Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Meminta Bantuan Ke Kekaisaran Tang


__ADS_3

"Anak durhaka.. Keluar dan lepaskan adikmu!"


Suara teriakan tersebut menggema keseluruh area kota.


"Ini suara Ayah!" Xiao Lee Tan langsung berdiri dan khawatir, ia tahu ayahnya pasti mendengar kalau ia telah ditangkap du hari lalu. Lalu ia kesini untuk menyelamatkan dirinya dan tidak memeningkan keselamatannya sendiri, demi dirinya.


Xiao Lee Tan langsung ingin kesana. Namun dihentikan oleh Bai An.


"Tunggu dulu Pangeran, tenangkan dirimu. Aku juga merasakan aura dari seseorang yang ku kenal dan itu dua orang."


"Guru, ini seperti seperti aura dari Paman Lang Zai dan Senior Cen Tian, walaupun terasa tipis karena mereka menekannya." Bai Luan langsung berseru sedikit semangat.


Xiao Lee Tan, langsung diam beberapa saat ia berpikir. Tidak mungkin juga Ayah Kaisar datang tanpa bantuan dari orang yang lebih kuat darinya. Xiao Lee Tan tahu jika Ayah Kaisar pasti berpikir dulu sebelum menyerang.


Bai An mengangguk saat mendengar seruan Bai Luan.


***


Sedangkan kini berdiri Kaisar Xiao bersama Cen Tian dan Lang Zai dengan tenang menunggu di depan gerbang Pemimpin Kota.


Dua hari sebelum Kaisar Xiao mengetahui putranya Xiao Lee Tan ditangkap oleh pangeran pertama. Ia sangat marah dan frustasi harus meminta bantuan kepada siapa?


Hingga salah satu Jendral kepercayaannya menyarankan untuk meminta bantuan kepada Kekaisaran Tang, Kaisar terkuat di seluruh Benua ini. Awalnya Kaisar Xiao agak ragu, karena ia juga mendengar tentang konflik pemberontakan yang dilakukan Putra Mahkota Tang disana bersama orang berjubah hitam.


Namun Jendral Xiao Wei menambahkan jika Kekaisaran Tang sudah cukup aman dan yang ia dengar, semua pemberontak disana kini sedang bersembunyi akibat pembantaian yang dilakukan oleh Sang Penjarah, ia melakukan pembantaian terhadap semua orang yang bersekutu dengan orang berjubah hitam. Hingga kini Kekaisaran Tang cukup aman.


Jendral Xiao Wei terus bercerita, agar bisa meyakinkan Kaisar Xiao Chu.


Xiao Chu terdiam mendengar cerita tersebut, kini tubuhnya agak bergidik saat mendengar cerita Xiao Wei. Ia sepenuhnya percaya terhadap ucapan Xiao Wei, jadi itulah membuat tubuhnya bergidik saat mendengar betapa ngerinya Sang Penjarah melakukan pembantaian dan menjarah semua yang ia bantai.


Cukup lama Xiao Chu merenung, "Jendral berapa lama kau bisa mencapai Kekaisaran Tang?"


Mendengar pertanyaan Kaisar Xiao Chu, Xiao Wei langsung menjawab dengan tegas. "Satu hari penuh jika melewati Hutan Kegelapan, tapi jika jalan memutar membutuhkan 1 minggu, itupun jika saya tidak beristirahat!"


Xiao Chu mengangguk saat mendengar jawaban Jendralnya. "Bisakah tugas ini saya serahkan kepada mu Jendral?" Xiao Chu menambahkan. "Secepat mungkin itu lebih baik!"

__ADS_1


"Siap melaksanakan perintah!" Xiao Wei langsung berlutut lalu berdiri, dan meminta izin untuk pergi.


Satu hari telah berlalu, kini Xiao Wei sedang bersujud kepada Jendral Tang Li Mha, Jendral kepercayaan Kaisar Tang.


"Saya mohon Jendral Li Mha, mohon anda memanggil Kaisar Tang. Saya ingin meminta tolong untuk memberikan pertolongan kepada Kekaisaran Xiao!"


"Bukannya aku tidak mau, Jendral Wei. Hanya saja Kaisar saat ini sedang berkultivasi disuatu tempat!" Jendral Tang Li Mha hanya menghela nafas.


Ia telah berulang kali menyuruh Jendral Xiao Wei untuk tidak bersujud, dan malah membantunya berdiri. Namun Xiao Wei bersikeras pada pendiriannya.


"Baiklah.. Baiklah, saya akan mencoba membantu anda Jendral Xiao!"


Mendengar itu mata Xiao We langsung cerah, ia rela menurunkan harga dirinya demi keselamatan rakyat Kekaisaran Xiaoa. Kini usahanya telah membuahkan hasil.


