
Tangan Xin Bat langsung di selimuti oleh energi yang lumayan kuat, tangan Xin Bat langsung terayun ke arah pintu untuk menghancurkannya.
Bom..!!
Saat tangan Xin Bat ingin mengenai pintu, ia merasa ada energi yang ingin mendoronya mundur, saat Xin Bat ingin menghentikan tinjunya, ia lebih dulu menabrak perisai transparan.
Tubuh Xin Bat kini terpental mundur, dengan sigap Xin Kong dan tiga saudaranya membantu menangkap tubuh Xin Bat.
“Hoek,, kurang ajar, ternyata ini tipuannya, walau kita sadar akan di tipu, tapi aku tak menduga jika ada sebuah perisai transparan di sini,” kata Xin Bat melirik ke arah Pin Cang tidur tadi.
Namun yang ia lihat hanyalah kendi arak yang sudah habis, hal itu membuat amarah Xin Bat tak tertahan lagi.
“Aku pasti akan mencarimu dimanapun kau bersembunyi, saat aku menemukanmu, disanalah tempat ajalmu datang,” teriak Xin Bat.
Setelah itu Xin Bat merasa ada yang datang sekitar 1 km dari tempatnya.
“Mereka cepat sekali sampai kesini,” gumam Xin Bat tak bisa melakukan apa-apa selain memendam amarah bercampur dendam terhadap Pin Cang.
“Ayo kita pergi, apapun yang terjadi nanti saat Tuan muda marah, maka abaikan saja, tugas utama kita saat ini berbeda, kita harus memberikan kabar tentang Sekte Naga Hitam mulai bangkit kembali,” kata Xin Bat.
Setelah itu ia melesat ke arah barat bersama keempat saudaranya.
Tap tap..!!
Bertepatan dengan Xin Bat pergi, Pin Sang sampai sambil mengedarkan kesadarannya, tapi ia tak menukan Pin Cang berada di mana, ia hanya menemukan Bai An dan Duan Du sedang berkultivasi, selain itu ia merasakan ada seseorang bersembunyi di balik atap dan awan.
“Hmm..!! Aku merasa orang di balik awan sangat familiar?” Gumam Pin Sang dalam benaknya.
Tanpa pikir panjang Pin Sang bersembunyi setelah merasakan Shi Kat datang bersama pengikutnya.
Tap tap..!!
“Tuan,, apakah kita membunuh tikus-tikus yang bersembunyi ini?” Tanya salah satu orang kedua terkuat setelah Shi Kat.
“Jangan,, kita akan langsung menangkap anak ini dan langsung pergi, karena jika kita berlama-lama di sini, kita akan mendapatkan masalah, terlebih wanita yang di balik awan itu berasal dari klan Chu, klan yang tidak bisa di anggap remeh,” kata Shi Kat.
Lalu tatapan Shi Kat mengarah ke pintu tempat Bai An dan Duan Du berkultivasi.
“Aku yakin tadi ada suara ledakan, terlebih aku mencium aroma kelima Xin bersaudara di sini,” kata Shi Kat menatap sekelilingnya.
__ADS_1
“Apakah saya perlu memeriksa sekitar ketua?” Tanya orang no dua terkuat, namanya adalah Shi Rham.
Shi Kat menggelengkan kepalanya, lalu ia melirik ke arah yang terlemah.
“Kau botak,, masuk buka pintu,” kata Shi Kat memberi perintah.
Orang yang di panggil botak langsung melesat maju.
Wuss..!!
Bam..!!
Botak langsung terpental mundur sambil memuntahkan seteguk darah, ia merasakan menabrak tembok baja yang kokoh.
Shi Kat yang melihat itu langsung mengerti mengapa Xin bersaudara tidak membunuh Bai An, karena jika ia berlama-lama di sini, maka ia akan bertemu dirinya lagi sehingga Xin bersaudara melarikan diri.
“Hmm..!! Perisai transparan, terlebih perisai ini sangat kuat,” gumam Shi Kat langsung berpikir bagaimana cara menghancurkan perisai ini.
“Aku yakin perisai ini pasti tidak akan bertahan selamanya jika terus menerus di serang, jadi kalian semua tahu apa yang kalian lakukan bukan,” kata Shi Kat dengan nada tegas.
“Kami tahu ketua,” teriak 10 bawahannya langsung melesat maju, setelah itu mereka semua menggunakan teknik mereka masing-masing untuk mencoba menghancurkan perisai tersebut.
