
“Mu Xia'er,” gumam Bai An langsung memanggil Xia'er, karena ia tidak tahan dan rasa ingin tahu nya, jadi ia dengan terpaksa menganggu Xia'er.
Mu Xia'er hanya terkekeh melihat kelakuan Bai An, karena ia juga akan melakukan hal yang sama, bahkan lebih dari itu jika melihat seorang naik tingkat 1 tingkat penuh, tapi karena Mu Xia'er mengetahuinya makanya ia biasa-biasa saja.
“Apa ada,” jawab Mu Xia'er muncul dan pura-pura menguap.
“I,, ini apa yang terjadi? mengapa Long Yuan meningkat sepesat ini, padahal belum satu hari penuh berlalu,” tanya Bai An langsung dengan terbata-bata karena saking kagetnya.
“Hmm, bawahan mu ini cukup spesial, dan ia juga seorang Binatang Spiritual yang sebentar lagi mencai Binatang Surgawi, kau tahu bahwa kelebihan Binatang Spiritual dan manusia sangat berbeda jauh,”
Bai An mengangguk, “benar, Binatang Spiritual atau lebih tepatnya jenis Naga seperti Long Yuan mempunyai mardian yang secara otomatis menyalurkan setiap energi skala besar yang masuk dan otomatis menguatkan tuSurgawi Sulit dan seluruh tubuh mereka, tanpa harus menguatkan pondasi mereka,” jawab Bai An.
“Iya, itulah kelebihannya dan aku juga merasakan ada yang spesial dari bawahan mu ini? tapi aku tidak tahu secara pasti, seperti ada seseorang yang sengaja menghilangkan agar melupakan bawahan mu ini jika ada yang merasa tahu spesies jenisnya.”
Bai An langsung mengerut, ia ingin bertanya lebih lanjut, namun ia merasa ada seseorang yang sangat kuat sengaja datang kesini.
“Xia'er, dimana aku harus membawa Long Yuan untuk menjalani petir kesengsaraannya?” tanya Bai An dengan cepat.
Xia'er yang dapat juga merasakannya langsung membuat mereka berdua hilang tiba-tiba.
Baru saja Mu Xia'e membawa Bai An dan Long Yuan pergi.
Wuuss,,
Wuuss,,
Wuuss,,
“Akkhh,, sial orang itu baru saja melarikan diri, dan aku tidak bisa melacaknya,” teriak Leng Cong meraung marah.
Di sebelah Leng Cong, Leng Cung mengerut, ia langsung mengedarkan energi kesadarannya untuk mengecek sesuatu, tiba-tiba saja Leng Cung mengerut.
“Ada apa Leng Cung? apa kau menemukan sesuatu?” tanya Leng San yang kebetulan melihat gerak geriknya.
Leng Cong yang mendengar Leng San bertanya langsung diam dan ikut melihat kakaknya Leng Cung.
__ADS_1
“Orang yang baru saja menerobos ke tingkat True God adalah Binatang Spiritual berspesies Naga dan ia sebentar lagi akan menjadi Binatang Surgawi,” kata Leng Cung menjelaskan tanpa melirik ke arah mereka.
Leng San dan Leng Cong langsung mengerut, “Apakah ia adalah pemimpin Binatang Spiritual yang kau bunuh?” tanya Leng Cong langsung.
“Aku tidak tahu pasti, karena ada juga seorang manusia yang aku rasakan bersamanya, tapi yang membuatku heran, manusia tersebut adalah manusia biasa, ia seperti bukan seorang Kultivator. Namun,” ucap Leng Cung menjeda kata-katanya memikirkan sesuatu.
“Namun apa?, jangan setengah-setengah jika bicara,” seru Leng San cukup kesal.
Leng Cung diam, ia tidak menanggapi pertanyaan Leng San, hal itu membuat Leng San semakin kesal.
“Manusia ini biasa ini, aku merasa ada yang salah, namun aku tidak mengetahui apa itu, setidaknya kita mulai waspada mulai sekarang,” Leng Cung langsung berkata dan melirik Leng Cong dan Leng San.
“Mengapa harus waspada terhadap Binatang yang baru saja menembus True God, ia hanya semut di mata ku,” setelah mengatakan itu Leng Cong langsung menghilang.
Leng San yang mendengar itu ikut mendukung apa yang di katakan Leng Cong, walaupun mereka sering berdebat, tapi kini ia mengakui ucapan Leng Cong, karena kekuatan mereka sangatlah tinggi, sampai-sampai Hukum Benua ini menekan kekuatan mereka, tapi mereka tak akan masalah dengan hal tersebut.
Leng San langsung mengikuti Leng Cong yang pergi lebih dulu.
