Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Pelelangan 1 dan Sebuah Provokasi


__ADS_3

Setelah itu, Bai An, Long Yuan, Cen Tian dan Fang Liu langsung duduk setelah mendengar suara teriakan.


“Selamat malam para tamu yang terhormat,” teriak pembawa acara lelang malam ini yang bernama She Dap.


She Dap menatap ke arah semua orang sambil mengeluarkan senyum tipis, ia lalu melanjutkan.


“Acara lelang malam ini sama seperti biasa, namun kali ini ada beberapa yang spesial, salah satunya adalah Binatang Spiritual, namun Binatang Spiritual ini bisa berubah menjadi manusia seutuhnya, padahal tingkat kultivasinya masih di alam fana,” kata She Dap menatap semua orang yang kini terlihat bersemangat.


Sedangkan Bai An, Long Yuan, Cen Tian dan Fang Liu langsung mengedarkan kesadarannya untuk mencari dimana Binatang Spiritual yang di maksud.


Setelah menemukan yang di cari, Bai An langsung bergumam. “Benar, ia adalah Saudara Xiong, aku merasa ingatan masa lalunya juga masih ia ingat dengan jelas sehingga ia biasa-biasa saja tanpa rasa takut.”


Long Yuan, Cen Tian, Fang Liu yang mendengar itu langsung mengangguk membenarkan ucapan Bai An.


“Kita ikuti saja lelang ini sampai selesai, jika bisa tambahkan beberapa bumbu untuk memancing harta gratisan,” kata Bai An dengan nada sedikit licik.


Cen Tian dan Fang Liu langsung ikut tersenyum, mereka terlihat sangat bersemangat saat mendengar itu.


“Seandainya ada Duan Du di sini, mungkin acara ini pasti akan lebih meriah lagi,” kata Fang Liu mengingat saat-saat bersama Duan Du.


Cen Tian ikut mengangguk sambil ikut mengingat masa lalunya bersama Duan Du juga. Untuk Long Yuan hanya menggelengkan kepalanya saja.


Sementara She Dap kini kembali berkata. “Bukan hanya itu saja yang spesial, ada beberapa lagi yang mungkin menarik minat kalian,” kata She Dap mencoba memancing orang-orang yang mengikuti lelang.


Namun hanya beberapa saja yang tergiur oleh kata-kata She Dap, karena beberapa dari mereka seperti para ahli Binatang Surgawi kesini hanya untuk Binatang Spiritual atau Xiong Zai, mereka menginginkan Xiong Zai hanya untuk menelitinya.


Bagaimana tidak? Di dunia setengah dewa ini, sangat jarang sekali Binatang Spiritual bisa berubah menjadi manusia seutuhnya, jika bisa, tingkat kultivasinya haruslah mencapai batas tertentu.


Sementara Xiong Zai masih di alam fana sudah bisa berubah menjadi manusia.


Hal itulah yang membuat beberapa dari mereka tergiur, terlebih ada Binatang Spiritual yang ada di ruangan VVIP no 5, kekuatannya sudah mencapai Dewa Biru ⭐ 3 Puncak, namun terlihat ia masih setengah manusia setengah Binatang. Jika kekuatannya sudah mencapai Dewa Raja Rendah, maka ia sepenuhnya bisa menjadi manusia, namun itu membutuhkan waktu lama.


“Ayah,, aku menginginkan Binatang Spiritual rendahan itu, aku ingin sepenuhnya menjadi manusia agar bisa mencari banyak wanita cantik,” kata Binatang Spiritual setengah manusia dengan mesum tanpa malu di depan ayahnya dan beberapa Binatang.

__ADS_1


Binatang Spiritual setengah manusia itu bernama Bhe Jhat.


Sementara ayahnya adalah seorang yang cukup di segani karena ia adalah salah satu dari 10 Binatang Surgawi terkuat dari Ras Binatang.


Ayahnya yang bernama Bhe Lut itu melirik ke arah putranya. “Kau tenang saja, apapun akan aku lakukan untukmu, tapi kau harus bertambah kuat lagi dalam waktu 3 tahun,” kata Bhe Lut dengan serius.


Bhe Jhat langsung mengangguk dengan percaya diri.


“Kau tenang saja ayah,, aku adalah jenius dari seluruh Ras Binatang, bahkan Patriark yang menjadi guruku pun berkata begitu.”


