
Padahal ia sedang terluka, bisa-bisanya Tu Long masih memikirkan arak.
Tapi ia dengan acuh mengalihkan pandangan ke arah wanita tersebut sambil menurunkan Hei Niu yang ia selimuti oleh energinya tadi untuk menangkapnya.
“Aku merasa kau tidak memiliki niat jahat atau niat membunuh? Terus kenapa kau melukai kedua saudaraku?” Kata Bai An dengan nada sesikit dingin.
Flasback..!!
Saat Bai An memulihkan energinya yang sangat kacau. Ia langsung membuka matanya saat mendengar suara ledakan.
Bai An langsung mengedarkan kesadarannya dan melihat Tu Long dan Hei Niu sedang bertarung dengan seorang wanita yang familiar baginya. Setelah mengingat-ngingat, ia langsung tahu jika wanita ini yang sempat menyerangnya saat melarikan diri.
Tapi Bai An cukup heran. Karena wanita tersebut tidak memiliki niat jahat sama sekali. Bahkan wanita ini sama sekali tidak menggunakan kekuatannya saat melawan Tu Long dan Hei Niu, sehingga Bai An memejamkan matanya lagi untuk berusaha memulihkan energinya secepat mungkin.
Baru saja memulihkan 50% kekuatannya. Bai An langsung membuka matanya saat merasakan kedua bawahannya di buat terluka cukup parah.
Dengan cepat ia berdiri kemudian menghilang, lalu muncul di depan Tu Long sambil menembakkan energinya untuk menangkap Hei Niu yang terlempar.
Flasback And..!!
Setelah bertanya dengan nada sedikit dingin. Bai An langsung melempar pil penyembuh tingkat 8 Puncak. Karena hanya itu saat ini yang ia punya.
“Makan ini, pulihkan luka kalian berdua,” kata Bai An. Tapi Tu Long dan Hei Niu menggeleng kemudian berdiri, lalu berjalan ke samping kiri kanan Bai An untuk siap bertarung.
Hati Bai An seketiga luluh, inilah yang ia suka dari para monster. Memiliki kesetian yang tinggi.
Bai An kembali melihat ke arah wanita tersebut. Terlihat ia sedang melamun.
“Hmm..!! Baru beberapa hari kekuatannya sudah meningkat setinggi ini? Sungguh mengerikan, jika para Penetua tahu, mereka pasti akan memburunya untuk di jadikan makanan mereka. Bahkan para Monster Suci pun akan berminat dengan manusia ini.” Gumam wanita tersebut.
“Oohh..!! Tadi aku sengaja menunggumu keluar sehingga aku tidak membunuhnya dan aku lihat kekuatanmu meningkat lumayan cepat, tapi apakah kalian bertiga mampu melawanku,” kata wanita itu dengan senyum mengejek.
Bai An langsung memiringkan kepalanya. Ia kini tahu tingkat wanita ini berada pada Tingkat Kesatria Dewa Emas ⭐5 Puncak yang sebentar lagi akan mencapai Jendral Dewa Perunggu.
Sedangkan dirinya masih berada di Tingkat Prajurit Dewa Perunggu ⭐5 Awal. Memang jauh dan Bai An juga yakin dirinya tidak akan bisa menang walau mereka bertiga kerja sama. Tapi Bai An memiliki rencana lain.
“Hmm..!! Aku tidak tahu apa masalah mu denganku sebelumnya, sehingga kau memburu kami. Tapi karena aku baik hati dan tidak pendendam, aku memaafkanmu saat ini,” kata Bai An mencoba menipu wanita itu. Kemudian melirik ke arah Tu Long dan Hei Niu yang tercengang. “Ayo kita pergi,” kata Bai An.
Tanpa menunggu respon dari kedua bawahannya. Bai An langsung menarik mereka berdua dengan energinya. Baru saja mereka melangkah beberapa meter. Sebuah serang dari belakang datang.
Dengan cepat Bai An menghindar sambil melempar kedua bawahannya ke arah berbeda.
Bom.!!
__ADS_1
“Kau pikir bisa seenaknya pergi,” kata wanita tersebut langsung muncul di samping Bai An.
Karena perbedaan tingkat kultivasi. Bai An sedikit kurang jelas melihat gerakan wanita tersebut. Tapi Bai An mampu menghindari tangan wanita yang mengarah ke dadanya.
“Hmm.! Gerakanmu lumayan cepat untuk manusia dengan tingkat kultivasi Prajurit Dewa Perunggu Bintang 5,” kata wanita itu sambil bergerak ke arah Bai An dan mengubah tangannya mencari sebuah cakar. Lalu mengayunkannya dengan santai.
Bai An dengan cepat mengeluarkan pedangnya lalu ikut mengayunkan pedangnya sambil bergumam.
“Tebasan Pengoyak Langit tingkat 2,”
Bom..!!
Saat kedua serangan beradu, Bai An dan wanita tersebut sama-sama mundur. Bai An juga tahu jika wanita tersebut hanya main-main, bahkan menurut Bai An. Wanita itu bahkan belum menggunakan seperempat kekuatannya.
Dengan cepat Bai An melempar sebuah bola kecil yang ia keluarkan dari cincin penyimpanannya.
Melihat bola kecil yang di lempar ke arahnya. Wanita itu langsung melambaikan tangannya menembak energi tak kasat mata.
