Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Berita Tentang Titik Pertemuan dari Yu Fan


__ADS_3

“Ahh..!! Arak buatanmu memang yang terbaik bocah nakal,” kekeh Tu Long sambil menyodorkan gelasnya meminta di tuangkan lagi arak.


Hong Ti langsung menuangkan kembali arak ke gelas Tu Long.


Mereka semua minum hingga puas tanpa memikirkan dunia luar, itulah nikmatnya arak, membuat ketenangan sendiri tanpa memikirkan dunia luar.


hal itu juga terjadi saat Tu Long biasa minum seorang diri beberapa waktu lalu, ia selalu memasuki dunia sendiri tanpa memperdulikan Bai An dan yang lainnya.


***


Sementara Yu Fan dan kelompok pembantai yang jauh lebih dulu sampai Alam Dewa Emas saat ini sedang menyebar berita kepada para kelompoknya yang sudah bertahun-tahun ada disini untuk berkumpul di titik yang sudah di tandai.


Di suatu tempat, tepatnya hutan para Naga, yang konon katanya di takuti oleh para ahli kuat di Alam Dewa Emas, karena dulunya disana tempat terjadinya pertarungan besar-besaran para Kaisar Dewa.


Saat ini terlihat pemuda dengan tubuh elastis, pemuda itu memejamkan matanya hingga terdengar suara langkah kaki.


Tap tap..!!


“Yang Mulia,, berita yang anda tunggu telah datang,” kata seorang pria tua berbadan kekar, memiliki tinggi hampir tiga meter, terlihat di lengan pria kekar tersebut ada sisik Naga bewarna perak keemasan.


Pemuda itu langsung membuka matanya, sinar mata keemasan langsung membuat pria tua itu langsung menunduk sedikit ketakutan.


“Hmm..!! Akhirnya, bertepatan dengan aku menerobos ke tingkat Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 3 Puncak yang mana sedikit lagi menembus ke tingkat para Kaisar Dewa belum bisa melakukannya,” gumam Long Yuan dalam hati.


Pemuda yang tak lain Long Yuan langsung menatap ke arah pria tua tersebut dengan senyum santai. “Terimakasih sudah mengabariku Long Gang, dan juga beritahu yang lain untuk berkumpul ke tempat di titik yang telah di berikan,” kata Long Yuan lalu menambahkan.


“Sementara aku akan pergi menjemput saudaraku terlebih dahulu, kau berangkatlah jika semua sudah berkumpul, nanti kita akan bertemu disana, karena perang besar akan terjadi.” Kata Long Yuan dengan serius.


Long Gang mengangguk patuh. “Tapi jika mereka mempertanyakan kemana kakak pergi, aku harus mengatakan apa? Kakak tahu jika mereka semua adalah orang-orang yang kakak angkat sebagai adik dan anak angkat,” tanya Long Gang terlihat memberanikan diri bertanya.


Long Yuan langsung menjawab. “Beritahu saja jika mereka bertanya maka jawab saja aku pergi mencari angin segar, seperti biasanya kau menjawab dulu.”


Long Yuan langsung menghilang dari sana membuat Long Gang tersenyum kecut. “Kakak angkat selalu begini dari dulu, tapi aku cukup penasaran dengan para saudara kakak, bagaimana kekuatan mereka semua ya? Apa jenius seperti kakak angkat, karena kakak angkat sekarang sudah mencapai kekuatannya yang dulu, yang artinya memulai dari awal ia bereinkarnasi, sementara aku hanya mencapai Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 1 Puncak saja,” gumam Long Gang sambil tersenyum kecut.


Setelah berdiam diri cukup lama, Long Gang langsung menghilang dari sana.

__ADS_1


***


Sementara Long Yuan kini terlihat melesat di udara dengan kecepatan tinggi, hingga ia sampai di puncak Gunung Naga.


Tap tap..!!


Saat Long Yuan menapakkan kakinya di tanah, ia langsung melihat 3 pemuda tampan yang tak lain Pixiu, Cen Tian dan Liu Fang.


Bertepatan dengan Long Yuan menapakkan kaki di tanah, ketiga orang ini langsung membuka matanya.


Sinar mata Pixiu sangat tajam saat melihat Long Yuan.


“Hoho,, sekarang kau memiliki kekuatan setara dengan ku saudara Pixiu, sungguh jenius yang luar biasa,” puji Long Yuan cukup terkejut dalam hatinya.


Setelah itu ia melirik ke arah Cen Tian dan Liu Fang.


Mata emas Long Yuan melotot seakan ingin keluar.


