
Ketiganya langsung mengangguk tanpa ragu lalu menatap tajam musuh.
Tanpa menunggu waktu lama, Yu Fan dan Hei Long langsung maju, mereka berdua berdiri sejajar di depan, sementara Jing Ling tepat 100 meter berada di belakangnya, dan yang paling belakang adalah De Cang.
De Cang saat ini telah berubah ke bentuk iblis sejatinya, ia memiliki kekuatan setara dengan Jing Ling, yaitu tingkat Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 2 Menengah.
Sementara untuk Yu Fan berada pada tingkat Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 3 Puncak, dan Hei Long berada pada tingkat Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 3 Awal, Hei Long mampu menerobos dengan cepat berkat bantuan dari Tu Long yang memberikannya beberapa pil kualitas tinggi.
Yu Fan dan Hei Long saling melirik satu sama lain kemudian mengangguk.
Keduanya secara serampak mengeluarkan senjata mereka, dengan cepat mereka melesat ke arah musuh tanpa takut ada musuh yang menyerang dari belakang, karena Jing Ling yang akan melindungi jika ada musuh yang menyerang diam-diam.
Sementara De Cang akan membunuh musuh jika Jing Ling sudah melumpuhkannya.
Hal ini di ajarkan oleh Bai An agar mereka tidak kehabisan energi dengan sia-sia.
Saat Yu Fan dan Hei Long menyerang lebih dulu dengan teknik terkuat mereka, seketika jutaan pedang energi tercipta.
Bom bom..!!
Ledakan yang memekak telinga bercampur asap mengepul hingga menyebabkan kawah dimana-mana akibat serangan gabungan Yu Fan dan Hei Long.
Walau mereka sebagian ada yang tidak mati, dan hanya terluka ringan maupun parah. Hei Long dan Yu Fan melewati mereka.
Disanalah Jing Ling bertugas melumpuhkan mereka dengan santai agar terluka semakin parah.
Jing Ling terlihat bergerak dengan lembut.
Tangan Jing Ling seolah membuat sebuah perisai sambil bergumam.
“Bunga lotus penghancur.”
Ribuan bunga jatuh menyebabkan musuh yang terluka kini semakin terluka parah, bahkan ada yang mencoba menghindar tetap saja tidak mampu karena terlalu banyak bunga lotus berjatuhan.
Sementara De Cang membuat ribuan bola kecil layaknya peluru untuk membunuh mereka semua.
Hal tersebut terus berlanjut yang membuat Bai An mengangguk sambil mengeluarkan senyum bahagia karena Bai An merasa mereka mampu membunuh musuh.
Kini Pandangan Bai An mengarah kepada We Kai yang berubah melawan Kaisar Dewa Kematian.
Dapat di lihat jika dengan mudah We Kai membunuh Kaisar Dewa Kematian bersama 3 kaisar dewa lainnya. Namun We Kai tidak ingin membuat Kaisar Dewa Kematian mati dengan mudah, ia ingin menyiksanya hingga putus asa.
Saat ini We Kai mengayunkan tinjunya yang di selimuti oleh api.
__ADS_1
Sementara Kaisar Dewa Kematian langsung mundur sambil menarik salah satu sekutunya.
Bom..!!
Tubuh sekutu Kaisar Dewa Kematian langsung hancur, dan Kaisar Dewa Kematian ikut terlempar dengan wajah terbakar sebelah.
We Kai menyinggungkan senyum jahat saat melihat itu, sementara Kaisar Dewa Kematian menggertakkan giginya menahan rasa amarah bercampur dendam.
Walau Kaisar Dewa Kematian sudah di bantu 10 kaisar dewa lainnya, hal tersebut masih tidak berguna, bahkan kini hanya tersisa dirinya dan dua kaisar dewa yang telah melarikan diri entah kemana.
We Kai secara perlahan berjalan ke arah Kaisar Dewa Kematian.
Melihat itu, Kaisar Dewa Kematian perlahan mundur sambil berteriak.
“We Kai apa yang kau lakukan? Jika kau membunuhku yakinlah Ratu Ling Qie akan membunuhmu dengan tragis,” raung Kaisar Dewa Kematian mengancam.
“Hah,, walau aku mati pun tidak apa, asal aku bisa membunuhmu lebih dulu,” kekeh We Kai lalu melanjutkan.
