
Hutan Kegelapan...
10 bulan telah berlalu, terlihat perubahan pada Bai An dan Bai Luan. Kini Bai An terlihat lebih dewasa dan umurnya genap 18 tahun, namun ia terlihat lebih dewasa dari umur aslinya, karakternya terlihat agak santai namun tegas.
Tingkat kultivasi Bai An kini meningkat sampai pada tahap Holy Emperor puncak, yang mana tinggal selangkah lagi ia akan mencapai Supreme Being.
Bai An duduk diatas sebuah atas yang agak tinggi, terlihat ia berusaha untuk berusaha menembus tahap selanjutnya yaitu Supreme Being.
Sedangkan tidak jauh dari Bai An, terlihat Bai Luan yang penampilannya berubah drastis dari 10 bulan lalu.
Bai Luan bertambah tinggi dan terlihat seperti orang berusia 18 tahunan, kini Bai Luan berumur 15 tahun tinggal menunggu beberapa bulan ia akan mencapai 16 tahun.
Tapi yang paling berbeda dari Bai Luan bukan hanya wajah dan tinggi saja, ia terlihat sama seperti Bai An, yang mengikuti karakter gurunya. Ia tegas dan tidak lembek seperti dulu lagi.
Bai Luan kini mengingat saat-saat ia disiksa saat berlatih membuatnya senyum-senyum sendiri, tidak ada rasa penyesalan dalam dirinya, malah ia semakin kagum terhadap Gurunya Bai An.
Bai Luan selalu bertekad dalam hatinya akan mengikuti apa yang diperintah gurunya dan selalu mengikuti karakter Bai An, padahal ia sudah diberitahu Bai An untuk mencari jalannya sendir, namun ia hanya mengangguk diluar, berbeda didalam hatinya yang akan selalu mengikuti gurunya tersebut.
Kultivasi Bai Luan pun meroket dari ranah jalan surgawi kini ia telah mencapai ranah Saint puncak yang selangkah lagi menuju Alam Immortal.
Ia juga pernah menjalani kesengsaraan petir 5 bulan lalu dan setelah ia menjalani kesengsaraan petir dua bulan setelah ia ada juga dua orang menjalani kesengsaraan petir. Ia tak tahu itu siapa, namun ia yakin itu teman dan saudara gurunya yang sedang menjalani kesengsaraan petir juga.
Tak lama setelah itu menyusul lagi seseorang menjalani kesengsaraan petir satu bulan yang lalu.
Bai Luan saat ini sedang menunggu gurunya sambil terus menerus menatapnya dengan serius. Ia sebenarnya juga ingin sekali menembus tingkat selanjutnya. Namun gurunya melarang sebelum pondasinya benar-benar kokoh agar tidak terjadi yang tidak diinginkan, jadi Bai Luan hanya menurut karena perkataan gurunya selalu benar menurutnya apapun itu.
****
Hutan Kegelapan...
Gua tempat Shen Bai berada, kini terlihat Shen Bai sedang dalam wujud manusianya melihat serius kearah wanita yang sangat cantik.
__ADS_1
Ia adalah Xu Yue'er, Yue'er kini seperti dewi-dewi yang berada di khayangan. Namun ia terlihat lebih dingin sekarang, tidak seperti 10 bulan yang lalu.
Kini Yue'er berada ditingkat Saint puncak dan akan menembus tingkat selanjutnya yaitu Ranah Tyrant, ia terlihat sedang berusaha menembus penghalang yang menghalanginya menembus ranah selanjutnya.
Shen Bai berada dibelakang punggung Yue'er sedang mengalirkan energi Qi nya untuk membantunya menghancurkan penghalang tersebut.
Tiba-tiba sebuah energi yang besar menyebar kesegala arah.
Boom..
Boom..
Duaar...
Terdengar suara keras yang menghancurkan sebagian gua, walaupun gua tersebut disegel oleh energi Shen Bai, Namun tetap bisa hancur, itu karena energi yang ada pada Yue'er berbeda dari yang lain, energi itu adalah energi penghancur.
