Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Lelang Pertama di Mulai


__ADS_3

Setelah Jing Ling dan Tu Long turun ke lantai bawah sambil beradu mulut.


Gong Tanru langsung muncul sambil mendengus, karena dirinya di katai kakek bau tanah.


“Untung kau bawahan Pangeran, jika tidak muka babi mu itu akan ku buat semakin jelek,” kata Gong Tanru kemudian menghilang lagi.


Waktu berlalu dengan cepat.


Cklek..!!


Bai An tiba-tiba membuka pintu lalu berjalan ke kamar sebelah.


Tok tok..!!


Tak menunggu lama, Zi Yiu langsung keluar dengan pakaian yang tadi.


Melihat itu, Bai An berencana membelikan beberapa pakaian, tapi waktu tidak memungkinkan. Karena ia kini harus ke Pelelangan Naga dan Phoenix.


“Ayo kita harus cepat. Karena acara lelang akan di mulai,” kata Bai An.


Zi Yiu langsung mengangguk dengan cepat, mereka kemudian berjalan turun menuju lantai bawah.


Saat Bai An turun, ia hanya melihat Bo Dong saja dan Fu Chen saja yang berada di sana.


Dengan cepat Bai An memberitahu maksudnya keluar dari kamar, hanya untuk jalan-jalan.


Bo Dong langsung memberikan izin keluar.


Tap tap..!!


Setelah cukup lama mencari letak dimana acara lelang di adakan atau Toko Lelang Naga dan Phoenix, kini Bai An dan Zi Yui melihat banyak sekali antrian saat ingin memasuki pelelangan.


Tanpa mengantri, Bai An dan Zi Yiu dari belakang terus mengikuti.


Tap tap..!!


Tapi langkah Bai An terhenti saat sebuah tangan menghadangnya.


Bai An melihat pria muda yang terlihat sangat angkuh dari Ras Iblis setengah manusia.


“Hei, apa kau tidak lihat jika yang lain mengantri? Dan kau yang baru datang langsung maju memotong antrian,” kata pria muda tersebut dengan angkuh sambil tersenyum licik.


Bai An langsung tersenyum di balik tudungnya. “Terus, apa masalahmu jika aku langsung menerobos? Dasar bodoh,” kata Bai An langsung berjalan lagi ke arah penjaga Lelang.


Tapi dengan angkuh pria muda tersebut langsung menyerang Bai An dari belakang.


Brak..!!

__ADS_1


Pedang pria muda tersebut langsung hancur saat mengenai punggung Bai An.


Bai An langsung membalikkan badannya, dan melihat pria muda yang tadi angkuh kini berjalan mundur.


Bai An langsung melambaikan tangannya.


Slash..!!


Ahhkk..!!


Kedua tangan pria muda tersebut langsung terpotong.


Bai An langsung berkata dengan dingin. “Aku masih berbaik hati membiarkanmu hidup, jangan berlagak sombong dan memainkan trik kecil di depanku, itu tak akan berpengaruh.”


Bai An langsung pergi di bawah tatapan semua ras yang kini terkejut.


Setelah sampai tempat penjaga, Bai An langsung melempar Token VIP berlambang Naga dan Phoniex bewarna Emas.


Penjaga dan beberapa orang yang melihat itu langsung tertegun, semua orang menduga orang berkerung itu adalah ahli suci.


Berbeda dengan pria muda tersebut kini menyiratkan kebencian yang sangat dalam. “Aku akan membunuhmun dengan tanganku sendiri, tunggu saja.” Teriak pria muda tersebut kemudian pergi begitu saja.


Saat Gong Tanru ingin mengejarnya.


Bai An langsung berkata. “Biarkan saja, aku tadi tidak sengaja melihat sebuah lambang yang cukup mirip dengan lambang pekumpulan gelap. Walau aku tidak merasa energi kegelapan di dalam tubuh anak tersebut yang berarti ia hanyalah umpan atau tumbal. Tetap saja ini bagus untuk memancing ikan yang lebih besar datang.”


Setelah itu, Bai An langsung di jemput oleh 3 pelayan wanita dari Ras Iblis.


“Silahkan ikuti kami Tuan,” kata salah satu dari ketiga pelayan tersebut.


Bai An mengangguk sebagai jawaban. Mereka pun di tuntun menuju ruangan VIP yang berada di lantai paling atas, yaitu lantai 3.


Tap tap..!!


Langkah kaki mereka berhenti, Bai An langsung melihat sebuah pintu bertulis kamar No 6 VIP.


“Silahkan masuk dan menunggu di dalam Tuan, kami akan membawakan beberapa makanan ringan dan minuman,” kata salah satu dari ketiga pelayan tersebut dengan menunduk hormat.


