Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Duan Du Berbuat Ulah Lagi


__ADS_3

“Paman Lang Zai sungguh hebat bisa mengendalikan kerajaan besar di alam Dewa dengan begitu cepat.” Kata Duan Du.


Duan Du terdengar tulus memuji.


“Kau benar, dia juga tidak sepertimu yang licik jika ingin mengendalikan sesuatu,” ejek Tu Long.


Heng..!!


Duan Du langsung mendengus, tak lama ia menyeringai kecil.


Tu Long yang melihat itu sangat kesal melihat wajah Duan Du, karena dulu saat ia di kerjai, wajah Duan Du juga seperti ini.


Tanpa memperdulikan wajah Tu Long yang terlihat memasang wajah jelek, Duan Du langsung memasang tudung kepalanya kemudian menghilang.


Wuss..!!


Duan Du langsung muncul di depan Raja Xin sambil mengayunkan pedangnya.


Lang Zai, orang paling dekat dengan Raja Xin bersama salah satu jendral terkuat langsung bereaksi.


Wuss..!!


Wuss..!!


Lang Zai yang selama ini menyembunyikan kekuatannya kini mengeluarkan seluruh kekuatannya karena merasa orang yang ingin menyerang Raja sangat kuat.


Jendral terkuat pun sempat terkejut melihat kekuatan sang penasehat kerajaan, namun karena lebih mementingkan Raja, ia juga tak mau kalah cepat.


Lang Zai yang telah sampai lebih dulu langsung mengayunkan tangannya, tangan Lang Zai kini telah membentuk cakar.


Trank..!!


Crak..!!


Cakar Lang Zai langsung retak, saat cakar Lang Zai ingin patah, Duan Du langsung mundur saat sebuah tombak melesat ke arahnya.


Tap tap..!!


Lang Zai dan Jendral tersebut langsung membelakangi Raja Xin guna melindunginya.


Tak lama para jendral ikut melindungi Raja Xin bersama keluarganya, sebagian mengepung Duan Du.


Melihat reaksi Duan Du santai saat di kepung, Lang Zai langsung berteriak.


“Hati-hati, orang ini sangat kuat.”


Semua Jendral langsung meningkatkan kewaspadaan ketingkat maksimal.


Duan Du hanya terkekeh kecil di balik tudungnya, saat ini Lang Zai dan semua orang belum menyadari jika Duan Du tidak mengeluarkan aura maupun energinya saat menyerang Raja Xin tadi.


Dengan santainya Duan Du melesat ke arah Raja Xin. Semua jendral langsung menyerang Duan Du.


Wuss..!!


Sebuah pedang melesat ke arah kepala Duan Du, Duan Du langsung menunduk sambil mengayunkan tinjunya.

__ADS_1


Bam..!!


Tubuh jendral tersebut melayang menabrak dinding besar.


Tak berhenti sampai disana, beberapa jendral menyusul ke arah dinding yang sama.


Terlihat Duan Du bergerak secepat kilat dimata orang-orang ini, namun sebenarnya Duan Du hanya berjalan santai sambil memukul para jendral satu persatu hingga yang tersisa hanya 5 jendral dan Lang Zai, total 6 orang.


Lang Zai, dan 5 Jendral tercengang melihat semuanya di buat terlempar dalam hitungan menit.


“Semuanya berkumpul, buat lingkaran untuk melindungi Raja, Ratu, Pangeran dan Tuan Putri,” teriak Lang Zai.


Jendral terkuat mengangguk, ia yang dulu sangat jarang menuruti setiap ucapan Lang Zai kini mau mengikuti ucapannya, karena ia sadar Lang Zai lebih kuat darinya.


Kekuatan adalah segalanya, itulah yang ada di alam dewa ini.


Baru saja kelima jendral ingin membuat lingkaran, Duan Du sudah muncul di depan salah satu jendral, tangan Duan Du secara santai terayun.


Bam..!!


Bom..!!


Tubuh jendral tersebut menabrak tembok dengan keras hingga tewas.


Duan Du membunuh jendral tersebut karena tahu jika ia adalah salah satu pengikut Kaisar Dewa Jahat.


Mata Duan Du kini melirik ke arah satu jendral yang ia yakini pengikut Kaisar Dewa Jahat.


Duan Du kembali menghilang, kemudian muncul sambil mencekik jendral tersebut.


Krak..!!


Setelah itu Duan Du kembali menghilang.


Bam..!!


Bam..!!


Bam..!!


