Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Lelang Di Mulai dan Provokasi Tu Long


__ADS_3

Namun walau begitu, di khususkan tempat duduk untuk VVIP dan VIP, layaknya lelang pada umumnya.


1 jam menuju lelang.


Saat ini semua peserta lelang sudah duduk di bangku penonton, banyak pemimpin klan besar sudah duduk di kursi VIP.


Kursi VIP yang tersedia disana lebih dari 700, sementara kursi VVIP masih belum ada seseorang yang menempati, mereka yang bisa duduk di kursi VVIP adalah Kaisar Dewa dan beberapa orang tertentu.


Untuk kursi VVIP berada paling depan, jumlah kursi VVIP adalah 400 lebih.


Tap tap..!!


Terlihat beberapa Kaisar Dewa yang cukup terkenal memasuki gerbang lelang.


Banyak peserta lelang yang sudah duduk menunduk tanda hormat, tentu saja banyak dari mereka ingin menjilat seorang Kaisar Dewa yang di katakan puncak kekuatan tertunggi.


Tak hanya satu Kaisar Dewa, berjarak 5 menit datang lagi satu persatu.


Kaisar Dewa Api juga datang bersama Xiong Zai dan 2 jendral kepercayaannya. Tapi ada satu lagi orang yang berada di samping Xiong Zai, ia ada Bo Long yang masih menyamar menjadi pangeran klan We.


Setiap orang baik patriark klan besar yang belum bergabung dengan kaisar Dewa langsung bangun lalu membungkuk, bahkan beberapa Kaisar Dewa langsung menghampiri lalu mengobrol ringan.


Tak hanya Kaisar Dewa Api, Kaisar Dewa Kematian datang bersama kaisar dewa lainnya.


Terlihat Kaisar Dewa Kematian menatap Kaisar Dewa Api sambil menyeringai meremehkan.


Kaisar Dewa Api tetap sabar, jika bukan Xiong Zai yang telah mengajarinya cara bersabar lalu memprovokasi balik, ia mungkin sudah meledak-ledak seperti biasanya.


Melihat Kaisar Dewa Api tidak terprovokasi, Kaisar Dewa Kematian langsung mendengus kesal lalu kembali berjalan ke tempat duduknya.


Tap tap..!!


Tu khul terlihat datang bersama Cen Tian dan orang-orang yang telah di tugaskan untuk mengikuti lelang.


Sementara Bai An dan Duan Du tidak ada yang mengetahui jika ia sudah duduk di kursi VIP, mereka terlihat santai sambil memejamkan mata.


Terahir, Ling Qie datang dengan menyebar auranya agar orang-orang terlihat takut, saat ini Ling Qie telah menembus Kaisar Alam ⭐ 1 Awal.


Hal tersebut membuat Kaisar Dewa Api memasang wajah jelek.


Di belakang Ling Qie beberapa klan kuno yang telah mencapai Kaisar Dewa ikut datang.


Tu Long juga ikut datang, mungkin hanya Tu Long seorang datang tanpa mengenakan pakaian, tubuhnya yang indah dan berotot membuat para wanita langsung terpana.

__ADS_1


Namun saat melihat wajah garang Tu Long mereka langsung menelan ludah, tatapan Tu Long terlihat arogan hal tersebut membuat beberapa Kaisar Dewa yang menjadi pengikut Ling Qie cukup kesal karena Tu Long terlihat sok kuat, padahal ia memang kuat.


“Heng,, apa kau lihat-lihat, tidak pernah melihat pria kuat dan gagah seperti diriku,” kekeh Tu Long sambil berjalan dengan santai.


“Kau,,” teriak salah satu kaisar dewa menunjuk Tu Long.


Namun Tu Long tetap berjalan seolah ia tidak menganggap kaisar dewa tersebut halangan.


Beberapa Kaisar Dewa langsung bangun lalu mengeluarkan auranya, terlihat aura membunuh yang intens di tunjukkan ke arah Tu Long.


Namun Tu Long dengan santai berjalan lalu duduk dengan tawa mengejek.


Amarah para kaisar Dewa langsung memuncak, mereka langsung melesat ke arah Tu Long, namun Ling Qie langsung menegur mereka.


“Apa yang kalian lakukan? Apa kalian tidak memandang diriku sebagai tuan rumah,” kata Ling Qie dengan dingin.