Bai An langsung masuk setelah menjawab perkataan pelayan tersebut.


Saat masuk, Bai An langsung merasa nyaman berada di raungan tersebut.


“Duduklah Zi Yiu, tempat ini cukup nyaman untuk kita menunggu acara lelang yang akan segera di mulai.” Kata Bai An.


Zi Yiu langsung duduk.


Sambil menunggu acara lelang di mulai Bai An langsung menatap Zi Yiu dengan tajam.

__ADS_1


“Dari Bangsawan mana kau berasal Zi Yiu?” Tanya Bai An.


Zi Yiu langsung mundur beberapa langkah sambil menekan kakinya yang bergetar.


Melihat Zi Yiu yang ketakutan. Dengan cepat Bai An melambaikan tangannya.


“Kau tidak perlu takut, aku tidak akan membongkar identitasmu, aku tahu kalau kau sebenarnya adalah Iblis setengah manusia dan aku melihat sesuatu yang sepesial darimu, yang bisa merubah auramu menjadi aura manusia sepenuhnya,” kata Bai An.


Zi Yiu semakin ketakutan saat mendengar itu. Bai An langsung menduga jika Zi Yiu berusaha sembunyi dari kejaran seseorang.


“Siapa yang membuatmu begitu ketakutan. Apakah ada seseorang yang mengejarmu? Jika iya, kau bisa memberitahu ku, aku akan berusaha menolongmu,” kata Bai An bertanya.


Zi Yiu langsung menggelengkan kepalanya. “Tidak, kau tidak bisa membantuku, iblis itu sangat kuat dan kejam. Kau akan langsung mati jika menolongku, karena ia memiliki banyak sekali bawahan yang kuat,” kata Zi Yiu sambil menunduk.


Walau Zi Yiu melihat Bai An memotong kedua tangan pria muda yang tadi menghalangi jalan mereka, tapi menurut Zi Yiu itu adalah hal yang biasa untuk para Kultivator dan Zi Yiu menduga Bai An hanya berada di Tingkat Dewa Penguasa Puncak atau paling tinggi Prajurit Dewa Perunggu.


Jika Bai An mengetahui isi pikiran Zi Yiu, ia pasti akan tertawa terbahak-bahak karena merasa lucu.


Saat Bai An ingin mengatakan sesuatu. Sebuah teriakan terdengar, jadi ia mengurungkan niatnya dan mengalihkan pandangan ke arah teriakan tersebut.


“Para hadirin yang terhormat, kalian mungkin telah menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk acara lelang ini di mulai.”


“Aku tahu apa yang kalian tunggu-tunggu dari lelang ini, yaitu arak legendaris. Tapi bukan hanya itu saja yang akan kami lelang, ada beberapa barang langka yang tentunya menarik minat kalian semua, apa kalian penasaran?” Kata Pembaca acara dengan tersenyum tipis, pembawa acara lelang kali ini adalah manager Naga dan Phoenix yang terlihat cukup muda, terlihat seperti berumur 50 tahunan, tapi itu bukan umur aslinya.


Tak lama setelah manager tersebut berkata sebuah teriakan langsung terdengar.


Hoahhhh..!!!


Teriakan orang-orang yang berada di lantai satu langsung menggema, tentu saja mereka penasaran. Walau mereka tidak bisa mendapatkan arak legendaris, tapi mereka harus mendapat beberapa barang langka lainnya.


Karena Lelang Naga dan Phoenix biasanya di adakan 10 tahun sekali. Mereka telah cukup lama menunggu saat-saat hari dimana Lelang Naga dan Phoenix akan di buka.


Sementara Bai An yang berada di dalam ruang VIP no 5 kini tersenyum. “Waktunya mendapatkan uang,” gumam Bai An kemudian melirik ke arah Kamar VIP no 1, karena di sana ada Jing Ling, Hong Chu dan De Cang, sementara Tu Long, Hei Niu dan dua iblis kembar berada di kamar VIP no 19.


“Baiklah barang pertama yang akan kami lelang kali ini berbentuk Material,” teriak sang manager.


Pok pok..!!


Pembawa acara langsung bertepuk tangan dengan santai.


Tak lama dua pelayan iblis cantik datang membawa membawa nampan cukup besar, bahkan terlihat kedua pelayan tersebut cukup kerepotan membawanya.


Setelah nampan di letakkan di atas meja. Kedua pelayan iblis langsung kembali.


Sang manager langsung membuka penutup kain yang menutup barang pertama yang akan di lelang.


Saat penutup kain terbuka, sebuah cahaya terang menyinari mata para hadirin yang mengikuti lelang.

__ADS_1


__ADS_2