Mendengar kata-kata percaya diri Bhe Jhat. Bhe Lut mengangguk santai sambil melirik ke arah panggung.


Saat ini She Dap baru saja selesai bicara untuk pembukaan lelang.


“Baiklah, untuk lelang pertama mungkin biasa-biasa saja bagi para tamu VIP dan VVIP, tapi untuk tamu biasa mungkin cukup menggiurkan,” kata She Dap langsung bertepuk tangan.


Prok prok..!!


Tak menunggu lama, satu pelayan laki-laki datang membawa bungkusan putih terlilit kain.


Namun Bai An tahu jika itu bukanlah Tombak maupun Tongkat, melainkan busur panah yang cukup unik.


She Dap langsung mengambilnya lalu membuka sarungnya.


Saat orang-orang melihat itu langsung kecewa walau tahu itu senjata Tingkat 5.


Pasalnya kebanyakan dari mereka tidak tertarik kepada Busur panah.


She Dap yang melihat itu tidak menyurutkan senyumnya, melainkan semakin tersenyum lebar.


“Busur panah ini mungkin sangat jarang orang mengenalnya, terlebih tali busurnya kalian mengira pasti tidak ada,” kata She Dap.


“Kalian salah besar, karena busur panah ini bukan sembarang panah, bahkan busur panah ini aku menduganya senjata level 4 yang ada di alam dewa.” Kata She Dap terdiam sesaat melihat reaksi orang-orang yang kini membuka mulutnya menganga lebar-lebar.

__ADS_1


Woah..!!


Teriakan para hadirin di kursi normal langsung menggema, bahkan beberapa di ruang VIP dan VVIP sempat terkejut sesaat, setelah itu kembali normal hingga salah satu di ruangan VVIP bertanya.


“Apakah itu busur panah dalam buku kuno yang tali busurnya sampai sekarang tidak bisa di kaitkan ke ujungnya?” Tanya pria sepuh yang ada di ruangan VVIP no 2.


Seketika orang-orang yang tadinya bersemangat langsung tediam.


She Dap yang mendapat pertanyaan dari ahli yang cukup di segani langsung tersenyum kecut.


“Patriark Sang, apa yang anda katakan benar, makanya busur ini di lelang oleh penemu busur ini, jika ia bisa memasang tali busurnya, mungkin orang tersebut tidak akan pernah melelangnya, dan juga aku menduga jika pasti di antara para tamu malam ini pasti bisa memasangnya,” kata She Dap sedikit bermain kata-kata agar orang-orang tidak menghentikan niatnya untuk memiliki busur ini.


Orang-orang yang tadinya mengurungkan niatnya untuk membeli langsung membulatkan diri agar mendapat busur panah tersebut.


Sementara Bai An langsung terkekeh. “Orang ini sungguh licik,” gumam Bai An cukup tertarik dengan orang bernama She Dap.


She Dap kini sedikit terkekeh kecil lalu berteriak.


“Baiklah tanpa menunggu lama lagi, kita langsung saja untuk busur panah ini di mulai dari,” sebelum She Dap melanjutkan kata-katanya.


Suara teriakan langsung terdengar keras dari ruangan VVIP no 10.


“1 juta kristal berlian,” teriak Cen Tian sedikit menekan kata-katanya untuk memprovokasi orang-orang.


Bai An, Long Yuan dan Fang Liu langsung melotot ke arah Cen Tian.


“Apa?” Tanya Cen Tian sedikit mendengus ke arah mereka bertiga.


Sementara orang-orang yang ada di pelelangan langsung hening hingga salah satu dari mereka langsung mengejek.


“Heh bocah,, apa kau punya uang menawar berlebihan seperti itu? Aku takutnya nanti orang tuamu malah menjual diri untuk menutupi kekurangan yang kau tawar tadi,” kekeh pria tua dari ruangan VVIP no 8.


“Hoho,, ada kakek bau tanah ingin mengecek hartaku, aku takut kau nanti akan menaruh mukamu di kotoranku untuk menutupi malu mu jika tahu sebagian hartaku,” kekeh Cen Tian tak mau kalah dalam hal memprovokasi.

__ADS_1


“Kau,” teriak pria tua tersebut langsung bangun dari kursinya, menatap ke arah ruangan VVIP no 10.


__ADS_2