
Sementara itu di sebuah ruangan yang lumayan megah, jauh dari desa maupun kota, terdapat beberapa orang berjubah hitam menggunakan kerudung untuk menutup kepalanya.
"Apakah semua rencana yang aku suruh sudah beres?"
Terdengar sebuah suara yang berasal dari orang yang duduk di kursi pemimpin, tubuhnya terlihat kekah dan auranya juga terlihat sangat ganas, seandainya ada beberapa individu yang berada di tingkat Alam Fana disini. Mungkin mereka akan langsung pingsan karena aura ganas kehitam-hitaman itu.
Salah satu dari mereka langsung berdiri dan menjawab, "Sudah hampir beres Ketua!" jawab orang itu dengan keringat menetes.
Ketua tersebut mengerutkan keningnya dan auranya semakin ganas membuat semua orang yang ada disana agak tertindas.
"Kau bilang hampir? kenapa membereskan masalah kecil saja kalian tidak bisa, ingat kita ditugaskan untuk memancing keluar orang yang membunuh Tuan Muda keluar!"
Ia menjeda kata-katanya dan melihat para bawahannya yang menunduk.
"Jika orang tersebut memang tidak ada disini, kita akan mengusai Dunia kecil ini karena itu juga Prioritas utama kita dikirim kesini."
"Tapi, masalah kecil ini saja kalian tidak bisa, apa kalian ingin melihatku dihukum Aaaaakkkkhh?"
Kini Suara ketua tersebut semakin meninggi, tak lama ada lima orang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu, mereka terlihat tergesa-gesa.
Ketua tersebut melihat sikap para bawahannya yang kini semakin berani, tiba-tiba emosinya makin meldak. Saat ia ingin marah ia terlebih dulu mendengar suara yang membuatnya terdiam.
Tak tak tak...
Langkah kaki kelima pria berjubah hitam itu telah sampai dan langsung bersujud, lalu salah satu diantara mereka bicara langsung.
"Ketua, kami bertemu orang-orang yang setara dengan tingkat kultivasi kami dan ada juga yang lebih tinggi tingkat kultivasinya!"
Mendengar bawahannya bicara tanpa izin ia terdiam, terdiam bukan karena marah. Namun heran, apakah benar ada seorang yang melebihi tingkat Fana disini, karena ia telah menyelidiki tempat mereka ini dalam waktu lama lalu mereka bertindak sekarang.
__ADS_1
"Lanjutkan ucapanmu!" ucap ketua tersebut.
"K... Kami kalah karena mereka semua sangat kuat dan."
Duaaaarrr...
Tiba-tiba kursi tempat duduk ketua tersebut langsung hancur, terlihat raut wajah sang ketua semakin murka.
"Terus kalian bilang diri kalian lemah, mengurus ini saja kalian semua tidak becus aaaaaccckkk."
Mendengar teriakan amarah sang ketua membuat mereka semua yang ada disana berkeringat dingin dengan kaki yang bergetar, mereka terlihat berusaha melawan tekanan aura dari ketua mereka.
"Berapa jumlah orang-orang itu?" tanya ketua tersebut yang kini sudah mulai tenang.
"Mereka bukan manusia ketua dan jumlah mereka ber empat!" jawab salah satu dari kelima orang tersebut, terlihat ia memberanikan diri untuk menjawab.
Sang ketua mengerutkan keningnya heran, "Bukan manusia? lancas mereka apa?" tanya ketua tersebut dan ia berpikir mungkin karena ini kelima bawahannya kalah.
Mendengar kata-kata bawahannya tersebut membuatnya senang tapi disaat itu ia juga bergetar karena jika orang tersebut benar-benar ada disini dan datang, ia yakin pasti dirinya dan semua pengikutnya akan mati tanpa bisa melawan karena ia tahu kekuatan orang tersebut sangat mengerikan.
"Baiklah kalian semua, suruh yang lain yang masih berada di luar untuk berhati-hati mulai sekarang karena aku takut jika kelompok mereka akan ikut campur jika tahu kita ingin menguasai benua ini."