Aura Ling Qie langsung meletus membuat para peserta lelang yang lemah langsung berlutut, sementara para patriark klan tertunduk, untuk kaisar dewa hanya duduk, namun keringat mereka menetes.


Bai An dan Duan Du langsung membuka mata, mereka tidak tertarik dengan aura Ling Qie, namun mereka tertarik dengan pemuda yang datang terahir.


Pemuda tersebut tak lain Wen Dongyun.


“Hoho,, kakak, aku menginginkan dia, kekuatanku setara dengannya, ini adalah hal pas untuk mencoba kekuatan penuhku,” kata Duan Du memandang Bai An dengan tatapan memohon.


Bai An tahu orang ini tak lain adalah pemuda yang menyamar sebagai bawahan Tu Long.


Tu Long tentu tidak menyadari kekuatan asli pemuda tersebut, tapi Bai An dapat menyadarinya, tapi ia diam saja karena tidak terlalu memandang pemuda yang tak lain Lang Du, putra Wen Dongyun.


Tu Long yang melihat dan merasakan aura dari Wen Dongyun dan Lang Du langsung menyeringai kejam.


“Hoho,, akhirnya ada juga lawan yang sepadan denganku, terlebih aku tak menyangka jika orang tersebut Lang Du, budak ku,” kekeh Tu Long.


Walau Lang Du menggunakan tudung, ia tahu jika itu adalah Lang Du.


Ling Qie yang melihat tuannya datang bersama putranya langsung tersenyum.


“Akhirnya, putra tuan yang selalu bersembunyi keluar juga,” gumam Ling Qie.


Hanya Ling Qie yang mengetahui Lang Du, karena Lang Du lah yang membunuh kakek Bai An dulu.


Kekuatan kakek Bai An sangat kuat, walau 100 kaisar dewa maju menyerang, ia bisa melawan mereka semua.


Tapi karena adanya Lang Du, kakek Bai An akhirnya mati di bawah pedang Lang Du.

__ADS_1


Setelah bergumam, Ling Qie langsung maju ke tengah lapangan.


“Baiklah, karena semua sudah hadir, aku akan mulai saja,” teriak Ling Qie dengan santai.


“Kalian mungkin belum tahu satupun bocoran tentang item-item apa saja yang akan di lelang, namun kalian tidak perlu berkecil hati karena item-item ini adalah barang langka yang bahkan mampu meningkatkan kekuatan Kaisar Dewa Tinggi menuju Kaisar Dewa Alam,” kata Ling Qie mencoba menarik semangat para peserta lelang.


Benar saja, mereka semua langsung tercengang, mungkin bagi orang dengan tingkat kultivasi rendah belum tahu jika ada tingkat yang lebih tinggi dari Kaisar Dewa Tinggi.


Tapi para kaisar dan patriark klan besar tentu mengetahuinya.


Mata mereka saat ini melotot hampir keluar.


Melihat hal tersebut, Ling Qie tersenyum licik.


“Baiklah, pembawa acara lelang kali ini aku sendiri yang akan memimpin, lelang akan aku mulia,” kata Ling Qie langsung bertepuk tangan.


Bai An dan Duan Du yang melihat itu langsung menyeringai.


“Wanita liar ini cukup licik untuk menarik minat orang, mungkin orang tak sadar jika semua item yang di lelang kali ini adalah bom waktu bagi mereka, tapi itu tak bisa membohongi mataku,” gumam Bai An.


“Hmm..!! Aku jadi ingin mengikis setiap bibir wanita ini kak, itu pasti sungguh nikmat,” kekeh Duan Du tersenyum seperti seorang psikopat.


Sementara Ling Qie, setelah bertepuk tangan, terlihat beberapa laki-laki datang membawa sebuah peti.


Bam..!!


Setelah peti di turunkan, Ling Qie belum berniat membuka peti tersebut, melainkan ia melirik ke arah semua peserta lelang untuk melihat rasa penasaran orang-orang tersebut.


Cukup lama keheningan terjadi, semua orang diam tanpa menarik nafas, tentu mereka penasaran karena aura dari peti tersebut sangatlah kuat, bahkan melebihi aura kaisar dewa tinggi.


Setelah keheningan yang cukup lama, Ling Qie langsung berkata.


“Baiklah item pertama adalah?”



...Ilustrasi Mu Xia'er...



...Ilustrasi Xi Xing...


__ADS_1


...Ilustrasi Jing Ling...


__ADS_2