
Benua Menengah ( Dunia Menengah )
Shen Bai baru saja datang dari Benua Rendah, tapi ia tidak hanya bersama Yue'er saja. Ada seorang laki-laki yang sangat tampan bersamanya dengan tangan terikat oleh benang Qi yang sangat tipis.
Dia adalah Lin Feng, yang biasa di sebut Dewa Petir di Benu Atas. Lin Feng saat itu sedang berada di Benua Naga ( Menengah ) dan akan pergi ke Benua Rendah. Namun saat ingin merobek ruang, sebuah celah muncul dan menampilkan sosok yang sangat ia kenal bersama seorang wanita muda.
Saat melihat itu adalah Shen Bai, Lin Feng langsung merobek ruang untuk kabur. Tapi Shen Bai yang sadar akan itu dengan cepat membuat benang dari Qi nya lalu menangkapnya sebelum Lin Feng memasuki celah.
"Apa yang kau cari di Benua rendah nak? apa kau ingin membuat onar seperti dulu lagi?" Shen Bai bertanya sambil menatap Lin Feng dengan tajam.
"Guru,, aku sudah memberitahumu jika Kaisar Chen Sun Yu memberikan ku tugas penting dan aku tidak bisa memberitahumu tugas apa itu!"
Lin Feng kini sangat kesal, karena Shen Bai sudah puluhan kali bertanya tentang mengapa dan apa yang di cari oleh Lin Fan ke Benua Rendah.
Shen Bai mendengus lalu berkata, "Anak durhaka, dari kau ku temukan dan asuh, kau tidak pernah mau memanggil ku ayah angkat. Malah kau selalu memanggilku Guru,, Guru,, aku bukan guru mu!"
Setelah mengatakan itu, Shen Bai langsung menyelimuti Yue'er yang dari tadi diam dengan energinya, lalu menghilang bersama Lin Feng.
**
Di Sekte Istana Naga...
Sebuah aula yang cukup besar, kini sedang berkumpul keluarga Bai. Dari Patriak Yun, Tetua Agung Yan, Tetua pertama, kedua dan yang lainnya sedang duduk dideretan meja yang tertata rapih. Lalu Bai Chen dan Ling Mei duduk di tempat yang lebih tinggi dan hanya dua kursi saja berada disana.
Dan disebuah kursi kehormatan, tempat para tamu, kini Kakek Yue'er dan beberapa anggota Klan nya duduk sambil menatap Bai Chen dengan hormat.
"Chen Gege, aku merasakan kalau hewan mesum dan nakal itu baru datang kesini. Tapi kenapa aku tidak merasakan aura dari An'er ku?" Ling Mei langsung bertanya sambil menatap Bai Chen dengan tajam. Karena ia telah diberitahu oleh Bai Chen jika Shen Bai datang kesini pasti akan bersama Bai An dan para bawahannya.
Keringat langsung mengalir di kening Bai Chen saat mendengar pertanyaan dingin Ling Mei. Memang benar, Bai Chen telah menyuruh Shen Bai kesini untuk membawa cucu leluhur Xu Lang dan membawa Bai An juga jika masalah di Benua Rendah telah selesai.
__ADS_1
Tapi Bai Chen juga dapat merasakan jika ia merasakan Shen Bai datang hanya berdua saja, namun ada satu lagi aura yang ikut bersama Shen Bai dan kini sedang menuju kesini.
"Kita akan bertanya kepadanya nanti, aku juga tidak mengetahui itu!" Bai Chen terlihat sangat tenang saat menjawab pertanyaan Ling Mei. Namun dalam hatinya ia ketakutan karena memikirkan banyak kemungkinan apa yang akan dilakukan Ling Mei setelah ini.
Wusshh..
Tak lama kemudian,, Shen Bai datang bersama Yue'er dan Lin Feng.
Saat sampai aula tersebut tanpa ada halangan, kini Yue'er langsung menangis karena melihat sosok yang sangat ia sayangi dari kecil.
"Kakek!" Teriak Yue'er langsung berlari tanpa memikirkan sekitar. Yue'er langsung memeluk Xu Lang dengan tangis yang cukup pilu untuk di dengar.
Xu Lang yang kini sedang memeluk Cucu nya sambil mengelus kepalanya juga matanya berkaca-kaca.
Karena tak enak, Xu Lang langsung meminta izin terlebih dulu pergi untuk berdua bersama Yue'er.
