Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Serangan gabungan Bai Luan, Cen Tian, dan Yunxi


__ADS_3

Mendengar asal suara tersebut berasal dari Bai Luan, Cen Tian dan Yunxi menghiraukan kata-katanya dan bersiap menyerang.


Cen Tian langsung mengambil langkah lebih dulu, "Aku akan menghajar mu hingga meminta ampun!" Teriak Cen Tian, lalu berteriak lagi.


"Jurus ke 2 Naga Penghancur!"


Pukulan Cen Tian di sertai energi yang sangat kuat, menyebabkan udara di sekitarnya berhembus kencang.


Wuuunggg..


Lang Zai langsung menghindar agak jauh ke kiri, baru saja Lang Zai menghindar. Lang Zai langsung disambut oleh serangan Yunxi, "Mati!" teriak Yunxi, yang mana hampir mencapai kepala Lang Zai, beberapa inci.


Dengan cepat Lang Zai, menggunakan energinya untuk membuat penghalang.


Trankk..


Suara benturan cukup keras saat serangan Yunxi membentur penghalang yang di buat oleh Lang Zai.


Yunxi langsung terpental jauh kebelakang, dan menabrak beberapa pohon.


Belum berhenti sampai disana, Cen Tian langsung menyambut lagi dengan Teknik Naga, yang di ajarkan oleh Long Yuan.


"Jurus ke 3 Gaya Naga!"


"Cakar pembelah bumi!"


Kekuatan serangan Cen Tian menghancurkan area sekitar. Lang Zai langsung menyelimuti tubuhnya dengan energinya dan membiarkan serangan Cen Tian membentur tubuhnya.


Duaarrr...


Suara ledakan tersebut cukup besar, hingga dapat terdengar sampai Kota Bing. Daerah tempat mereka bertarung langsung menyebabkan lahan kosong.


Bai An kini sedang asik menonton pertunjukan bersama Xiao Lee Tan dan Xiao Yi dari tempat yang lumayan jauh, namun dapat jelas mereka lihat.


Xiao Lee Tan dan Xiao Yi sangat khawatir melihat pertarungan mereka ber 4, mereka sudah bertanya kepada Bai An. Namun dengan santai Bai An menjawab tonton saja pertunjukan yang sedang seru ini.


Mereka ingin membantah namun Bai An kembali berucap, "Jika kalian ingin ikut bertarung silahkan!" hal itu langsung membuat kedua saudara itu bungkam.


Disisi pertarungan..


Bai Luan yang melihat itu langsung maju, menuju Cen Tian. "Mundur!" teriak Bai Luan lalu menambahkan, "Jika kalian menyerangnya dengan terbawa emosi, itu tidak akan membuahkan hasil. Malah kalian yang akan rugi!"


Bai Luan mengeluarkan aura penuhnya untuk menekan Cen Tian dan Yunxi, agar mau menuruti kata-kata Bai Luan.


Wuussshh..


Mereka bertiga langsung mundur..

__ADS_1


Kini di tempat Lang Zai, debu masih menutupi tempat tersebut, perlahan tapi pasti. Debu-debu tersebut menghilang dan menampil Lang Zai yang tanpa luka dengan senyum sinis meremehkan.


"Hanya itu, sungguh lemah.!" ucap Lang Zai memprovokasi.


Mendengar provokasi Lang Zai, Yunxi langsung berteriak, "Kau bangs*t, aku akan membunuhmu!"


Saat akan menyerang, Yunxi dihalangi Bai Luan, "Apakah kau bisa sedikit tenang, jika kau ingin mati maju saja sana, kau tidak sadar jika kekuatan mu dengannya berbeda 100 kali lipat!" geram Bai Luan.


Cen Tian yang ikut mendengar itu kini tersadar, walaupun mereka bertiga menyerang itu dipastikan mereka akan kalah, jadi ia bertanya. "Apa kau tahu apa yang akan kita lakukan agar bisa menbuatnya sedikit terluka itu saja cukup?"


Yunxi ikut menunggu jawaban dari Bai Luan, kini ia juga agak sadar akan hal tersebut.


"Apa Senior Tian tahu tingkat kekuatan Senior Lang Zai?" Bai Luan sengaja memancing, agar Yunxi tahu dan ikut membuat strategi.


Cen Tian mengerut, tentu saja ia tahu. Tapi ia tetap menjawab, "Senior kurang ajar itu berada pada tingkat Holy Monarch Puncak, memang ada apa?" setelah menjawab, Cen Tian langsung bertanya.


Yunxi yang mendengar itu langsung tertegun, walaupun mereka ada 100 pun tidak akan bisa melukai Lang Zai, itu yang kini ada di pikirannya.


"Kalian berdua pasti sadar jika tidak akan bisa menyentuhnya sedikit pun dengan tingkat kekuatan kita ini, benar bukan?" tanya Bai Luan.


