
Lalu mereka semua mengalihkan pandangan ke arah pertarungan Ti Mhun melawan Bo Long dan Ling Lung.
Saat ini Ti Mhun mundur sambil memegang tangan kirinya yang terkena tebasan dari Ling Lung, darah terus menetes terus menerus tanpa henti, padahal Ti Mhun terlihat berusaha menekan lukanya menggunakan energinya.
Tapi luka Ti Mhun tidak menutup, bahkan lukanya terlihat semakin parah.
“Kurang ajar, jika begini aku harus pergi,” gumam Ti Mhun melirik ke arah Zin Ho dengan tatapan niat membunuh yang besar.
“Ini adalah ide bang$*t ini, jika ia tidak mengajak kami kesini dan merencanakan ini, kami tidak akan seperti ini,” gumam Ti Mhun, kemudian menambahkan. “Seharusnya aku mengikuti saran orang tersebut.”
Setelah itu Ti Mhun dengan cepat mengeluarkan sebuah token teleportasi yang bisa memindahkannya ke dunia setengah dewa yang paling dekat dengan dunia setengah dewa tempatnya ini.
Bo Long yang melihat Ti Mhun yang memegang token teleportasi tingkat 4 langsung berteriak keras.
“Ling Lung, cepat hentikan orang itu.”
Ling Lung yang paling dekat dengan Ti Mhun langsung tersadar, ia melihat token yang kini di genggam oleh Ti Mhun langsung mengerahkan seluruh energinya yang bertumpu ke kakinya.
“Tebasan Pedang Kilat,” teriak Ling Lung.
Crash..!!
Bertepatan dengan hilangnya Ti Mhun, tangan Ti Mhun kini terjatuh, darah terlihat sangat banyak terjatuh di tanah.
Bai En yang melihat itu langsung melirik ke arah adiknya bersamaan dengan Duan Du.
“Apa kau sudah tahu kemana ia pergi?” Tanya Bai En santai.
“Hmm..!! Aku tidak tahu pasti, tapi aku tahu di mana lokasi orang tersebut saat ini,” jawab Bai An.
Semua saudara Bai An langsung bingung karena mereka tidak mengerti apa yang di bicarakan oleh Bai An dan Bai En.
Hanya Duan Du yang tahu jika Bai An telah menandai Ti Mhun sebelum ia menghilang.
Sementara Long Yuan kini terlihat sedang menebas Zin Ho.
Blash..!!
Tebasan Zin Ho hanya mengenai udara, Zin Ho kini menatap tajam ke arah Long Yuan, ia tidak menyangka jika kekuatan Long Yuan bisa meningkat sepesat ini, jika di alam dewa atau dunia setengah dewa terkuat mungkin ia bisa membunuh Long Yuan di sana, karena tekanan di sana lebih rendah hingga kekuatannya yang sebenarnya hanya di tekan beberapa tingkat saja.
Zin Ho tanpa menunggu lama mengeluarkan token teleportasi sambil berkata.
“Kita akan bertemu lagi di dunia setengah dewa terkuat, aku akan menunggumu di turnamen antar dunia setengah dewa di sana.”
Zin Ho terlihat tersenyum percaya diri jika ia bisa melarikan diri dari tempat ini, tapi ia langsung merasakan krisis hidup.
“Apakah aku akan membiarkan mu pergi begitu saja,” kata Bai An dengan nada dingin sambil menembakkan telunjukkan.
__ADS_1
Wuss..!!
Crash..!!
Tubuh Zin Ho yang sedang melayang langsung terjatuh begitu saja, walau ia tidak mati tapi dantiannya kini hancur.
Zin Ho saat ini tak lebih dari sampah.
“Hehe,, bagaimana rasanya pengkhianat,” kekeh Bai En tersenyum menyeramkan ke arah Zin Ho.
Zin Ho bukannya marah melainkan ia kini tersenyum ke arah Bai En, tatapannya beralih ke arah Bai An.
“Kalian tidak tahu betapa menakutkannya orang di belakang Nyonya Ling Qie, aku pernah merasakan auranya, bahkan Tuan Besar pun tidak lebih dari sampah di depan aura tersebut.”
Crash..!!
Belum selesai Zin Ho menyelesaikan kata-katanya, kepalanya kini melayang.
Long Yuan yang memotong kepala Zin Ho langsung berkata.
“Orang bodoh sepertimu tidak akan pernah mengerti.”
