Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Jendral Anggota Teratai Hitam dan Ahir Pertarungan


__ADS_3

“Eehh,,” gumam Bai An tertegun sesaat dan berusaha kembali normal, dan melihat ke arah Nona Xue yang terlihat cemas kepada ibunya.


Bai An langsung menghubungi Mu Xia'er, “Xia'er kenapa aku tidak bisa melihat kekuatan patriark klan Lee dan wanita yang bernama Bai Lin Yin ini?”


“Itu karena kekuatan An'Gege belum mampu melihat kekuatan mereka berdua yang jauh lebih kuat dari An Gege, tapi tidak usah takut, suruh saja Lang Zai atau Pixiu turun tangan agar cepat selesai, bilang ini perintah dari ku.” Kata Mu Xia'er menjawab pertanyaan Bai An.


Bai An langsung bingung, “Memang saudara Lang Zai mampu menghadapi mereka ya? bukankah kekuatan saudara Lang Zai hanya tingkat Dewa Perunggu Awal?” tanya Bai An, bukannya melaksanakan apa yang di suruh Mu Xia'er, Bai An malah bertanya karena penasaran.


Mu Xia'er yang mendengar itu menghela nafas, “Kekuatan mereka telah melampui apa yang An Gege bayangkan, aku menyegel kekuatan mereka agar setara dengan An Gege, agar An Gege tidak terlalu berharap kepada kekuatan mereka, aku ingin An Gege lah yang berusaha sendiri,” jawab Mu Xia'er dengan sedikit bersalah karena telah membohongi Bai An.


Bai An yang mendengar itu langsung menggenggam erat tangannya, “Aku tidak akan mengecawakan mu Xia'er, aku telah berjanji akan menjadi kuat untuk melindungimu, tapi sekarang aku yang di lindungi,” gumam Bai An dalam benaknya bertekad untuk menjadi lebih kuat agar tidak menjadi beban bagi saudara atau orang-orang terdekatnya.


Bai An langsung mengalihkan pandangannya kepada Lang Zai, “Saudara Lang Zai, tangani mereka semua, ini perintah Xia'er,” kata Bai An melalui telepati.


Lang Zai yang mendengar itu mengangguk, tapi belum melaksanakan perintah, karena ia sedang melihat Bai Lin Yin.


Saat Bai Lin Yin mendengus, ia membuat gerakan tangan yang sangat rumit, Bai Luan yang melihat itu tersenyum “Adik ku ternyata sudah bisa menguasai formasi tingkat Dewa awal,” gumam Bai Luan dalam hati.


Setelah Bai Lin Yin membuat susunan formasi tipe serangan, tiba-tiba sebuah bunga sakura langsung beterbangan membentuk sebuah pedang dan melesat menyerang Lee Sin Chan.


Lee Sin Chan yang melihat itu mendengus, ia tahu tidak akan menang walaupun menggabungkan kekuatan dengan 3 tetua inti, Lee Sin Chan lalu memasukkan tangannya kedalam jubahnya kemudian mengeluarkan token berlambang teratai hitam dan langsung menghancurkannya.


Setelah token tersebut hancur, tiba-tiba muncul lubang hitam dan keluar seseorang berjubah hitam menggunakan tudung untuk menutupi kepalanya agar tidak memperlihatkan wajahnya.


Lambang Teratai Hitam sangat jelas dan mempunyai 5 kelopak bunga yang mekar dengan 1 tanda api bewarna hitam, tanda ia adalah seorang Jendral di kelompok Teratai Hitam.


“Lee Sin Chan, mengapa kau memanggil ku?” tanya jendral tersebut dengan suara serak dan dingin.


“Ampun Jendral, saat ini ada serangan formasi dewa tingkat rendah mengarah kesini, hamba tidak bisa melawannya,” jawab Lee Sin Chan berkeringat dingin, karena ia tahu betul kekuatan Jendral di depannya ini.


Jendral tersebut mengarahkan kepalanya ke arah kiri dan melihat sebuah serangan formasi bentuk pedang mengarah ke arahnya.


Jendral tersebut langsung mengibaskan tangannya.


Wuss,,


Serangan formasi Bai Lin Yin langsung lenyap yang mana membuat Bai Lin Yin tertegun, dan orang-orang yang menonton dari jauh tak kalah dengan sikap Bai Lin Yin yang terkejut luar biasa.


“Dewa Berlian puncak,” kata Bai Lin Yin terkejut dan mundur beberapa langkah, ia hanya berada pada tingkat Dewa Alam Awal, kalau Lee Sin Chan berada pada Dewa Bumi Puncak.


“Dewa Berlian Puncak sangat jarang muncul, apalagi dari anggota Teratai Hitam, mengapa Lee Sin Chan ini bisa memanggilnya kesini?” kata Bai Lin Yin berpikir untuk menyelesaikan masalah ini.


Wuss,,


“Kalian sungguh berani menyerang pengikut Penguasa Liu Wang, jika kalian berani melawan berarti kalian siap untuk mati,” kata Jendral tersebut sambil menekan semua orang membuat kota tersebut berguncang, lalu Jendral tersebut ingin mengayunkan tangannya ke arah Bai Lin Yin dan yang lainnya.


Namun, sebelum itu terjadi, sebuah suara membuatnya tidak jadi mengayunkan tangannya.

__ADS_1


“Berani sekali kau menekan Tuan Muda ku, apalagi di hadapanku sendiri.”


