Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Bertemu Long Yuan


__ADS_3

“Apakah di sini tempatnya?” Tanya Cen Tian lalu menambahkan. “Tapi kenapa aku tidak bisa merasakan aura senior Long Yuan?”


Cen Tian melihat penginapan yang cukup mewah, Cen Tian yakin jika Long Yuan tidak akan mau berkultivasi di tempat seperti ini. Karena pasti akan merusak penginapan ini jika saat Long Yuan menerobos maka auranya akan keluar dengan sendirinya, itulah yang menyebabkan kerusakan.


“Benar, ayo kita temui pemilik penginapan ini terlebih dahulu, walau aku tak pernah melihatnya secara langsung, tapi aku yakin ia orang yang cukup baik.” Kata Fanghu.


Cen Tian bersama kelompoknya langsung mengangguk.


Tapi baru saja mereka akan melangkah, sebuah suara ramah menyapa mereka.


“Mari Tuan, saya antar ke pemilik penginapan,” kata Ko Cok menyapa Fanghu, Yu Fan, Cen Tian dan para saudaranya.


Tanpa menunggu lama mereka semua mengangguk lalu masuk mengikuti arahan Ko Cok.


Tap tap..!!


Saat Ko Cok akan mengetuk pintu, sebuah suara terdengar dari balik pintu.


“Masuk.”


Tanpa menunggu Ko Cok langsung membuka pintu.


Cklek..!!


Saat masuk, Duan Du lebih dulu masuk tanpa izin, saat Duan Du masuk, yang ia lihat hanya Bo Long.


“Eh..!! Dimana paman Long Yuan?” Tanya Duan Du ke arah Bo Long.


Saat Bo Long akan menjawab.


“Aku di sini bocah nakal,” kata Long Yuan tersenyum lembut.


Long Yuan mengangkat kedua tangannya.


Tanpa menunggu waktu, Duan Du langsung melesat ke arah Long Yuan lalu memeluknya.


“Huhu,, paman Long, aku selalu di ejek oleh paman Hei Long dan paman Huang Feng, bahkan ia sering menyiksa ku,” kata Duan Du langsung mengadu.


Long Yuan langsung menatap ke arah saudara yang sudah lama tak ia lihat.


Long Yuan terlihat pura-pura marah.


“Apa yang kalian lakukan kepada Duan'er hah, jika Tuan muda tahu, maka kalian akan di hajar,” dengus Long Yuan.


Hei Long dan Huang Feng langsung pura-pura takut.


“Ja.. Jangan adukan kepada Tuan muda,” kata Hei Long dan Huang Feng.

__ADS_1


Duan Du yang melihat itu langsung mendengus. “Aku bukan anak kecil yang kalian mudah di tipu,” kata Dua Du kesal.


Seketika gelak tawa langsung memenuhi ruangan tersebut.


Long Yuan langsung memeluk Hei Long dan Huang Feng cukup lama setelah melepas pelukan Duan Du.


Setelah itu Long Yuan memeluk Fang Liu, lalu terahir Cen Tian.


Cen Tian dan Long Yuan berpelukan cukup lama hingga mereka berdua melepas pelukan bersamaan.


Tak menunggu waktu lama, Cen Tian langsung bertanya.


“Dimana An'er, aku sempat bertanya kepada Senior Fang, tapi ia bilang kehilangan jejak?”


Mendengar itu Long Yuan menghela nafas.


“Aku juga tidak tahu, aku sempat menyuruh anak angkatku untuk mencari keberadaan Tuan muda, tapi anak angkatku kehilangan jejak di sebuah hutan tepat di samping pohon,” jawab Long Yuan.


Jawaban Long Yuan sama persis dengan Fanghu.


Saat mendengar itu, Cen Tian langsung khawatir.


Long Yuan yang melihat itu langsung menepuk pundak Cen Tian sambil berkata.


“Saat ini aku yakin Tuan muda baik-baik saja dan sedang meningkatkan kekuatannya bersama saudara Lang Zai, Pixiu dan Tu Long, kau tak perlu khawatir Tuan muda Tian, yang perlu kau lakukan adalah meningkatkan kekuatanmu bersama saudara Hei Long, Huang Feng dan adik Fang Liu.”


“Karena kau paling malas dan paling nakal.”