Bom..!!
Asap keluar sangat banyak menutup area tersebut.
Bai An yang memanfaatkan asap tersebut dengan cepat menarik kedua bawahannya lalu merobek ruang, kemudian masuk. Bai An melakukan ini dengan cepat karena ia merasakan beberapa monster yang sangat kuat datang menuju ke tempat mereka. Jika ia tidak cepat, ia bisa saja tertangkap.
Wanita itu langsung mundur lalu melambaikan tangannya untuk menghilangkan asap sekelilingnya, tapi asap tersebut kembali mengepul di tempat tersebut. Dengan cepat wanita itu mengedarkan energi kesadarannya untuk merasakan di mana musuhnya. Tapi Bai An dan dua bawahannya telah menghilang. Hal itu membuatnya langsung kesal.
“Nona, kemana mereka?” Tanya komandan tersebut dengan bingung. Bingung melihat banyak kepulan asap di depannya.
Wanita yang sedang kesal bertambah kesal saat mendengar pertanyaan dari komandannya. “Kau datang langsung bertanya, dimana sopan santun mu. Dan juga apa kau tidak lihat jika mereka melarikan diri menggunakan asap ini,” kata wanita tersebut sambil mengeluarkan auranya menekan mereka semua.
“Sialan, gara-gara manusia itu melarikan diri dari kejaran Nona, kami yang menjadi tumbal kemarahannya. Aku menyesal datang di saat yang tidak tepat.” Gumam komandan tersebut mengutuk Bai An dan bawahannya.
“Sudah, lebih baik kalian cari mereka. Tapi jangan di bunuh, karena aku belum selesai dengan mereka,” kata wanita tersebut lalu menambahkan. “Ingat jika kalian tidak menemukannya. Jangan pernah kembali.”
Tanpa menunggu jawaban, wanita itu langsung menghilang.
“Kurang ajar, niat kesini mencoba menarik hati Nona, agar kita bisa naik pangkat. Malah berahir seperti ini.” Teriak komandan tersebut dengan mata memerah.
Karena wanita itu bukan Jendral sembarangan, walau kekuatannya paling rendah di semua Jendral Monster, tapi kekuatan di belakang wanita tersebut sangat mengerikan. Itu karena ada 3 Monster Suci ada di keluarga wanita itu sehingga ia menjadi keluarga terkuat. Tepat di bawah Kerajaan Monster, Kerajaan Monster mempunyai 5 Monster Suci termasuk Raja salah satunya.
Kini komandan tersebut melihat para prajuritnya sedang memulihkan diri. “Ayo berangkat, kalian bisa memulihkan diri di perjalanan nanti. Kalian tahu apa yang terjadi jika kita tidak menemukan manusia itu bukan?” Kata komandan tersebut.
Mereka semua mengangguk. Tak lama mereka semua langsung pergi ke arah timur.
__ADS_1
Sedangkan di Tengah Gurun yang luas. Keluar retakan.
Krak.. Krak..!!
Plar..!!
Wuss..!!
Bai An langsung muncul bersama Tu Long dan Hei Niu.
“Inikah yang kau maksud dengan rencana rahasia? Sungguh rencana yang sangat cemerlang,” kata Hei Niu setelah muncul. Sambil menatap Tu Long dan Bai An dengan mata berbinar-binar.
Bai An tentu bingung apa yang di bicarakan Hei Niu. Berbeda dengan Tu Long yang bangga pada diri sendiri karena ucapannya di sanjung.
“Tentu saja. Tuan muda selalu berpikir lebih dulu dengan matang saat bertarung. Jadi kau tidak akan menyesal mengikuti Tuan muda. Malah kau merasa beruntung.” Kata Tu Long dengan sombong.
Hei Niu dengan cepat mengangguk-angguk seperti anak kecil.
Bai An yang tidak paham, hanya diam. Tapi ia cukup senang Tu Long mampu membuat Hei Niu begini hanya dengan omong kosong.
“Hei Niu, apa kau tahu dimana kita saat ini? Aku takut wanita itu mengejar kita, kita harus keluar dari Gurun ini.” Kata Bai An.
Tingkat kekuatan Setengah Dewa :
👉 Prajurit Dewa Perunggu ⭐1 ⭐2 ⭐3 ⭐4 ⭐5
👉 Prajurit Dewa Emas ⭐1 ⭐2 ⭐3 ⭐4 ⭐5
👉 Kesatria Dewa Perunggu ⭐1 ⭐2 ⭐3 ⭐4 ⭐5
👉 Kesatria Dewa Emas ⭐1 ⭐2 ⭐3 ⭐4 ⭐5
👉 Jenderal Dewa Perunggu ⭐1 ⭐2 ⭐3
👉 Jenderal Dewa Emas ⭐1 ⭐2 ⭐3
👉 Jenderal Dewa Berlian ⭐1 ⭐2 ⭐3
👉 Panglima Dewa Perunggu ⭐1 ⭐2 ⭐3
👉 Panglima Dewa Emas ⭐1 ⭐2 ⭐3
👉 Panglima Dewa Berlian ⭐1 ⭐2 ⭐3
__ADS_1
Untuk setiap “Bintang” Memiliki tingkatan Awal,Menengah,Ahir,Puncak.
Terimakasih. 🙏🙏