Mereka berdua mengangguk.


"Pelajari gerakannya, lihat titik lemahnya. Aku akan membantu kalian menyerangnya!"


"Senior Tian serang bagian belakang, sedangkan aku dan dia akan menyerang dari samping kiri dan kanan."


Cen Tian dan Yunxi langsung mengangguk, lalu melesat ke arah Lang Zai yang tersenyum sinis, seandainya ia di perbolehkan melawan. Mungkin mereka bertiga akan langsung terluka parah. Namun sayangnya, Bai An hanya menyuruhnya menghindar dan menahan serangan mereka saja.


Lang Zai yang melihat dirinya di kepung langsung angkat bicara, "Ayo aku ingin lihat serangan terbaik kalian, apakah bisa membuat tubuh ku lecet, atau ini hanya omong kosong kalian yang bilang ingin menghajar dan membunuh ku!"


Tak ada tanggapan dari mereka bertiga, Cen Tian dan Yunxi kini melirik ke arah Bai Luan. Untuk menunggu aba-aba darinya.


"Sekarang!" teriak Bai Luan.


Secara bersamaan ketiganya langsung menyerang Lang Zai.


"Jurus ke 4 gaya Naga!"


"Tinju Naga penghancur!"


"Teknik Pesona Phoenix!"


"Pedang Seribu Phoenix!"


"Tenkik Dewa Pedang!"


"Tebasan Satu Langkah!"

__ADS_1


Serangan gabungan dari ketiganya menyebabkan tanah area berguncang keras, bahkan terasa sampai Kota,, Kota,, yang tidak terlalu jauh.


Lang Zai langsung mengeluarkan 10% energinya untuk membuat sebuah prisai di seluhur tubuhnya.


Duaaarrr...


Tidak sampai disana, setelah ketiganya menyerang. Bai Luan menyuruh Cen Tian dan Yunxi untuk terus mendesak Lang Zai, agar kelemahannya dapat terlihat.


"Terus serang!"


Bai Luan maju terlebih dulu, ia langsung mengayunkan pedangnya dengan 50% energinya yang tersisa.


Lang Zai yang melirik pedang Bai Luan yang akan mencapai lehernya, ia langsung melompat menjauh, baru saja Lang Zai menghindar, Yunxi juga mengayunkan pedangnya ke arah Kaki Lang Zai, Lang Zai tidak menghindar, ia mengalirkan energinya di kakinya agar bisa menahan serangan Yunxi.


Trankk...


Belum sampai disana, Cen Tian langsung mengayunkan tangannya dan membentuk sebuah cakar.


Lang Zai yang melihat itu, berusaha untuk menghindar, namun ia tetap terkena serangan dari Cen Tian.


Duaarrr...


Lang Zai yang tidak sempat menghindar pun terpental jauh kedepan, belum sampai disana saja, saat masih melayang menabrak pohon, ia disambut lagi oleh serangan Bai Luan.


Melihat Bai Luan yang mengayunkan pedangnya ke arah leher Lang Zai, karena itu adalah kelemahannya, Lang Zai mengalirkan energinya untuk melindungi kepalanya, sambil memiringkan kepala untuk menghindar.


Sreettt..


Leher Lang Zai tergores, darah menetes membasahi baju Lang Zai.


Bai Luan, Cen Tian dan Yunxi langsung berkumpul sambil terengah-engah dengan tersenyum bangga atas kerja sama mereka.


Mereka masing-masing mengeluarkan pil pemulih lalu memakannya untuk mengembalikan energi mereka secepat mungkin.


Lang Zai yang terluka tersenyum dan memiringkan kepalanya, ia lalu menjauhi mereka bertiga untuk menjaga jarak.


"Lumayan juga kerja sama kalian bertiga!" ucap Lang Zai, setelah itu ia mengalirkan energinya ke arah leher untuk menutupi lukanya.


Bai Luan, Cen Tian dan Yunxi menghiraukan ucapan Lang Zai. Karena mereka sedang fokus untuk memulihkan energi mereka masing.


Melihat ia di hiraukan, Lang Zai hanya diam saja dan membiarkan mereka bertiga untuk memulihkan energi dan kondisi mereka masing.


Saat menunggu, Lang Zai mendengar sebuah suara Bai An melalui telepati.


"Aku memberikanmu kesempatan menggunakan 10% dari kekuatan asli mu untuk menghajar mereka, buat mereka putus asa hingga mengeluarkan potensi mereka masing-masing. Aku juga penasaran bagaimana mereka akan melawanmu jika kau menyerangnya saudara Lang."


Lang Zai langsung menyeringai kejam saat mendengar kata-kata dari Bai An.

__ADS_1


"Ronde kedua baru saja akan dimulai!"


__ADS_2