“A.. Apa yang terjadi? Apa yang telah kalian temukan hingga kekuatan kalian meningkat semengerikan ini?” Tanya Long Yuan kini tidak bisa menahan keterkejutannya lagi.


“Tentu saja dengan semangat juang yang keras,” kekeh Cen Tian.


“Tentu saja saat segel yang kakak Bai An sudah terlepas beberapa tahun lalu kecepatan kultivasiku meningkat pesat,” jawab Liu Fang dengan santai tanpa ada sedikitpun kesombongan dari suaranya.


Sangat berbeda dengan Cen Tian yang sedikit sombong dan bangga dengan kekuatannya kini.


Cen Tian kini telah mencapai Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 2 Awal yang berarti ia setara dengan Kaisar Dewa Kegelapan.


Sementara Liu Fang kini telah mencapai Kaisar Dewa ⭐ 1 Ahir, setara dengan kekuatan asli Lang Zai yang selalu Lang Zai sembunyikan.


Long Yuan hanya tersenyum kecut mendengar kedua jawaban dari Cen Tian dan Liu Fang.


Tentu saja Long Yuan merasa tidak puas, walau Cen Tian dan Liu Fang seperti tidak menyembunyikan sesuatu, tapi ia ingin jawaban lebih.


“Baiklah jika kalian tidak ingin menjawab secara detail,” kata Long Yuan lalu menatap ke arah ketiganya. “Saat ini saudara Yu Fan telah menyebar berita tempat kita berkumpul, yang mana ia menyebar berita kepada semua bawahan Tuan muda saja.”

__ADS_1


Mendengar itu, Pixiu, Cen Tian dan Liu Fang seketika bersemangat. “Artinya kakak Bai telah datang ke Alam Dewa,” kata Liu Fang sedikit berseru tidak sabar ingin menemui Bai An.


“Hehe,, artinya perang besar sebentar lagi akan terjadi, aku tidak sabar ingin mencoba kekuatanku dan terlebih lagi aku yakin jika harta yang akan menjadi rampasan kali ini adalah yang terbesar,” kekeh Cen Tian tersenyum menyeramkan.


“Hmm..!! Dimana Tuan muda saat ini? Apakah ia telah menunggu kita di titik yang telah di tentukan?” Tanya Pixiu sambil melirik ke arah Long Yuan.


Long Yuan langsung menggeleng. “Aku tidak tahu, tapi jika saudara Yu Fan menyuruh semua orang berkumpul, pastinya Tuan muda dan semua saudara kita akan kesana, dan disana kita bisa berkumpul kembali,” jawab Long Yuan tersenyum memikirkan semua saudaranya.


“Jadi apa yang akan kita tunggu,, ayo kita kesana,” ajak Liu Fang.


“Benar,, aku sudah tidak sabar menjemput hartaku, terlebih aku tidak ingin ketinggalan karena aku yakin bocah nakal itu juga pasti akan menjarah harta musuh dengan licik,” sambung Cen Tian sambil mengungkit Duan Du.


Pixiu dan Long Yuan hanya bisa menggelengkan kepalanya saat saat mendengar ucapan Cen Tian.


Sedangkan Liu Fang tersenyum sambil menutup mulut.


“Baiklah ayo kita berangkat, tapi jangan terlalu cepat karena aku ingin menikmati suasana alam yang asri lebih dulu sebelum berperang,” kata Long Yuan langsung melesat tanpa memperdulikan wajah cemberut Cen Tian.


***


Jauh dari hutan para Naga, tepat di perkampungan kumuh.


Terlihat Hei Long, Huang Feng, Sin Ting dan Son Teng duduk dengan pakaian compang camping bersama orang-orang dengan pakaian yang sama.


“Hehe,, akhirnya setelah penyamaran melelahkan ini, aku terbebas dari pakaian busuk ini,” kekeh Son Teng.


“Hmm..!! Justru aku menikmatinya, terlebih kita dengan mudah mendapat informasi,” sambung Sin Ting.


Son Teng seketika mendengus dingin.


Hal itu membuat Hei Long dan Huang Feng menggeleng.


Mereka selalu berdebat saat mendapat tugas ini dari Bai An dulu sebelum berpisah.


“Sudah-sudah,, lebih baik kita langsung pergi ke titik yang telah di tentukan,” kata Huang Feng menengahi.

__ADS_1


“Benar,, kalian beritahu yang lain juga jika kita semua akan pergi ke tempat yang telah di tentukan,” sambung Hei Long menatap ke arah orang-orang berpakaian compang camping.


__ADS_2