Semua jendral terlempar tanpa perlawanan, hingga tersisa Lang Zai yang berdiri di depan Raja Xin dan keluarganya.


“Apa mau mu? Saat ini aku baru sadar jika kau menyerang mereka tanpa energi yang artinya kau murni menggunakan fisik, terlebih kau sama sekali tidak memiliki niat membunuh saat menghajar mereka,” tanya Lang Zai tetap berdiri memegang pedang sambil memasang sikap waspada.


Duan Du hanya diam saja, sebenarnya ia kini sedang tertawa dalam hati karena ia baru kali ini melihat sikap Lang Zai yang seperti ini.


Tatapan mata Duan Du kini beralih ke sang Raja, Duan Du sengaja melakukan itu agar Lang Zai mengartikan jika Duan Du menargetkan Raja Xin.


Dengan cepat Duan Du bergerak ke arah Raja Xin.


Lang Zai yanf menyadari hal itu juga mengerahkan seluruh energinya ke kakinya sambil mengayunkan pedangnya.


“Tebasan Serigala Langit.”


“4 Arah mata angin,” teriak Lang Zai.

__ADS_1


Seketika muncul pedang dari berbagai penjuru arah mata angin sambil melesat ke arah Duan Du.


Namun semua lesatan pedang energi tidak bisa menyentuh Duan Du.


Wuss..!!


Dalam sekejap Duan Du melewati Lang Zai.


Kini Duan Du muncul di depan Raja Xin yang dari tadi berdiri tegak tanpa takut sama sekali.


Raja Xin mengingat ucapan Lang Zai tadi, ia lebih baik mati daripada menjadi hewan ternak, Raja Xin mengira jika Duan Du adalah utusan Kaisar Dewa Jahat.


Saat Duan Du berdiri di depan Raja Xin, Duan Du menyeringai kejam.


Dengan cepat tangan Duan Du menjulur ke depan.


Wuss..!!


Seketika Duan Du mencekik leher orang berjubah hitam.


Ukhh..!!


Orang tersebut langsung menggeliat, berusaha melawan namun tidak bisa.


Lang Zai dan Raja Xin tertegun melihat itu, ia tidak mengira jika di balik bayang Raja Xin ada orang dengan aura jahat yang sangat pekat bersembunyi.


“Hehe,, apa Kaisar Dewa Jahat mengirim mu kesini untuk melihat siapa yang membunuh para pengikutnya?” Kekeh Duan Du, senyuman Duan Du terdengar sangat menyeramkan.


Itu membuat Hong Ti bergetar ketakutan, bahkan Raja Xin maupun Lang Zai ikut bergetar.


Tapi dengan cepat Lang Zai berkata. “Du'er, apakah ini kau bocah nakal?”


Suara Lang Zai terdengar memberanikan diri bertanya.


Duan Du langsung membuka tudungnya.


Wuss..!!


Seketika Lang Zai dan semua orang terpana melihat sosok pemuda tampan.


“Hehe,, tentu saja benar ini aku paman,” kekeh Duan Du sambil mencengkram erat leher Hong Ti.


Wajah Lang Zai langsung berubah menyeramkan. “Dasar bocah nakal, mengapa kau menghajar semua orang istana dan terlebih datang mengacau,” teriak Lang Zai langsung melesat ke arah Duan Du.


Duan Du dengan sigap melempar tubuh Hong Ti yang kini terikat benang energi Duan Du.


Bam..!!


Tubuh Hong Ti langsung melayang terkena pukulan Lang Zai.


Sementara Duan Du dengan cepat berlari ke belakang Raja Xin.


“Hei Raja, tolong beritahu paman Lang Zai, jika aku begini hanya untuk menolongmu, jika aku tak ingin menolongmu maka kau dan kerajaanmu mungkin akan hancur oleh dia dan dua jendral yang aku bunuh tadi itu adalah mata-mata Kaisar Dewa Jahat,” kata Duan Du dengan cepat, suara Duan Du terdengar mengancam Raja Xin.


“Yang Mulia, tolong berikan bocah nakal itu kepadaku, aku ingin menghukumnya lalu menyeretnya kepada kakaknya," kata Lang Zai dengan kesal.

__ADS_1


Duan Du pura-pura ketakutan. “Paman, ampuni keponakanmu yang baik dan sopan ini,” kata Duan Du merengek.


Seketika Raja Xin dan keluarganya langsung bergumam. “Baik dan sopan darimananya, kau itu sungguh pembuat onar.”


__ADS_2