"Baik Ketua."
Ketua yang bernama Lee Yunsho itu mengangguk, dan berkata, "Komandan Min She suruh saudaramu Komandan Min Sha membuat segel surat karena aku akan mengirimkan informasi ini ke Klan Lee."
Komandan Min She mengangguk lalu ia langsung menghilang.
Lee Yunsho tersenyum-senyum sendiri, ia membayangkan dirinya akan disanjung-sanjung karena informasi yang ia berikan ke Klan Lee, maka Klan Lee akan menjadi Klan Besar, bisa jadi Klan inti karena bisa menemukan borunan yang mereka cari-cari.
__ADS_1
Penguasa didunia tempatnya tinggal adalah ada 3 penguasa tunggal, Klan Lee mengikuti penguasa Liu Wang, dan penguasa Liu Wang telah berjanji. Siapapun yang berhasil menemukan buronan Shen Bai, maka ia akan mendapat hadiah besar, tapi Lee Yunsho yakin jika Klan Lee lah yang akan mengambil semua hadiah itu, tapi sebagai gantinya ia yakin pasti jabatannya di naikkan.
Lee Yunsho adalah Tetua inti ke 50 atau Tetua terlemah yang jarang berkontrubusi jadi ialah yang dikirim kesini bersama beberapa tetua besar dan tetua luar.
Tingkat Kultivasi Tetua Lee Yunsho pun lumayan tinggi tapi jika di Klan Lee ia yang terlemah sebagai Tetua inti, kutivasinya berada di tingkat Holy Emperor Awal.
Tak lama Min She dan Min Sha datang, mereka berdua adalah Tetua Besar jika di Klan Lee, kultivasi mereka berada dibawah Lee Yunsho, yaitu Immortal Emperor Awal dan Menengah.
"Jendral," ucap Min Sha.
Lee Yunsho, mengerutkan kening, karena cuman Min Sha sendiri tidak mau memanggilnya ketua.
"Kenapa kau tidak pernah mau memanggilku ketua? Komandan Min Sha!" tanya Lee Yunsho yang sebenarnya ia tahu alasannya namun kurang puas dengan jawaban Min Sha.
"Karena, Patrick menugaskanmu menjadi Jendral dan kami jadi Komandan!" jawab Min Sha santai.
Mendengar itu, Lee Yunsho hanya menggeram dalam hati, ia takut jika membunuh Min Sha, maka saudaranya Min She pasti akan membantu, jika mereka berdua bergabung menyerang maka ia akan seri dan ia merasa percuma berdebat dengan anggota sendiri.
"Mana Segel Suratnya, aku akan menulis dan mengirimnya langsung kepada Patrick Lee!"
Min Sha mengangguk lalu memberikannya, setelah memberikannya Min Sha langsung pamit pergi bersama Min She untuk melakukan tugasnya masing-masing.
Tak lama Lee Yunsho menulis, ia menuju kesebuah altar, altar itu adalah altar dimensi yang bisa membawa orang dari dunia ke dunia lain sesuai keinginan.
Lee Yunsho lalu mengumpulkan Batu kristal yang lumayan banyak dan tak lama, setelah ia menaruh surat tersebut ditengah altar, terlihat altar tersebut menyala terang beberapa detik lalu lenyap bersamaan dengan surat tersebut.
Lee Yunsho langsung tersenyum puas dan bergumam dalam hati, "Jika patrick langsung membacanya ia pasti akan senang dan langsung mengabari Penguasa, aku tidak sabar patrick kapan patrick menaikkan jabatanku karena kontrubusiku yang besar ini."
"Ha ha ha..."
__ADS_1
Setelah Lee Yunsho bergumam dan tertawa sendiri, ia tiba-tiba teringat sesuatu, ia ingin bertanya kenapa para bawahannya yang ditugaskan didaratan timur belum menguasainya seutuhnya, Lee Yunsho lalu pergi dari sana menuju ke arah tertentu.---