Lang Zai langsung muncul dan mengeluarkan auranya untuk menghilangkan tekanan dari Jendral tersebut.


Jendral tersebut sangat terkejut di balik tudungnya saat melihat kekuatan Lang Zai setara dengannya, mungkin juga lebih kuat.


“Oh, apa saudara ini kebetulan lewat sini, maafkan aku yang tidak sengaja ikut menekan Tuan Muda mu saudara,” kata Jendral tersebut sangat berhati-hati, karena ia tidak tahu asal usul pemuda di depannya, ia juga telah diberi tahu oleh Tuannya yaitu tangan Kanan Kaisar Dewa Kegelapan untuk berhati-hati, karena ada 3 orang pemuda yang sangat kuat dan 1 orang yang menjadi Tuan Mudanya beberapa saat lalu menghancurkan cabang markas Teratai hitam dan melarangnya untuk melawan mereka saat ini.


“Eehh,, baru kali ini aku bertemu seorang petinggi dari kelompok Teratai Hitam sangat sopan, dengan kekuatanmu ini aku rasa kau seorang petinggi yang mungkin Jendral.”


Wuss,,


Pixiu yang langsung muncul setelah ia mengatakan hal tersebut, yang membuat Jendral tersebut kini yakin jika mereka adalah orangnya.


“Maafkan jika saya salah, saudara,” dengan sopan ia meminta maaf dan mencari celah untuk melarikan diri, karena jika ia bertarung, bisa dipastikan ia akan tewas.


Sedangkan orang-orang yang sedang menonton tercengang, Bai Lin Yin, Nona Xue juga tak kalah terkejut melihat kekuatan asli Lang Zai dan Pixiu.


Berbeda dengan Lee Sin Chan kini sedang berkeringat dan tubuh tak henti-hentinya bergetar, ia yakin ia akan mati, karena ia tahu sifat dari Teratai Hitam yang mementingkan hidup mereka sendiri, kecuali ia kuat, maka ia akan di lindungi.


Bai An hanya biasa saja, walau ia sempat terkejut, Bai An langsung melayang dan maju.


Wuss,,


Lang Zai dan Pixiu langsung memberikan Bai An lewat dengan hormat.


Jendral tersebut langsung lemas dan membuat cara untuk melarikan diri, saat ia ingin menggerakkan tangannya ia langsung terdiam.


“Tenanglah, karena aku tak ingin berhutang budi, aku hanya ingin kau menyerahkan 4 orang di belakangmu, lalu kau bisa pergi dan kita pasti akan bertemu lain waktu, saat itu kita akan bertarung dengan adil, bagaimana.” Kata Bai An tersenyum.


Jendral tersebut dengan cepat mengangguk, kemudian membuka tudungnya dan memperlihatkan wajahnya yang masih muda seperti seusia dengan Bai An.


“Aku yakin kau orang yang jujur, maka aku bersumpah saat kita bertemu, kita akan bertarung dengan adil. Aku akan menunggu kekuatanmu meningkat,” kata Jendral tersebut mengulurkan tangannya.


Bai An langsung menyalaminya tanda setuju.


Setelah itu, Jendral tersebut dengan cepat menghilang dan kembali ke tempat Bai An dan memberikan Lee Sin Chan dan tiga tetua inti mereka dengan kondisi lumpuh yang menyedihkan.


Bai An langsung tersenyum saat mendengar kata Jendral tersebut, “Aku akan menanti pertemuan kita,” kata Jendral tersebut lalu menghilang.


Lang Zai dan Pixiu tahu apa maksut dari perkataan Bai An yang bilang tak ingin punya hutang budi, karena Bai An tidak di bunuh saat ia bertarung dengan salah satu jendral Teratai Hitam di markas cabangnya kemarin.


Saat Bai An mengalihkan pandangan, ia mendengar sebuah suara.


“Nak, siapa sebenarnya kamu? dari mana kau bisa mempunyai pedang itu?”


Bai Lin Yin langsung membajiri pertanyaan kepada Bai An yang membuatnya pusing.

__ADS_1


“Ehem, guru lebih baik kita pergi ketempatnya untuk bicara dari pada disini.” Kata Bai Luan melalui telepati.


Bai An yang mendengar itu mengangguk, karena ia juga butuh beberapa penjelasan, tapi ia melihat kerusakan yang cukup parah membuat Bai An memijit keningnya.


“Lang Zai, ambil cincin penyimpanan mereka untuk membayar kerusakan yang terjadi disini,” ujar Bai An menunjuk ke arah Lee Sin Chan dan tiga tetua inti yang sekarat.


Lang Zai langsung mengangguk dan mengambilnya lalu menyuruh Nona Xue untuk mengganti rugi.


Setelah masalah ganti rugi selesai, Bai An meminta Bai Lin Yin mengajaknya kerumahnya untuk membicarakan hal tadi dan ia menyanggupinya.


Tak lama, Bai An, Bai Lin Yin, Bai Luan, Nona Xue, Lang Zai dan Pixiu langsung pergi ketempat kediaman Bai Lin Yin.


..._______________...


Tingkat Kekuatan....!!


• True God


• Setengah Dewa


• Dewa Biasa


• Dewa Perunggu


• Dewa Emas


• Dewa Bumi


• Dewa Alam


• Dewa Berlian


• Dewa Langit


• Dewa Penguasa


To God....!!


Tingkat untuk Dunia Dewa


• Prajurit Dewa


• Kesatria Dewa


• ????


• ????

__ADS_1


__ADS_2