"Namun, semoga saja para senior memberikan izin untuk memberitahukan ini kepada Kaisar!" Tang Li Mha menambahkan dengan sedikit merinding.


Melihat Tang Li Mha merinding, membuat Xiao Wei heran. Namun ia tidak bertanya.


"Baiklah ayo Jendral Xiao Wei, nanti kalau disana mohon jaga sikap anda. Atau kita akan langsung mati, tanpa tahu siapa yang membunuh kita," ucap Tang Li Mha.


Xioa Wei heran, lalu bertanya. "Memang ada apa disana? Jendral Tang Li Mha."


Gleekk..


Xiao Wei menelan ludahnya sendiri, tubuhnya langsung merinding, lalu mengangguk-anggukan kepalanya dengan cepat.


Tang Li Mha langsung terkekeh melihat kelakuan Xiao Wei seperti itu. Ia juga melakukan itu saat diceritakan Kaisar Tang mengenai ini dan tingkatan semua orang-orang itu dan ia sungguh tak menyangka jika Sang Penjarah adalah yang terlemah. Namun ia tidak memberitahukan ini kepada Xiao Wei karena perintah dari Kaisar Tang sendiri. Cukup beritahu itu diluar imajinasi kita saja, karena itu memang faktanya jika mereka semua melebihi Alam Fana kecuali Cen Tian.


Wuusshh...


Wuusshh...


Tampa terasa mereka telah sampai Kota Yanjing, karena ibukota dan Kota Yanjing berselebelahan dan butuh beberapa menit jika mereka berlari.


Tang Li Mha dan Xiao Wei kini telah memasuki Restaurant tempat dimana Kaisar Tang berada, Xiao Wei hanya diam saja mengikuti Tang Li Mha, hingga tiba-tiba ia berhenti di depan pintu.

__ADS_1


Tang Li Mha agak ragu untuk mengetuk pintu, namun sebuah suara menyuruh mereka untuk masuk.


"Masuklah!"


Suara itu berasal dari Long Yuan yang kini sedang bermain catur bersama Lang Zai. Sedangkan untuk Cen Tian selalu sibuk dengan harta jarahannya dan tidak pernah bosan untuk menghitung dan memilah-milah yang akan ia gunakan. Padahal itu sudah ia lakukan setiap saat, namun tetap saja Cen Tian berulang kali melakukan itu.


Long Yuan dan Lang Zai selalu memperingati Cen Tian, namun mereka hanya pasrah melihat kelakuan Cen Tian dan membiarkan apa yang ia lakukan.


Cklekkk..


Suara pintu terbuka, Tang Li Mha dan Xiao Wei masuk dengan gugup, karena aura dari Lang Zai yang cukup menekan mereka hingga membuat mereka ingin bersujud.


"Cukup Saudara Lang, mereka tidak kuat menahan aura mu!" Long Yuan langsung memberi peringatan.


Lang Zai menarik aura yang ia fokuskan kepada kedua jendral yang hanya 10% saja.


"Kenapa kau kesini Jendral Tang Li Mha, apakah benar itu namamu?"


Long Yuan langsung bertanya.


"Benar Senior!" Jawab Tang Li Mha gugup.


Long Yuan melirik Xiao Wei, "Kau dari Kekaisaran Timur bukan? Siapa namamu?"


"Sa.. Saya Xiao Wei Senior," jawab Xaio Wei dengan gugup dan tidak terlalu berani melihat ke arah mereka bertiga.


Long Yuan mengangguk.


"Untuk apa kalian kemari? Kalian tahu jika Saudara Tang Meng sedang berusaha meningkatkan kekuatannya, dan tidak bisa diganggu," Lang Zai langsung bertanya ke intinya, karena tahu jika mereka kesini mempunyai alasan.


"Kami kesini, mencoba bertemu dengan Kaisar Tang, meminta izin untuk membantu Kekaisaran Xiao!" Xiao Wei langsung menjawab dengan memberanikan dirinya.


Mendengar itu, Long Yuan dan Lang Zai heran. Itu karena disana sudah ada Tuan Muda mereka, mengapa mereka kesini meminta bantuan, Lang Zai langsung melirik Cen Tian yang seperti tidak mau tahu apa yang mereka bicarakan.


"Junior, coba kau berhenti menghitung hasil jarahanmu dulu, dan kesini sebentar!"

__ADS_1


Cen Tian langsung mendengus saat mendengar itu, karena setiap ia sedang fokus, pasti Lang Zai selalu menganggunya.


Cen Tian memasukkan semua hasil jarahannya, dapat terlihat jika seluruh tangannya dipenuhi dengan cincin penyimpanan.


__ADS_2