Bai Chen yang mengerti akan hal itu langsung mengizinkannya dan menyuruh Tetua pertama mengantarkan tempat yang cocok untuk mereka berdua.
Ling Mei yang dari tadi mencoba meredam pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanya langsung menatap Shen Bai dengan tajam.
"Dimana putra ku hewan nakal?" Teriak Ling Mei, yang mana membuat Shen Bai langsung ingin mencoba kabur. Karena ia merasakan firasat yang buruk akan hal ini.
Shen Bai tahu, jika ia menjawab juga itu akan percuma. Ling Mei tidak akan pernah mau percaya akan kata-katanya.
Wuusshh,,
Traannkkk..
Saat mencoba untuk kabur, Shen Bai menabrak sebuah penghalang yang terbuat dari energi prisai Ling Mei. "Ingin melarikan diri,, jangan harap!" Suara dingin Ling Mei langsung membuat semua bulu leher dan badan Shen Bai berdiri.
__ADS_1
Ling Mei langsung membuat gerakan tangan yang cukup rumit, bahkan Bai Chen sekalipun tidak bisa membuatnya.
Wuusshh...
Tangan Ling Mei bercahaya biru terang, Segel yang Ling Mei buat langsung melesat kedalam tubuh Shen Bai. Itu adalah sebuah segel untuk membuat orang tidak bisa mengeluarkan energi apapun dan mereka akan seperti manusia biasa.
"Ling Mei, dengar dulu penjelasan ku, aku tidak kabur. Hanya aku ingin membawa gadis yang bersama ku tadi untuk menjelaskan semuanya!" Wajah Shen Bai sangat jelek saat tubuhnya disegel.
Ling Mei mendengus, ia tahu sebenarnya Shen Bai berencana untuk melarikan diri darinya. Namun perkataan terahir Shen Bai membuatnya meredam amarahnya, karena itu ada benarnya.
Bai Chen dan yang lainnya melihat kejadian itu. Mereka semua langsung merinding termasuk Lin Fang yang kini bergetar ketakutan. Walaupun ia tak tahu apa masalahnya, tapi ia juga datang bersama Shen Bai dan Yue'er.
"Tunggu Leluhur Xu Lang dan gadis itu melepaskan rindunya, baru suruh kesini!" Ling Mei langsung memberi perintah, yang dijawab anggukan semua orang, termasuk orang-orang klan Xu yang masih berada disana.
Ling Mei langsung mengalihkan pandangannya ke arah Lin Feng, "Ayah dan anak sama saja, apa yang kau lakukan kesini?" Tanya Ling Mei dengan menatap Ling Feng dengan tatapan tajam.
Jika Ling Feng berbohong maka tamat sudah riwayatnya, ia langsung menjawab dengan jujur. "Itu Kaisar Chen Sun Yu menyuruhku untuk melihat siapa orang yang bisa mendatangkan Petir Ashura!"
Bai Chen langsung mengerutkan keningnya saat mendengar hal itu langsung bertanys. "Untuk apa Sun Yu menyuruhmu melihatnya?"
"Kaisar takut jika orang tersebut adalah musuh, apalagi jika orang tersebut adalah iblis. Hanya itu yang aku tahu Leluhur Bai." Ling Feng dengan cepat menjawab dengan badan masih bergetar ketakutan.
Lin Feng sebenarnya tidak takut jika langsung dibunuh, tapi ia pernah mendengar dari Kaisar Chen Sun Yu jangan pernah membuat Leluhur Ling Mei marah, atau kau akan disiksa seumur hidupmu sehingga kau lebih baik memilih mati, Lin Feng sangat ingat peringatan tersebut.
"Yang kau cari adalah putra ku yang sekarang masih berada di Benua Rendah. Jadi jangan mencarinya lagi, atau kau akan merasakan akibatnya!" Ling Mei memberitahukan dan memberi ancaman kepada Lin Feng.
Lin Feng dengan cepat mengangguk, lalu dengan hati-hati ia berkata. "Jadi apakah aku boleh pergi dari sini?"
"Kau belum di izinkan pergi dari sini anak durhaka!" teriak Shen Bai.
__ADS_1
Yang menjawab pertanyaan Lin Feng bukan Ling Mei atau Bai Chen, tapi Shen Bai yang dari tadi menahan amarah. Karena saat ia bertanya, Lin Fen tidak pernah mau menjawab.