Bukan Long Yuan yang menjawab, tapi Bo Long.


“Siapa kau enak sekali bilang aku yang baik dan sopan ini di kira nakal dan malas,” dengus Duan Du.


“Aku,,” tunjuk Bo Long menyeringai kejam lalu menambahkan. “Aku yang akan melatihmu karena kita seperti memiliki kemiripan.”


Duan Du langsung terkekeh saat melihat tingkah bar-bar Bo Long.


“Sepakat,” teriak Duan Du.


Sementara Long Yuan, Yu Fan, Fanghu, Hei Long, Huang Feng dan Cen Tian yang cukup mengerti langsung menggelengkan kepalanya.


“Jangan terlalu membuat onar kalian berdua,” kata Long Yuan dengan serius.


“Tenanglah ayah angkat, cukup lama aku tidak pernah keluar bermain-main, aku akan menjadi contoh yang baik bagi adik kecilku ini,” kata Bo Long menepuk dadanya.


“Benar paman, mana mungkin kami membuat onar sekali,” kata Duan Du lalu melirik Bo Long. “Benarkan paman Bo.”


Bo Long mengangguk dengan cepat.

__ADS_1


“Sudah-sudah kalian pergi saja sana, dari pada melihat kalian mengoceh tidak jelas,” kata Cen Tian melambaikan tangannya mengusir.


Bo Long langsung menarik Duan Du karena takut Long Yuan akan berubah pikiran.


Wuss..!!


Setelah Bo Long dan Duan Du menghilang. Long Yuan hanya bisa menghela nafas lalu melirik ke arah Cen Tian.


“Apakah Tuan muda Tian yakin membiarkan mereka berdua membuat onar, aku takut orang yang tidak bersalah akan ikut dampaknya,” kata Long Yuan.


Cen Tian melambaikan tangannya santai.


“Walau Duan Du nakal, aku yakin ia tahu mana yang benar mana yang salah, jika ragu utus saja beberapa orang pergi untuk mengawasi mereka.” Jawab Cen Tian.


Long Yuan langsung melirik Sin Ting dan Son Teng.


Seakan mengerti, Sin Ting dan Son Teng langsung melesat pergi tanpa pamit.


Sementara Yu Fan dan Fanghu langsung menepuk dahi mereka.


Long Yuan langsung tersadar jika yang ia suruh salah karena Sin Ting pasti akan ikut-ikutan membuat onar bersama Son Teng.


Saat Long Yuan akan bicara, Fanghu langsung bicara.


“Biarkan aku saja yang mengawasi mereka.”


Tanpa menunggu jawaban, Fanghu langsung melesat pergi.


Yu Fan yang melihat tingkah aneh Fanghu langsung curiga, ia langsung melirik ke arah Long Yuan yang kini mengangguk.


“Mereka semua yang pergi sama saja,” kata Long Yuan.


“Sudah biarkan saja paman Yuan,” kata Cen Tian santai.


Sebenarnya Cen Tian juga sangat ingin pergi, tapi yang membuat Cen Tian ingin pergi adalah menjarah harta musuh-musuhnya.


“Hmm..!! Lebih baik kita tingkatkan saja kekuatan kita, aku yakin jika Tuan muda melihat kekuatan Tuan muda Tian nanti bersama yang lain, ia pasti akan senang,” kata Long Yuan mengutarakan niatnya.


Cen Tian, Fang Liu, Hei Long dan Huang Feng langsung mengangguk.


Mereka bicara lebih dulu, setelah Yu Fan izin pamit, Long Yuan langsung mengajak Cen Tian dan yang lain berkultivasi sekarang.


Mereka semua di bagikan harta oleh Long Yuan, tanpa menunggu waktu lama Cen Tian dan yang lainnya memilih tempat duduk di masing-masing sudut ruang, karena ruangan ini cukup besar dan juga di lapisi oleh perisai, kini Cen Tian dan yang lainnya tak perlu khawatir.


Long Yuan yang melihat itu langsung membuat perisai lagi ke setiap sekitar tubuh Cen Tian, Hei Long, Huang Feng dan Fang Liu, agar saat salah satu akan menerobos, yang lain tidak terganggu.


Sementara Long Yuan kini duduk santai di sudut ruang berbeda, ia lalu memejamkan matanya secara perlahan.

__ADS_1


__ADS_2