“Manusia ini sungguh mengerikan, walaupun terlihat seperti manusia biasa, aku yakin jika tubuh fisiknya mampu membunuh seorang True God juga,” gumam Leng Cung seorang diri, lalu melirik ke arah gua, “Hmm aku merasakan ada sedikit jejak Aura Binatang Primordial Surgawi disini,” setelah bergumam Leng Cung langsung menghilang.
Tapi sebelum menghilang, sebuah senyum bahagia terpancar di wajahnya. Entah apa yang membuatnya tersenyum, itu masih menjadi mistery.
Wuusshh,,
“Eeh,,”
“Kita ada dimana Tuan Muda?”
Long Yuan langsung kaget saat dirinya tiba-tiba berada di tempat berbeda, jadi ia langsung bertanya.
“Apa kau tidak bisa lihat saudara Yuan, kita berada di tengah laut,” jawab Bai An kesal.
Mu Xia'er langsung tertawa, “Kau mempunyai kemiripan dengannya An'Gege, sama-sama banyak pertanyaan, ha ha ha,”
Bai An langsung mendengus, dan melihat Long Yuan yang kini tersenyum seperti orang bodoh sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
“Saudara Yuan, kau jalani lah Petir Kesengsaraan mu disini, kita akan aman jika disini.”
Bai An langsung menjauh setelah mengatakan itu dan ia mendongak ke atas, “Petir ini mempunyai aura yang sama dengan yang ku jalani,” gumam Bai An cukup heran.
Sedangkan Mu Xia'er cukup terkejut melihat petir tersebut, walaupun berwarna putih biasa, namun ada sedikit yang spesial dari petir tersebut, “Kini aku sudah tahu siapa Naga ini sebenarnya,” gumam Mu Xia'er tersenyum misterius dalam hati, lalu melirik Bai An.
“An'Gege lebih jauh lagi, petir ini cukup kuat,” kata Mu Xia'er langsung memperingati Bai An.
Bai An langsung menjauh tanpa bertanya, karena ia juga merasa petir kesengsaraan ini tidak seperti petir biasanya.
Di tempat Long Yuan berada, “tempat ini sangat padat akan energi, apa Tuan Muda membawa ku ke Benua Atas ya?” gumam Long Yuan bertanya-tanya, ia masih menghiraukan ujian kesengsaraannya untuk naik tingkat.
Setelah itu ia mendongak ke atas dan melihat petir kesengsaraanya, “Petir ini lagi, gara-gara petir ini aku di serang banyak ahli kuat dulu, sehingga membuatku melarikan diri ke Benua Rendah,” gumam Long Yuan mengingat masa kelamnya dulu.
“Huuhh,, biarlah, jika ada yang ingin mencelakai ku lagi saat menjalani ujian kesengsaraan ku, masih ada Tuan Muda yang melindungi ku,” gumam Bai An lalu melirik ke arah tertentu, tempat Bai An melayang dan sedang menontonnya.
Sebuah tekad muncul di mata Long Yuan, “Aku tidak akan mengecewakan mu Tuan Muda,” kata Long Yuan, lalu melihat ke atas lagi.
“Ayoo, aku telah siap,, keluarkan sambaran terbaik mu,” teriak Long Yuan memprovokasi.
Seaakan mengerti, petir tersebut tiba-tiba berubah menjadi bentuk bola lalu menerjang ke arah Long Yuan.
“Cakar Dewa Naga,”
Teriak Long Yuan tak mau kalah, lalu energi berbentuk cakar Naga ikut menerjang ke arah sekumpulan petir berbentuk bola tersebut.
Duaarr,,
“Lemah, lebih kuat lagi, jangan lembek begini” teriak Long Yuan sekali lagi memprovokasinya.
Bai An yang melihat kelakuan Long Yuan tersenyum bangga, “Sekali-sekali aku akan mengikuti caranya,” gumam Bai An.
Petir tersebut kini terus menerjang ke arah Long Yuan sampai petir ke 6, kondisi Long Yuan masih baik-baik saja, walaupun pakaiannya kini terlihat compang camping seperti pengemis, tapi tidak ada sedikitpun luka yang bersarang di tubuh Long Yuan.
Bai An semakin kagum melihat kondisi tubuh dan fisik Long Yuan yang sangat kuat.
__ADS_1
Saat ujian petir ke tujuh,, tiba-tiba saja petir tersebut berubah menjadi bentuk prajurit, namun agak berbeda dengan prajurit petir kesengsaraan yang Bai An jalani.
Mu Xia'er yang berada di dalam tubuh Bai An langsung bergumam, “Sudah ku duga, ia adalah seorang Reinkarnasi??”