Yue'er tiba-tiba membuka matanya secara perlahan, terlihat bola mata indah bewarna kekuning-kuningan pada mata Yue'er yang membuatnya semakin cantik, imut dan manis. Namun imut dan manisnya hilang karena wajah dingin Yue'er.
Mendengar suara lembut Yue'er, Shen Bai hanya mengangguk saja.
"Hmmmm aku yakin An'er akan bangga melihat perubahanmu yang sekarang Yue'er, tetaplah seperti ini dan jangan biarkan An'er mendekati wanita lain!" ucap Shen Bai lalu berubah menjadi kucing dan masuk kedalam gua yang lebih dalam lagi.
Mendengar kata-kata Gurunya tersebut Yue'er mengangguk lalu terlihat sekilas senyum tipis Yue'er yang sama seperti ibunya Bai An.
Senyum itu, senyum yang menakutkan bagi Shen Bai jika ia melihatnya karena ia pasti akan mengira itu senyum Ling Mei yang seperti ingin memakan orang hidup-hidup.
Yue'er mengingat pertama kali dilatih Shen Bai dan diajarkan mengubah kpribadiannya agar Bai An tidak berani mendekati wanita lain, awalnya Yue'er menolak mentah-mentah karena ia senang kpribadiannya ini. Namun saat mendengar Shen Bai yang membuatnya takut akan kehilangan sosok yang ia cintai.
Ia hanya menurut saja, karena kata-kata Shen Bai itu adalah "Mungkin kau rela jika Bai An mendekati wanita lain atau saat kau menikah dengannya ia menikah lagi dengan orang lain, tapi jika Bai An mencapakanmu gara-gara istri barunya dan istri barunya menghasut untuk meninggalmu apakah kau rela!"
Ia mengingat kata-kata itu, awalnya ia ingin membela diri lagi namun Shen Bai terus memanasi Yue'er hingga ia terpaksa menuruti kemauan gurunya tersebut.
__ADS_1
*****
Hutan Kegelapan...
Wilayah Barat, kini terlihat dua pria yang terlihat seperti berusia sama padahal usia mereka berbeda jauh.
"Guru apakah kita akan kembali ketempat yang dijanjikan?"
Mendengar suara Cen Tian bertanya, Long Yuan langsung membuka matanya lalu melirik kearah pemuda tampan dan terlihat semakin tinggi, berbeda jauh dari 10 bulan yang lalu, badanya pun kekar seperti seorang jendral besar.
"Hmm guru akan berlatih beberapa hari lagi baru kita kembali, aku yakin Tuan Muda dan yang lain belum kembali jadi bersabarlah Tian'er!" jawab Long Yuan.
Long Yuan tidak ada perubahan tetap terlihat sama, hanya tingkat kultivasinya saja yang meningkat, hanya berada dibawah Bai An yaitu Holy Emperor menengah, ia baru saja menembus tahapan itu beberapa hari lalu.
Sedangkan Cen Tian sebulan yang lalu ia sudah menjalani petir kesengsaraannya dan kini ia hanya tahap Nirwana awal.
Cen Tian tidak memiliki bakat tinggi seperti yang lain, namun karena semangatnya itu membuat ia menerobos secara drastis, sipat Cen Tian pun tidak berubah, tetap sama seperti 10 bulan lalu, hanya wajah postur tubuh dan tingginya saja yang berubah.
"Hmmm baiklah guru, aku juga akan pergi berlatih bersama Bo-Bo!" Tanpa menunggu jawaban Long Yuan, Cen Tian langsung melesat keudara lalu pergi kearah tertentu.
Long Yuan hanya menggeleng lalu bergumam, "Semoga kau tetap bisa bertahan Cheng Bao!"
terlihat rasa kasihan pada wajah Long Yuan kepada Cheng Bao.
Cheng Bao itu adalah hewan buas tingkat 9 awal, ia adalah keturunan Singa Putih yang selalu menjadi bahan latihan Cen Tian, mungkin tidak latihan karena Cheng Bao tidak bisa menang melawan Cen Tian walaupun tingkat kultivasi Cheng Bao lebih tinggi satu ranah, jadi ia cocok dijadika samsak tinju buat Cen Tian.
*****
Hutan Kegelapan...
Wilayah selatan......??? 🔌📲
__ADS_1