
Wuuss,,
Long Yuan dan Bai An kini muncul di Hutan Kegelapan.
Bai An kini masih bengong, ia tidak habis pikir Long Yuan bisa merobek ruang dan berpindah tempat.
“Xia'er apa kau sengaja menutup kebenaran tentang Long Yuan dari ku?” tanya Bai An curiga melalui pikirannya.
“Huuhh,, kau masih belum cukup kuat untuk mengetahui kebenarannya, jadi bertambah kuat lah untuk mengetahui semuanya,” jawab Xia'er acuh.
Bai An langsung cembrut dan ia ingin bertanya kepada Long Yuan, tapi ia tiba-tiba diam saat mendengar Xia'er mengancamnya.
“Jangan coba-coba berpikir untuk bertanya An'Gege, atau kau akan menyesal.”
Bai An langsung mendengus, bercampur cemberut.
Long Yuan yang memperhatikan tingkah laku Bai An cukup heran, “Tuan Muda ada apa?” tanya Long Yuan.
Bai An langsung sadar, “Ah, tidak apa-apa, aku merasakan jika ada 3 orang yang pernah datang kesini saat kau menembus True God awal tadi, aku memikirkan cara bagaimana melawan mereka semua,” jawab Bai An beralasan.
Long Yuan mengangguk, “Kekuatan mereka di tekan oleh Hukum Benua ini, Tuan Muda, aku merasakan jika mereka sengaja meninggalkan jejak energi mereka agar kita takut.”
Long Yuan mengedarkan energi kesadarannya dan melihat jika mereka sengaja meninggalkan energi mereka sebagai ancaman.
Bai An cukup terkejut saat Long Yuan mengetahui jika ketiga orang yang datang ke Benua ini kekuatan mereka sedang di tekan.
“Dari mana kau tahu, saudara Yuan? apa kau tahu tingkat kekuatan mereka?” tanya Bai An dengan cepat, karena berharap Long Yuan mengetahui tingkat kultivasi yang sebenarnya dari ketiga orang yang datang.
Long Yuan langsung mengerut, “Apa Tuan Muda tidak merasakan jejak yang sengaja mereka tinggal kan,” ucap Long Yuan sambil menunjuk arah tertentu.
Bai An lalu mengalihkan pandangannya dan merasakan jika benar, ia merasakan jejak energi yang sangat kuat, namun ia tidak mengetahui tingkat berapa orang yang sengaja meninggalkan jejak energinya.
Bai An kembali memandang Long Yuan, berharap pertanyaan terahirnya di jawab.
__ADS_1
Long Yuan yang seakan mengerti langsung menggeleng, “Aku juga tidak tahu pasti Tuan Muda, tapi aku merasakan jika orang meninggalkan jejak energinya ini, memiliki maksut tertentu juga.”
Bai An mengerutkan alis nya, ia langsung bertanya kepada Mu Xia'er, tapi Mu Xia'er diam saja tidak menjawab pertanyaan Bai An.
“Baik lah, lebih baik kita kembali, aku yakin mereka sedang mencari kita,” kata Bai An lalu merobek ruang dan masuk, di ikuti Long Yuan.
Wuuss,,
Bai An dan Long Yuan langsung muncul di kamar Bai An dan melihat wajah Pixiu, Xin Feng, Mo Shen, Ratu Safira dan Jendral Liang sedang khawatir, sedih dan memasang wajah jelek.
“Apa yang kalian lakukan, mengapa wajah kalian terlihat sedih,” Long Yuan terkekeh melihat ekspresi mereka semua, ia tahu apa penyebabkan.
Sedangkan Bai An hanya menggeleng kepalanya saja.
“Tuan Muda,”
Teriak Pixiu, Mo Shen, Xin Feng bersamaan.
Pixiu langsung melesat ke arah Bai An, “Anda dari mana saja Tuan Muda,? mengapa tidak mengajak ku saat anda ingin pergi,” suara Pixiu cukup tertekan.
Mereka semua mengangguk percaya kecuali Ratu Sefira, ia mendeteksi ada kebohongan dari ucapan Bai An, namun ia diam saja, karena Long Yuan kini sedang menatap dirinya dengan sebuah senyum. Namun Ratu Sefira merasa senyum tersebut memiliki makna ancaman.
“Jadi,, kapan kita mulai bergerak Tuan Muda, orang-orang kita sudah siap semua,” Mo Shen langsung angkat suara, karena masalah ini lebih penting menurutnya.
Bai An langsung mengangguk, “Apa persediaan makanan mereka sudah mencukupi?” tanya Bai An kepada Mo Shen.
