Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Membahas Tentang Harta Sekte yang Lenyap.


__ADS_3

Setelah mendengar semua cerita Shi Ba, Shi Huan menyuruh salah satu dari mereka membawa Shi Ba untuk di obati dan tetua pertama dengan suka hati membantu.


"Kakak, apakah kita percaya semua kata-kata Tetua ke tiga?" tanya Shi Huan setelah Shi Ba pergi.


"Hmmm kata-katanya itu jujur, tidak ada sedikitpun kebohongan dari ucapannya, dapatku pastikan dari matanya." Tegas Shi Zhuan.


"Lalu bagaimana kita menghadapi masalah ini?, aku takut jika mereka kembali lagi!" balas Shi Huan dengan jejak khawatir di wajahnya.


"Kamu tenanglah, aku akan langsung pergi untuk meminta tolong kepada orang-orang berjubah hitam, mereka pasti akan langsung membantu kita karena ini masalah yang sangat serius dan kita tidak mampu menghadapinya!" ucap Shi Zhuan.


Setelah berbicara dengan Shi Huan tentang masalah yang akan mereka hadapi Shi Zhuan langsung pergi untuk menemui orang-orang berjubah hitam ke ibukota.


Sedangkan Shi Ba kini sedang menghasut tetua pertama untuk memberontak kepada Shi Huan dan memberi tahu orang-orang yang tidak suka terhadap kemimpinan Shi Huan, agar mereka ikut memberontak bersama kita.


"Tetua ke tiga, aku masih pusing memikirkan ini, darimana sebenarnya kamu mendapat ide gila seperti ini? sedangkan kau masih terluka dan jika kita bersatu pun kita belum bisa menang melawan kakaknya Shi Huan yaitu Shi Zhuan!" ucap tetua pertama yang kini pusing, mungkin jika mereka memiliki kekuatan yang mendukung mereka dibelakang maka ia akan setuju, karena tetua pertama juga sangat membenci Shi Huan karena suatu masalah dulu.


"Kalau tentang itu kamu tenang saja, untuk melawan Shi Zhuan dan Shi Huan nanti aku yang mengurus mereka!" balas Shi Ba yang kini duduk lalu meminum pil pemulih tingkat Raja.


Beberapa saat tetua pertama tercengang melihat tetua ke tiga langsung sembuh, ia ingin berteriak namun mulutnya langsung ditutup Shi Ba.


"Tenang lah jangan berteriak nanti kita ketahuan dan juga kau bisa merasakan kekuatanku sekarang bukan!" ucap Shi Ba yang kini mengeluarkan energi Qi sedikit agar bisa dirasakan tetua pertama.


Tetua pertama tercengang melihat Shi Ba kini telah berada di tingkat Kaisar Puncak dan ia juga bisa merasakan jika Shi Ba bisa saja menerobos jika ia mau.


Kini Tetua pertama menatap Shi Ba dengan bingung, "Bagaimana bisa,? kemarin anda masih berada di tingkat Raja ahir dan sekarang dalam sekejap berada di tingkat Kaisar Puncak!" tanya tetua pertama bingung karena ia tahu naik satu tingkat itu butuh bertahun-tahun.

__ADS_1


Shi Ba hanya tersenyum tipis lalu menceritakan semua yang ia lalui semalam dengan jujur karena Shi Ba tahu kalau tetua pertama juga pernah mengalami hal yang sama seperti dirinya dan bahkan lebih menyakitkan.


Setelah Shi Ba bercerita, tetua pertama kini ternganga. Ia tidak terlalu percaya akan cerita Shi Ba namun, pakta kini sudah jelas di depan matanya.


Tetua pertama yang bernama Shi Wei itu kini merenung beberapa saat, setelah menimbang-nimbang akhirnya Shi Wei bertekad dalam hatinya untuk membalas apa yang telah terjadi dimasa lalu. "Baiklah aku akan ikut rencanamu tetua Shi Ba."


Saat mendengar itu Shi Ba tersenyum riang lalu ia menceritakan rencana-rencananya dan Shi Wei terus menyimak dengan cukup teliti, bila ada yang tidak bagus dalam rencana tersebut Shi Wei membantu Shi Ba untuk membuatnya lebih baik lagi.


