Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Jebakan Ilusi Sukses Besar


__ADS_3

Sementara Bo Long yang dari tadi diam langsung berteriak keras.


“Heh,, dari tadi aku diam saja, yang aku lihat ternyata pemimpin kalian adalah orang yang sangat bodoh,” kata Bo Long berteriak, ia kemudian menambahkan. “Coba kalian semua lihat, melawan kami berdua saja dia melarang kalian yang begitu banyaknya, benar-benar bodoh.”


Pemimpin tertinggi Faksi Serigala langsung mengerutkan keningnya, sementara para ketua dan anggotanya kini mulai berpikir dan membenarkan ucapan musuhnya.


Melawan yang lemah saja ia tidak berani, apalagi melawan yang kuat.


Sementara Duan Du dan Bo Long kini tersenyum mengejek.


“Heh,, aku baru tahu, pemimpinnya bodoh, ternyata para anggotanya lebih bodoh lagi.” Kata Duan Du melirik ke arah ketua Faksi Serigala yang tadi ingin membunuhnya tapi kini ia diam seperti orang bodoh.


Saat mendengar provokasi Duan Du, seketika semua anggota Faksi Serigala, ketua dan pemimpinnya marah.


“Bunuh mereka berdua hingga menyesal telah di hidupkan,” kata Pemimpin Faksi Serigala dengan ganas.


Mendengar itu, seketika semua anggota Faksi Serigala melesat ke arah Duan Du dan Bo Long.


Sementara Duan Du dan Bo Long kini membalikkan badan lalu melesat ke arah Fanghu, Sin Ting dan Son Teng berada.


Wuss..!!


Melihat Duan Du dan Bo Long melarikan diri, para ketua Faksi Serigala langsung melesat ikut mengejar mereka berdua.


Aksi kejar-kejaran berlangsung.


Tap tap..!!


Hingga Duan Du dan Bo Long sampai di ilusi yang Bo Long buat.


Dengan cepat ribuan Faksi Serigala dan beberapa ketua yang lebih dulu melesat tadi langsung ikut masuk perangkap.


“Haha,, kalian berdua akan mati di sini,” teriak salah satu anggota Faksi Serigala dengan ganas.


Kini Bo Long dan Duan Du telah di kepung ribuan Faksi Serigala.


Terlihat mereka berdua tenang saja dan seperti menunggu lebih banyak umpan lagi.


Wuss..!!


Tak berapa lama, ribuan anggota Faksi Serigala berdatangan.


“Bunuh dia, kenapa kalian diam saja,” teriak salah satu ketua Faksi Serigala yang baru saja datang.


“Biarkan saja mereka berdua ketakutan terlebih dahulu, hahaha,” terdengar suara tawa salah satu ketua Faksi Serigala menimpali rekannya.


“Ehh..!! Apakah benar begitu,” kekeh Bo Long.


Tak lama, Fanghu, Sin Ting dan Son Teng datang.


“Hehe aku sudah tak sabar mencincang mereka,” kata Son Teng tertawa kecil.

__ADS_1


Para ketua Faksi Serigala yang melihat ada 3 lagi yang datang tak sedikitpun jejak ketakutan di wajah mereka, malah mereka kini menyeringai kejam.


“Bertambah lagi tikus-tikus yang lumayan besar,” kata salah satu ketua Faksi Serigala.


“Oh benarkah, bukannya kalian yang tikus-tikus besar,” kata Sin Ting menyeringai kejam.


“Daripada menunggu pemimpin, lebih baik bunuh saja mereka semua,” dengus ketua Faksi Serigala langsung melesat ke arah Bo Long.


Bo Long yang melihat itu ingin maju, tapi Sin Ting lebih dulu melesat ke arah ketua Faksi Serigala.


Sin Ting langsung mengayunkan pedangnya saat melihat ketua Faksi Serigala kini mengeluarkan pedangnya.


Ketua Faksi Serigala yang melihat Sin Ting yang maju langsung mendengus dengan sombong, karena lawannya sangatlah lemah, Dewa Merah ⭐ 3 Puncak sementara dirinya Dewa Hijau ⭐ 1 Awal.


Dengan santai ketua Faksi Serigala mengayunkan pedangnya saat pedang Sin Ting kini sudah beberapa meter di depannya.


Bam..!!


Sin Ting langsung terpental dan menabrak tanah dengan keras.


Sin Ting langsung bangun lalu kembali melayang dengan tawa keras.


“Haha,, ayo lagi, lebih keras,” teriak Sin Ting kini mulai tidak waras.


Saat Sin Ting ingin maju, sebuah serangan datang dari arah sampingnya.