“Tapi sebelum kau mati, aku ingin menyiksamu terlebih dahulu karena dendam ku tidak akan pernah aku lupakan walau aku di neraka sekalipun,” kata We Kai dengan nada dingin.
Mendengar itu Kaisar Dewa Kematian berusaha bangun, namun dengan cepat We Kai muncul sambil menginjak wajah Kaisar Dewa Kematian yang terluka bakar.
Akhh..!!
Namun We Kai tidak mendengar ampunan Kaisar Dewa Kematian, ia dengan sadis menyiksa Kaisar Dewa Kematian hingga mati mengenaskan.
Lalu pandangan We Kai mengarah kepada Xiong Zai yang saat ini melawan Ling Qie bersama Tu Khul dan Long Gang bawahan setia Long Yuan dulu saat Long Yuan mempunyai gelar Kaisar Dewa Naga.
Xiong Zai mundur dan bergabung bersama Tu Khul dan Long Gang.
Mereka bertiga saat ini di kepung puluhan Kaisar Dewa bersama Ling Qie.
Wajah Ling Qie masih memasang wajah jelek alias wajah marah karena pipinya tergores akibat Xiong Zai.
Di pipi Ling Qie berbentuk tiga garis yaitu pemberian cakar Xiong Zai.
Xiong Zai terlihat di seluruh tubuhnya banyak luka sabetan pedang, walau begitu Xiong Zai sama sekali tidak terlihat kesakitan, ia hanya sesikit kelelahan akibat terlalu banyak menggunakan energi.
Xiong Zai juga tidak menduga jika Ling Qie telah mencapai Kaisar Dewa Alam ⭐ 3 Awal.
Awalnya Xiong Zai mengira Ling Qie hanya Kaisar Dewa Alam ⭐ 1 Awal.
Tapi dugaannya jauh melenceng, ia juga sedikit kesal akibat Bai An salah memberi informasi.
__ADS_1
Tap tap..!!
“Apa kau tidak apa-apa Jendral Zai?” Tanya We Kai langsung bertanya saat ia sampai.
Xiong Zai melirik ke arah We Kai dengan sedikit kesal, ia ingin berkata apa kau buta, namun ia mengurungkan niat karena We Kai sama sekali tidak salah menurutnya.
Tak lama Tu Khul yang telah mencapai Kaisar Dewa Alam ⭐ 1 Awal menepuk pundak Xiong Zai.
“Mumpung ada bantuan, kita akan melawan wanita ini, sementara dia dan Long Gang akan menghalangi para tikus-tikus kurang ajar itu,” tunjuk Tu Khul.
Xiong Zai langsung mengangguk.
“Gunakan kekuatan penuh, jika kita masih tidak mampu membunuhnya, toh kita juga tidak akan mati karena Tuan muda tidak akan membuat kita mati,” kata Xiong Zai sambil menatap tajam ke arah Ling Qie.
Ling Qie juga tak kalah seram saat menatap Xiong Zai.
“Mengapa kalian diam, cepat tangkap dia, aku ingin menyiksanya hingga ia menyesal telah di hidupkan,” teriak Ling Qie meraung marah kepada pengikutnya.
Seketika puluhan kaisar dewa yang jumlahnya kurang lebih 40 langsung menyerbu.
Glek..!!
Long Gang melihat itu langsung menelan ludah, sementara We Kai menguatkan tekadnya.
“Ayo kita bantu hadang mereka agar Jendral Zai dan senior ini bisa membunuh j*l*ng itu,” kata We Kai menarik Long Gang.
Long Gang dengan sedikit enggan hanya bisa mengikuti.
Wuss..!!
We Kai muncul di depan lima orang musuh dengan tinju terayun di sertai api yang sangat kuat.
Lima kaisar dewa itu walau kekuatannya Kaisar Dewa Tinggi ⭐ 1 Awal langsung bergabung melawan We Kai.
Mereka masing-masing menggunakan teknik mereka hingga bertrokan terjadi.
Bom..!!
We Kai mundur 10 langkah sambil terengah-rengah.
Tak lama sebuah senyum muncul di wajah We Kai karena ini yang ia mau dari dulu, pertarungan yang bisa membuat ia puas.
Sementara kelima musuhnya mundur 5 langkah, terlihat jika saat bertrokan tadi mereka menang sedikit.
__ADS_1
Tak menunggu lama We Kai dan kelima kaisar dewa kembali melesat dengan kekuatan penuh yang artinya jika ini adalah serangan terahir.