannya yang telah berubah bentuk menyerupai pedang.
“Siluman Neraka Kematian,” teriak Xin Bat, kedua serangan mengerikan langsung bertemu.
__ADS_1
Bom..!!
Tangan Xin Bat yang berbentuk pedang terlihat mulai retak, sementara pedang Shi Kat masih kokoh.
Crak crak..!!
Plashh..!
Ahkk..!!
Suara teriakan langsung menggema, seketika orang-orang melirik ke asal teriakan, mereka mengira suara teriakan berasal dari Xin Bat, melainkan suara itu berasal dari Shi Kat yang melihat tangannya kini melepuh.
“Hukum Pedang tingkat ahir,” teriak Shi Kat mundur beberapa langkah, ia tidak memikirkan hal ini sebelumnya, walau ia tahu Xin Bat terkenal dengan pedang kematian bersaudara, tapi ia tak menduga hal ini.
Tingkat kultivasi tidak mempengaruhi orang yang telah menguasai hukum pedang, apalagi orang yang telah menguasai hukum pedang yang cukup tinggi seperti Xin Bat.
Shi Kat kini mundur beberapa langkah sambil menggerakkan tangannya.
Xin Bat yang melihat itu awalnya biasa-biasa saja, tapi saat ia melihat dengan jelas ada sebuah pusaran energi hitam berbentuk bola di tangan Shi Kat.
Xin Bat langsung melesat sambil mengayunkan pedangnya, dapat terlihat di area 100 meter sekeliling Xin Bat kini bewarna putih transparan, itu adalah hukum pedang yang telah ia kuasai berjarak 100 meter.
Shi Kat yang melihat itu langsung mundur menjaga jarak sambil mengeluarkan senyum tipis.
“Kematianmu akan tiba hari ini,” kekeh Shi Kat langsung melepas bola energi bewarna hitam.
Bluss..!!
Saat bola energi tersebut terlepas dari tangan Shi Kat, Bola tersebut langsung berubah menjadi naga kecil.
Naga kecil itu meliuk-liuk melesat ke arah Xin Bat.
Xin Bat langsung berhenti, ia cukup mengenal Teknik ini. “Sekte Naga Hitam, yang terkenal berkuasa di Dunia ini dulu, tapi punah karena kesombongannya,” gumam Xin Bat, lalu kembali bergumam. “Aku tak menduga jika mereka belum punah sepenuhnya dan kini terlihat ingin mulai bangkit lagi, jika aku berhasil selamat maka aku harus mengabari patriark akan hal ini, karena ini bisa mengakibatkan bencana lagi.”
“Semuanya berkumpul,” teriak Xin Bat.
Tapi tak ada yang mendekat ke arah Xin Bat, saat Xin Bat melirik ke arah para saudaranya.
Matanya langsung melotot, pancaran kemarahan langsung terlihat di mata Xin Bat.
__ADS_1
Keempat saudaranya kini masing-masing berlutut dengan pedang di arahkan di leher masing-masing saudara Xin Bat.
“Aku akan membunuh kalian semua,” teriak Xin Bat.