Bom..!!
“Apa mereka semua bodoh atau bagaimana, menyerang tanpa pikir panjang,” kata Mu San sedikit merasa lucu.
“Hehe,, sampai mereka matipun perisai yang ku buat tidak akan pernah hancur, karena dengan kekuatan seperti itu tidak akan bisa menggores perisai yang aku buat,” kekeh Mu Wen merasa otak anggota Sekte Naga Hitam sedikit tidak waras.
“Hmm..!! Tapi aku merasaka jika Tuan muda sebentar lagi akan menerobos, apa sebaiknya kita biarkan Tuan muda sedikit bermain-main dengan mereka,” kata Mu Wen melirik ke arah Mu San.
Mu San melirik ke arah Bai An dan Duan Du. Tak lama kemudian ia mengangguk santai.
“Ini juga untuk kebaikan Tuan muda, agar pengalaman bertarungnya semakin meningkat, jadi kau lemahkan saja perisai itu dalam waktu yang bertepatan dengan mereka berdua selesai berkultivasi,” kata Mu San.
Mu Wen mengangguk santai lalu menjentikkan jarinya ke arah perisai yang ia buat.
Wuss..!!
***
__ADS_1
Di balik awan saat ini Pin Cang dan Pin Sang saling melirik satu sama lain.
“Hmm..!! Bagaimana menurutmu, kira-kira berapa lama orang-orang ini bisa menghancurkan perisai tersebut?” Tanya Pin Sang serius.
“Menurutku sih sekitar dua jam,” kata Pin Cang berpikir-pikir.
“Kau salah, menurutku butuh 1 jam,” kata Pin Sang dengan serius.
“Hehe,, bagaimana jika kita taruhan, siapa yang mendekati dialah yang mendapatkan arak sisa bayaranmu itu,” kata Pin Cang menyeringai kecil.
“Heng..!! Terus apakah kau tidak memikirkan keamanan Tuan muda,” dengus Pin Sang, kemudian menambahkan. “Terlebih apa yang aku dapatkan jika menang, masa aku mendapatkan bayaranku sendiri, enak di kamu dong.”
“Hehe,, kau tenang saja, karena tunangan Tuan muda, Nona Chu Jia pasti telah menghubungi ayahnya untuk meminta bantuan yang sebentar lagi akan tiba, untuk taruhan, kau bisa tenang, aku juga akan membayarmu 8 kendi arak jika kalah,” kekeh Pin Cang sambil menggosok-gosok tangannya sambil melirik Pin Sang.
Pin Sang berpikir sesaat, setelah itu ia berkata. “Tunggu sebentar, jika benar Nona Chu menghubungi ayahnya untuk meminta bantuan, maka aku setuju, tapi jika tidak, maka aku akan menolak.”
Tanpa menunggu jawaban dari Pin Cang, Pin Sang melesat ke arah Chu Jia.
Wuss..!!
“Salam Nona Chu, sebuah kebanggan bagi patriark Pin dari klan kecil ini bertemu dengan anda,” kata Pin Sang menyapa sambil memperkenalkan dirinya.
Chu Jia langsung melirik ke arah Pin Sang sambil mendengus dingin.
“Mempertaruhkan An'Gege ku dan kau tidak tahu malunya datang kesini,” dengus Chu Jia. “Untung saja kau dan dia yang telah melindungi An'Gege ku, jika tidak, aku sudah mencincang kalian hidup-hidup.” Kata Chu Jia dengan nada lebih dingin dari sebelumnya.
Tubuh Pin Sang langsung bergetar saat mendengar Chu Jia marah.
Pin Sang langsung mengutuk Pin Cang dalam hatinya karena ia yang mengadakan taruhan ini.
Sementara Pin Cang walau jarak mereka jauh, ia tetap mendengar suara amarah Chu Jia ke arah Pin Sang, hal itu membuat ia kini tertawa terpingkal-pingkal.
Pin Sang kini terbujur kaku, ia tak tahu memberikan alasan apa. Karena ia tahu wanita jika marah akan melakukan segala cara demi melampiaskan amarahnya.
“I.. Itu,” belum sempat Pin Sang bicara, sebuah ledakan keras terdengar.
Bom..!!
Tubuh beberapa anggota Sekte Naga Hitam terpental dengan tubuh terluka berat.
__ADS_1
Shi Kat yang melihat itu langsung tersenyum lebar saat melihat adanya keretakan di perisai tersebut.