Setelah itu Bai En langsung mengayunkan tangannya, muncul ratusan pedang energi melesat ke tubuh Zin Ho hingga menghancurkan tubuhnya tanpa sisa.
“Hehe,, benar-benar bodoh, jika orang di balik semua ini kuat, mengapa ia harus repot-repot mengadu domba kita jika kita tetap akan mati, aku yakin ia sedang terluka atau ada sesuatu yang membuatnya tidak berani keluar,” kekeh Bai An.
Setelah itu Bai An dan Tu Kul saling melirik satu sama lain.
“Kalian semua kembalilah lebih dulu,” kata Bai An sambil memberikan Tu Long kepada Long Yuan.
Tanpa banyak tanya Long Yuan mengambil Tu Long sambil mengajak semua saudaranya pergi ke penginapan Naga.
Hanya beberapa orang yang paham maksud Bai An menyuruh mereka pergi, semestara yang lain bingung, walaupun begitu mereka tidak ada yang bertanya.
Setelah kepergian Long Yuan dan para saudaranya, Bai An kini melirik Duan Du dan Bai En yang masih berdiri.
“Kenapa kakak dan adik masih di sini? Kalian kembalilah lebih dulu,” kata Bai An melirik ke arah Bai En dan Duan Du.
“Tentu saja kami tak ingin melewatkan kesempatan seperti apa orang itu dan kekuatannya sekuat apa,” kata Bai En tersenyum santai.
Bai An langsung menghela nafas berat saat mendengar ucapan Bai En.
Tak menunggu lama Bai An langsung terbang ke atas bersama Tu Kul sambil mengayunkan pedangnya.
“Tebasan Ashura tingkat 3.”
“Penghancur Neraka.”
__ADS_1
Dengan cepat Bai An dan Tu Kul menyerang langit.
Bom..!!
Krak,, krak,, krak..!!
Piarr..!!
Langit tersebut pecah menjadi beberapa bagian, bukan langit, lebih tepatnya langit buatan.
Muncul orang bertubuh besar berkepala dua anjing.
“Hoho,, aku tidak menyangka kau mengetahui keberadaanku, sebagai sambutan hangat dariku maka aku akan memberikan beberapa makanan ringan untukmu sebelum kita bertemu di alam dewa,” kata orang berkepala anjing dengan santai sambil mengayunkan tangannya.
Seketika muncul puluhan manusia berkepala anjing yang terbuat dari energi orang tersebut.
Manusia berkepala anjing tersebut langsung melesat ke arah Bai An, Tu Kul, Bai En dan Duan Du.
Bai An langsung mendengus kecil sambil mengayunkan tangannya santai.
“Kau mengira hanya kau yang bisa, walau kekuatanku belum cukup untuk membuat banyak namun hanya 2 saja cukup untuk menghancurkan spirit energimu,” dengus Bai An.
Seketika muncul 2 spirit energi Bai An yang berbentuk dirinya sambil memegang pedang.
Spirit energi Bai An dan spirit energi musuhnya langsung bertarung.
Dengan ganas spirit energi Bai An mengayunkan pedangnya menebas musuhnya, pedang spirit energi Bai An yang telah ia selipkan energi semesta dengan cepat membelah spirit energi musuh.
Crash..!!
Crash..!!
Manusia berkepala anjing sempat terkejut melihat itu, tapi dengan cepat ia tersenyum kemudian menghilang.
Bai An yang melihat musuhnya menghilang langsung terjatuh, namun dengan cepat Bai En menangkap tubuh adiknya.
“Hehe,, jangan terlalu memaksakan diri adik,” kata Bai En sedikit tertawa kecik.
Sementara Duan Du yang melihat kakaknya Bai An kini telah bisa membentuk spirit energi langsung bersemangat dan berniat membentuk spirit energinya juga.
Spirit energi adalah sebuah serangan energi yang terbentuk dengan sendirinya di tahap kultivasi tertentu dan terlihat hidup bisa bergerak sendiri seperti manusia pada umumnya, namun mempunyai batas waktu tertentu.
“Huuff,, membuat spirit energi sangat menguras energi,” gumam Bai An yang kini di pangkuan Bai En.
Tak lama Bai An melirik ke arah Tu Kul sambil bertanya. “Kapan kita ke dunia ketiga terkuat?”
“Hmm..!! Nanti saja, lebih baik kita menunggu pertandingan ahli dewa abadi terkuat di dunia ini,” kata Bai En.
__ADS_1