
“Tentu saja untuk di jual lagi dengan harga mahal, tapi aku lebih penasaran dengan asal usulmu, apakah kau tidak ingin bercerita?”
Mendengar pertanyaan balik dari Bai An. Zi Yiu langsung diam, ia sama sekali tak ingin membuka identitasnya karena takut akan ada orang-orang itu yang akan memburunya lagi.
Menyadari hal itu, Bai An kembali melihat barang-barangnya dan memasukkan semuanya ke salah satu cincin penyimpanan yang nanti rencananya akan di berikan kepada De Cang.
Setelah itu ia melirik ke arah sang Manager yang kini mulai memprovokasi para peserta lelang agar mengeluarkan tabungan yang selama ini mereka simpan.
“Kalian tenang saja, lelang sesi pertama ini arak legendaris akan di lelang 10 botol kecil ini dan untuk sisanya yang berjumlah 5 botol akan di lelang besok pagi.”
“Aku akan menjual perbotolnya agar kalian tidak salah paham.”
“Kita mulai saja, harga pertama,”
Sebelum sang manager menyelesaikan ucapannya.
Sebuah teriakan langsung bergema.
“150 kristal Emas,” teriak Tu Long.
“Heh, dasar monster rendahan ingin memprovokasi dengan harga, itu tak akan mempan,” kata salah satu Dark Elf Suci. Lalu berteriak. “300 Kristal Emas.”
“301 Kristal Emas,” kata Bai An santai.
“400 Kristal Emas,” terdengar suara tersebut sangat dingin dan itu berasal dari ruangan no 3.
“401 Kristal Emas,” kata Bai An santai.
“Heh, ruangan no 5 rupanya benar-benar ingin memancing keributan, jika begitu aku tidak ingin ikut campur masalah kalian. Aku hanya ingin menawar arak legendaris 550 Kristal Emas,” sebuah ruangan dari ruang VIP no 4 terdengar. Itu adalah Ras Manusia.
Iblis berkepala Banteng langsung mendengus dingin lalu membalas. “Lebih baik kau pulang urus kerajaanmu, karena kerajaanmu sebentar lagi akan musnah.”
Ruang no 4 langsung tersenyum dan berkata. “Eeeh,, apakah kalian yakin bisa memusnahkannya, malah sebaliknya. Mungkin kalian yang akan mati setelah lelang ini berahir,” kata Ras manusia yang sebenarnya Raja Kerajaan Manusia.
Mendengar provokasi itu, beberapa ahli suci yang membenci manusia langsung naik darah.
Bai An yang ikut mendengar itu langsung merasa tertarik dengan orang yang berada di balik raungan no 4.
“Dia mempunyai bakat yang langka Pangeran,” bisik Gong Tanru.
Bai An mencoba melihat Raja Kerajaan manusia tersebut dengan teliti, tapi ia tidak dapat melihat kelebihan dari manusia tersebut dan tak sengaja Bai An melihat mata Raja tersebut.
__ADS_1
“Eeh,, apakah?”
Kata-kata Bai An langsung terpotong oleh Gong Tanru.
“Benar, ia bisa melihat 1 hari ke masa depan, tapi ia tidak bisa menggunakannya setiap saat. Ia hanya bisa menggunakannya 6 bulan sekali. Sehingga dari itu Kerajaan Manusia mampu bertahan dari kepungan Monster, Iblis, Dark Elf dan Bintang.” Kata Gong Tanru sambil melirik ke arah Zi Yiu.
“Hmmm..!! Berarti saat ini ia menggunakan kemapuannya itu,” gumam Bai An dalam hati.
Lalu mengalihkan pandangan ke arah raungan no 2.
“950 kristal Emas,” teriak raungan yang berasal dari ruangan no 2.
“1000 kristal Emas,” teriak Iblis berkepala banteng.
“Sangat miskin, 2000 kristal Emas,” ejek Bai An.
“Kau,, tunggu setelah ini selesai aku akan mencincangmu hidup-hidup,” teriak Iblis berkepala banteng secara terang-terangan.
“Heh, kau dari tadi banyak omong kosong, jika kau tidak punya uang lebih baik kau diam,” kata Bai An dengan nada dingin.
“Kau, 4000 kristal Emas,” teriak iblis berkepala banteng kini mulai panas.
Tapi, setelah ia berteriak menyebut 4000 kristal Emas, keheningan langsung terjadi.
Melihat semua orang diam. Iblis berkepala banteng itu lansung melirik Patriarknya yang kini berwajah dingin.