“Sudah Tuan Muda, kami mendapat banyak persediaan dari daratan Utara, sekarang Kaisar Utara Bing Ran Rou sedang bersama Kaisar Tang dan Kaisar Xiao di daratan tengah dan akan mengirim sinyal jika ada serangan,” jawab Jendral Liang, dengan hormat.
Bai An langsung mengangguk, dan memikirkan kapan ia akan menyerang.
Bai An langsung mengalihkan pandangan ke arah Long Yuan yang dari tadi diam, merasa dirinya di tatap, Long Yuan langsung membuka suara melalui telepati, “Jika ingin memancing mereka keluar, lebih baik kita berdua saja dulu yang bergerak Tuan Muda, ini agar tidak terjadi korban jiwa jika kita berdua yang lebih dulu bergerak,” Long Yuan langsung mengutarakan pendapatnya.
“Ikuti apa perkataanya An'Gege, dia ada benarnya, jika memancing mereka dengan banyak orang, maka banyak yang akan mati.” Mu Xia'er langsung membenarkan perkataan Long Yuan.
__ADS_1
Bai An langsung mengangguk, dan mengalihkan pandangannya kepada semua orang, “Aku dan saudara Yuan aka memancing musuh keluar lebih dulu, baru setelah ada sinyal dari ku kalian langsung ikut bergerak untuk menyerang klan Lee dan Jendral Liang akan membebaskan para iblis yang di tahan.”
“Ta,, tapi Tuan Muda,,” Pixiu langsung merasa keberatan dengan ucapan Bai An, karena ia juga ingin mengikuti Bai An.
“Bawa dia ke dunia Jiwa, An'Gege, aku merasa ada yang spesial dari bawahan mu ini, biarkan aku yang akan melatihnya selembut mungkin.” Mu Xia'er yang dari tadi diam melihat Pixiu langsung angkat suara.
Tubub Bai An langsung bergidik ngeri saat ia mendengar suara Mu Xia'er sangat lembut, namun sambil tersenyum menyeringai.
“Hmm, untuk mu saudara Pixiu, kau akan mengikuti kami, karena ada yang ingin ku bicarakan juga.”
Mendengar itu, Pixiu langsung bersemangat, ia tak tahu jika, ia akan menderita beberapa saat nanti.
Mo Shen langsung cemberut, dan saat ia ingin mengajukan keberatan, Long Yuan langsung berkata, “Jangan seperti anak kecil, Mo Shen, kau itu seorang Raja, tapi tingkah mu seperti anak-anak, apa kau tidak malu.”
Wajah Mo Shen semakin jelek saat mendengar ejekan dan provokasi Long Yuan, “Apa maksut mu saudara Yuan?” dengus Mo Shen langsung pergi untuk menjalankan tugasnya bersama Jendral Liang, tak lupa mereka izin pergi dari Bai An.
Ratu Sefira langsung terkekeh melihat betapa malunya Mo Shen, lalu ia melirik Pixiu, Long Yuan dan terahir Bai An.
“Tuan Muda, apa tugas ku hanya menyembuhkan para korban yang terluka saja?” tanya Ratu Sefira.
Bai An langsung mengangguk, memang kenapa? Ratu,” kata Bai An, ia menduga maksut tertentu dari Ratu Sefira sehingga ia bertanya seperti itu.
“Beberapa dari orang-orang ku, ada yang cukup ahli dalam bertarung, apa Tuan Muda memberikan mereka izin untuk bergabung dalam bertarung, mereka pintar dalam tangan kosong, berpedang, tombak , berpanah dan beberapa menguasai elemen.”
Ratu Sefira langsung tanpa malu, mengajukan keinginannya, karena ia ingin orang-orang nya mempunyai pengalaman yang nyata dalam bertarung hidup dan mati.
Pixiu dan Long Yuan yang mendengar itu tersenyum, karena mereka berdua melihat sebuah tekad di mata Ratu Sefira.
Bai An yang dapat melihatnya juga ikut tersenyum lalu mengangguk, “Baik lah, tapi jangan ada yang berada di bawah Ranah tingkat Raja yang ikut, karena aku tidak ingin banyak korban jiwa di pihak kita,” jawab Bai An.
Ratu Sefira mengeluarkan senyum cerah saat mendengar jawaban dari Bai An, dengan cepat ia mengangguk, “Terimakasih Tuan Muda.”
“Jangan berterimakasih, aku tidak ingin kau mengulangnya kata ini lagi,” Mata Bai An langsung serius saat ia mengatakan itu.
__ADS_1
Ratu Sefira langsung mengangguk-angguk dengan cepat, dan meminta izin pergi.