Pedang energi dengan kekuatan cukup mengerikan kini sudah beberapa meter dari Sin Ting.


Bom..!!


Lagi-lagi Sin Ting terpental, tapi ada yang aneh dengan Sin Ting, kini ia menerobos akibat terkena dua serangan tersebut.


Tingkat kekuatan Sin Ting kini Dewa Merah ⭐ 1 Awal.


Sin Ting semakin menggila.


“Ayo lagi, serang lebih kuat dasar semut-semut bodoh, jumlah saja yang banyak tapi kalian semua lemah, membunuh orang sepertiku saja tidak bisa,” teriak Sin Ting.


Seketika semua anggota Faksi Serigala yang dari tadi menonton langsung menyerbu Sin Ting dan yang lainnya.


Kini mereka semua sudah tidak sabar membunuh kelompok Duan Du.


Bo Long yang melihat itu langsung menggerakkan tangannya.


Wuss..!!


Kelompok Duan Du langsung lenyap.


Tak menunggu lama, terdengar suara ledakan.


Bom..!!

__ADS_1


Melihat itu, anggota Faksi Serigala langsung berteriak keras.


“Ini jebakan, ayo mundur,” tapi mereka semua terlambat.


Suara ledakan kini mulai terdengar beruntun.


Bom bom bom..!!


Para ketua Faksi Serigala yang ikut masuk jebakan kini mulai melindungi diri mereka menggunakan energi mereka, tapi tetap saja mereka terluka.


Sementara Pemimpin Faksi serigala dan beberapa ketua Faksi Serigala yang datang dari tadi, hanya terlambat beberapa detik sedang bingung karena anggota mereka yang lebih dulu datang semuanya lenyap.


Tak lama, setelah mendengar suara ledakan ia langsung berkata.


“Ilusi jebakan, hati-hati jangan masuk perangkap.”


Para ketua dan anggota Faksi Serigala yang tersisa langsung waspada.


Sementara Duan Du, Bo Long, Fanghu, Sin Ting dan Son Teng kini duduk santai sambil minum arak dan makan-makan.


“Paman, apakah ilusi manusia buatanmu itu bisa di buat melawan beberapa orang lagi?” Tanya Duan Du melirik ke arah Bo Long.


Bo Long mengangguk.


“Aku bisa membuat beberapa ilusi lagi, tapi untuk membunuh maupun melukai itu tidak bisa, mereka hanya bisa mengalihkan perhatian atau menghentikan gerakan musuh karena mereka pasti mengira yang mereka lawan itu nyata, seperti orang tadi,” jawab Bo Long santai.


“Hmm..!! Jika begitu buat saja sebanyak yang paman bisa, setelah mereka teralihkan maka kita bisa membunuh mereka dengan menyelinap tanpa di ketahui, karena mereka tidak tahu dimana kita yang asli,” kata Duan Du mulai bangun lalu melesat ke arah mayat-mayat anggota Faksi Serigala.


Duan Du tanpa menunggu lama langsung mengumpulkan cincin penyimpanan mereka sambil membunuh beberapa ketua yang masih bertahan hidup, tapi mereka tidak bisa bergerak maupun melawan saat Duan Du membunuhnya.


Bo Long, Fanghu, Sin Ting dan Son Teng langsung bersemangat dengan mata cerah.


Bo Long tidak pernah terpikirkan akan rencana seperti ini, dengan cepat ia membuat sebanyak mungkin ilusi.


Setelah itu, ia memerintah semua ilusinya ke arah musuh yang berada di luar ilusi buatan Bo Long yang kini mulai hilang.


Pemimpin Faksi Serigala yang dari tadi melihat sekeliling untuk memastikan dimana ilusi jebakan berada langsung menatap ke arah beberapa kelompok berjubah hitam muncul sangat banyak.


“Bunuh mereka semua, jangan biarkan musuh hidup,” teriak Pemimpin Faksi Serigala kini mulai marah karena ia mengira jika orang-orang berjubah hitam ini yang membunuh puluhan ribu anggotanya yang terkena ilusi jebakan.


Mendengar perintah tersebut.


Tanpa menunggu lama seluruh anggota Faksi Serigala langsung melesat ke arah orang-orang berjubah hitam yang tak lain adalah ilusi buatan Bo Long yang menyerupai manusia.


Saat anggota Faksi Serigala menyerang orang berjubah hitam hingga terpental mundur, mereka semua langsung merasa telah menang.


Tapi baru saja mereka ingin membunuh orang berjubah hitam yang mereka pukul mundur.


Sebuah pedang muncul di depan mereka.


Crash..!!

__ADS_1


__ADS_2