“Ada apa?” Tanya iblis tersebut kepada salah satu tetua yang di sampingnya.
“Apa kau tidak sadar dengan tawaranmu yang berlebihan,” bisik tetua tersebut.
Iblis Berkepala Banteng itu seketika membeku selama beberapa saat lalu pandangannya beralih ke arah ruangan no 5.
“Aku akan membunuhmu,” teriak iblis tersebut yang kini auranya keluar sepenuhnya. Tapi hanya seperkian detik karena patriark Iblis Berkepala Banteng langsung menghentikannya sambil berkata. “Mulai sekarang kau lebih baik diam, kau di larang bicara selama pelelangan berlangsung. Jika kau melanggar aku tidak akan segan-segan lagi menghukum mu.”
“Terimakasih kepada tetua Di karena menawar sampai 4000 kristal Emas, saya akan langsung mengantar arak legendaris ini ke ruangan anda,” kata Sang Manager berusaha menahan kegembiraan di dalam hatinya.
Iblis berkepala banteng yang selalu berselisih dengan Bai An bernama Di Qie.
Setelah itu lelang kembali berlangsung dan kini lelang mulai berjalan lancar tanpa adanya perselisihan.
Walau Bai An juga berusaha memprovokasi Ras Elf dari tawar menawar, tapi mereka tetap menanggapi dengan santai walau dengan suara sedikit dingin.
__ADS_1
Hingga arak ke sepuluh.
“Baiklah, ini arak terahir. Siapapun yang menawar paling tinggi seperti biasa ia yang akan menjadi pemilik arak terahir dan juga aku memiliki sedikit informasi jika arak terahir sedikit lebih banyak dan lebih kuat dari kesembilan arak yang telah terjual,” kata Sang Manager tersenyum licik.
Sang manager langsung membuka tutup botol pil yang berisi arak dan seketika aroma yang jauh lebih kuat dari arak sebelumnya dapat di rasakan oleh semua orang.
Menteri Perdagangan langsung bergumam, “Ini dia arak yang aku minum beberapa saat lalu, hmm ternyata ini yang membuatku bingung sebelumnya, ternyata De Cang ini cukup licik menjual sembilan arak ibarat 80% dan yang terahir arak 100% terbaik.”
“Aku harus mendapatkan arak ini,” gumam Menteri perdagangan dalam hati.
Sementara orang-orang kini masih diam, cukup lama mereka diam hingga menteri perdagangan berteriak keras.
“3000 kristal Emas, mohon para ahli suci berikan kesempatan saya untuk mendapatkanya,” setelah berteriak Menteri perdagangan dengan sopan berkata.
Woah...!!
Woah...!!
Keributan seketika terjadi lagi, namun ini yang paling menggemparkan bahkan teriak para peserta lelang terdengar sampai ke seluruh Kota Netral.
Orang-orang yang berada di luar yang tidak bisa masuk karena kehabisan kursi kini sungguh penasaran apa yang terjadi di dalam.
Sampai kemudian beberapa kelompok berniat masuk secara paksa.
“Biarkan kami masuk untuk melihat apa yang terjadi di dalam,” teriak salah satu dari Ras Binatang.
“Benar, kami akan membayar lebih untuk biaya masuk,” teriak salah satu Dark Elf.
Tapi para penjaga lelang tetap tidak membiarkan mereka masuk.
Sampai beberapa saat iblis yang Bai An pukul tadi datang bersama beberapa orang yang cukup kuat, tapi ada satu ahli suci yang bersembunyi di balik bayang.
Bai An yang merasakan itu langsung tersenyum senang.
“Pancingan utama anda ternyata berhasil Pangeran,” bisik Gong Tanru.
Bai An tentu mengangguk santai.
“Aku tahu jika pemuda yang ku pukul dan Iblis yang berkepala banteng yang aku provokasi pasti akan melapor ke perkumpulan gelap karena mereka satu kelompok. Tapi tak ku sangka ada banyak pengikut Kaisar Dewa Kegelapan yang cukup kuat muncul. Bahkan ada juga yang menunggu di luar kota,” kata Bai An menyeringai kejam, seolah menatap musuhnya kini seperti sebuah harta.
“Apakah kita akan langsung membunuh mereka Pangeran?” Tanya Gong Tanru.
__ADS_1
Tapi Bai An langsung menggelengkan kepalanya. “Tunggu saat kita di luar kota, jangan membuat keributan di sini,” kata Bai An kini melirik Zi Yiu dan memikirkan akan menyuruhnya pulang atau ia akan menyuruh bawaahannya mengantar Zi Yiu.