Setelah itu mereka berpisah, kini Shi Wei akan pergi untuk memberi tahu orang-orang Shi yang tidak sejalan dengan Shi Huan dan Shi Ba tetap Akting yang terlihat agak baru sembuh dari lukanya.


***


Kini kita beralih ketempat Hei Long, Xiong Zai, Xin Feng dan Kaisar Tang berada.


"Kau tenang saja saudara Tang. Aku baru saja mendapat pesan telepati jika hanya saudara Lang Zai dan Tuan Muda Cen Tian yang membereskan mereka semua. Kini mereka bertiga sedang dalam perjalanan kemari dan mungkin mereka akan membereskan beberapa hal kecil yang mereka lewati saat kesini. Aku juga sudah memberitahunya tempat-tempat para penghianat yang lumayan kuat untuk dihadapi orang-orangmu!"


Mendengar penjelasan Hei Long kini Kaisar Tang Meng cukup puas karena ia mendapat informasi dari bayang-bayangnya dan Zou Zou dimana tempat-tempat orang berjubah hitam singgah dan menyusun rencana, jadi dari itu Kaisar Tang Meng meminta bantuan Hei Long untuk memberitahu Long Yuan, Lang Zai dan Cen Tian untuk melewati tempat-tempat yang sudah ditunjukan dan menghancurkan mereka.


Baru saja mereka membicarakan tentang Long Yuan dan yang ikut bersamanya, kini seorang datang melapor ia tidak lain adalah Zou Zou.


"Yang Mulaia, dan Saudara sekalian aku baru saja mendapat laporan jika saudara tertua baru saja memusnahkan Sekte Gunung Angin beserta isinya lenyap habis seperti ditelan bumi."


Mendengar laporan Zou Zou awalnya mereka senang, tapi mereka juga bingung apa yang dimaksut isinya lenyap?


"Saudara Zou Zou apa maksutmu isinya lenyap?" tanya Hei Long secara langsung.

__ADS_1


Mendengar itu Zou Zou agak tersenyum pahit lalu berkata, "Semua harta disana lenyap beserta cincin cincin orang yang telah mati pun telah lenyap habis tidak ada 1 perunggu atau 1 perakpun tersisa disana."


Mendengar itu mereka semua tercengang sebentar lalu mereka dengan cepat menyetabilkan diri agar wibawa mereka tidak hilang. Namun Zou Zou dapat melihat hal itu dan itu membuatnya terkekeh, dia juga mengalami hal itu saat mendengarnya dari para bawahannya yang pintar dalam informasi.


"Apakah perkataanmu benar? Saudara Zou!" tanya Kaisar Tang Meng. "Benar Yang Mulia, awalnya saya juga mengalami hal yang sama seperti yang anda dan para saudara lakukan saat mendengar itu. Tapi itu memang kenyataannya." Balas Zou Zou.


"Siapa yang melakukan ini? apakah sifat dari Saudara Long Yuan dan Lang Zai berubah jadi gila harta?" Gumam Xiong Zai yang dapat didengar oleh semua orang.


Saat memikirkan itu Zou Zou langsung berpendapat bahwa mungkin Tuan Muda Cen Tian lah yang melakukannya. Namun mereka semua yang mendengar itu menepis mana mungkin Tuan Muda Cen Tian melakukan hal itu, sedangkan Tuan Muda Bai An sangat kaya akan hal sumberdaya dan jika menginginkan uang ia tinggal menjual 1 semburdaya yang tidak terlalu penting untuknya. Itupun sumberdaya tidak penting untuknya akan dihargai selangit oleh orang-orang Alam Fana.


Saat memikirkan banyak kemungkinan mereka akhirnya sepakat untuk lebih baik menunggu dan langsung bertanya jika mereka sudah datang kesini.


Mereka lalu melanjutkan rencana-rencana yang bisa mengancam Kekaaisaran Tang selain orang-orang berjubah hitam.


..._________________________...


Sampai disini dulu ya kawan-kawan L.R.P.D. Untuk Chapter 55 yang berjudul.


...Melanjutkan Perjalanan dan Hasil Penyelidikan Bangsawan Shi....


Jadi jangan dibaca ya, itu sudah saya hapus tapi tidak bisa. Karena System Noventool lagi eror.


Langsung Skip aja 😅🙏🙏


...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2