Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Keributan di Restaurant dan datangnya Nona Xue


__ADS_3

Saat mendengar kata Klan Lee, Bai An, Bai Luan, Lang Zai dan Pixiu langsung naik darah, karena saudara mereka Xiong Zai di bunuh oleh anggota Klan Lee.


“Ah,, aku tidak menduga akan bertemu dengan Tuan Muda dari Klan Lee,” teriak Bai An sengaja kaget.


Melihat wajah Bai An yang berpura-pura terkejut, Lang Zai dan Pixiu ikut ikutan terkejut, sedangkan Bai Luan memasang wajah kebingungan.


Sedangkan wajah Tuan Muda Klan Lee dan para pengawalnya menunjukkan wajah kepuasan dan memasang wajah kelicikan.


Tuan Muda Klan Lee yang bernama Lee Tan itu langsung maju ke depan, “Jika kau sudah mengetahui kehebatan Klan Lee, maka kau pasti tahu apa yang kalian lakukan bukan?” kata Lee Tan dengan tersenyum licik.


Bai An dan yang lain langsung bingung, “Apa itu Tuan Muda?” tanya Bai An.


“Kalian cukup buka baju dan keluar dari sini dan berteriak lantang aku orang gila tidak menhetahui kebesaran Tuan Muda Lee Tan,” Ha, ha, ha.


Lee Tan dan para pengawalnya langsung pada tertawa, saat mendengar apa yang di ucapkan Lee Tan.


Wajah Bai An langsung tersenyum dan berkata “Apa hanya itu?” tanya Bai An kini dengan suara dingin.


Lee Tan dan para pengawalnya langsung mengerutkan keningnya, “Apa yang kau katakan tadi? coba ulangi.” Kata Lee Tan menahan amarah.


“Apa kau tuli?” kata Lang Zai terus tertawa, “Ha, ha, ha baru kali ini aku melihat seorang Tuan Muda tuli.”


Lang Zai dan Pixiu tidak henti-hentinya mengejek Lee Tan.


Wajah Lee Tan langsung memerah, “Bunuh mereka, lalu cari semua keluarga mereka kemudian siksa dan bunuh juga,” kata Lee Tan.


Saat mendengar kata bunuh, semua orang yang dari tadi menonton langsung berhamburan pergi, karena mereka tidak ingin terlibat masalah dengan Tuan Muda Lee Tan yang katanya gemar mencari masalah.


Wuss,,


Wuss,,


Aura para pengawal Lee Tan langsung mengguncang restaurant tersebut, mereka langsung melesat ke arah Bai An dan yang lainnya.


“Mati,” teriak dua pengawal yang lebih dulu sampai ke tempat Bai An.


Saat kedua pedang dari kedua prajurit tersebut hampir mengenai Bai An yang masih santai.


Wuss,,


Buk,,


Tiba-tiba saja tangan mereka berdua terputus yang mana membuat mereka diam beberapa saat.


“Akhh,, tangan ku,”


Mereka langsung berguling-guling berteriak kesakitan.


Lee Tan dan pengawal setianya yang berdiri di sampingnya langsung tercengang, betapa cepatnya serangan tersebut.


Mata mereka berdua langsung mengarah kepada Lang Zai, Pixiu dan Bai Luan, siapa yang memotong tangan pengawalnya, namun tidak menemukan pergerakan dari mereka sedikitpun.

__ADS_1


Tak lama sebuah suara menggema di seluruh ruangan tersebut.


“Apa kau bisa seenaknya saja membuat onar dan kerusakan di tempat ku?”


Wuss,,


Seorang gadis muda dan sangat cantik datang tiba-tiba entah dari mana.


Lee Tan langsung tertegun, “Nona Xue, maafkan kami, tapi mereka yang lebih dulu membuat masalah,” kata Lee Tan membela diri.


“Apa yang dikatakan Tuan Muda Lee benar, malah mereka mengusir kami, padahal kami sudah lebih dulu memesan meja itu,” dengan licik pengawal setia Lee Tan menambah bumbu-bumbu untuk menguatkan diri mereka membela diri.


Alis Nona Xue berkerut, ia memang tidak mengetahui pasti masalah mereka, karena tepat saat ia datang, ia mendengar keributan dan beberapa pelanggan setianya berhamburan kekuar.


Nona Xue kemudian melirik ke arah Bai An dan yang lain untuk meminta penjelasan, Bai An langsung mengangkat pundaknya, karena ia malas menjelaskan dan ingin melihat reaksi Nona Xue, apakah yang akan ia lakukan, membela yang benar atau salah.


“Manager Cung,” kata Nona Xue dan tak lama berlari Manager Cung yang terlihat sepuh.


“Iya Nona Xue,” kata Manager Cung.


“Bisa kau jelaskan masalah apa sebenarnya yang terjadi disini?” tanya Nona Xue meminta penjelasan.


Alis Lee Tan langsung terangkat, “Jika kau berbohong, anak istrimu yang akan menanggung akibatnya," ancam Lee Tan.


“Apakah aku memberimu hak untuk bicara,” ujar Nona Xue dengan kesal dan berani mengancam orangnya di depan dirinya.


Lee Tan langsung mendengus, “Kami menghormati mu Nona Xue, terlebih lagi ibumu, seandainya ibumu mati, mengapa aku harus takut,” dengus Lee Tan.


Wajah Nona Xue langsung memerah, sedangkan Bai An, Lang Zai dan Pixiu langsung tersenyum, mereka tidak perlu turun tangan karena, yang sekarang akan turun melawan Lee Tan sudah ada.


“Kau, berani sekali melawan Klan Lee, walaupun ibumu kuat itu tidak membuat Klan Lee takut dan aku akan membuatmu menjadi ****** yang bersujud di hadapanku bersama ibumu,” teriak Lee Tan marah.


Tanpa menunggu lama Nona Xue langsung mengeluarkan pedangnya dan menyerang Lee Tan.


Trank,,


“Kau hanya mengandal klan mu saja, dasar sampah masyarakat, lemah, pecundang,” kata Nona Xue dingin lalu menambahkan, “Jika kau berani lawan aku pecundang.”


Lee Tan langsung tersenyum, “Jika sudah ada yang melawan mu, mengapa aku harus turun tangan. Buat dia lumpuh, aku ingin menikmati tubuhnya,” kata Lee Tan yang merasa yakin pengawan setianya akan menang.


Wajah nona Xue langsung berubah dingin.


Wuss,,


Pengawal Lee Tan langsung maju seorang diri dan beberapa pengawal dari klan Lee maju untuk membunuh Bai An dan yang lainnya.


Bom,,


Duar,,


Tak lama restaurant lantai tempat Bai An dan yang lainnya langsung hancur.

__ADS_1


Nona Xue tertegun, karena bukan dia yang mengakibatkan ledakan tersebut.


Bai An kini sedang mengibas-ngibas pedangnya untuk membersihkan darah dari para pengawal Lee Tan.


Saat Nona Xue sedang fokus melihat Bai An datang sekelebat bayangan.


“Jika kau bertarung, maka fokus lah pada musuhmu," kata pengawal setia Lee Tan langsung mengayunkan pedangnya.


Nona Xue yang tidak sempat menghindar langsung menyilang pedangnya untuk menangkis serangan tersebut.


Bom,,


Nona Xue langsung terlempar, namun tidak ada sedikitpun luka atau kerusakan di bajunya.


Bai An, Lang Zai, Pixiu langsung tertegun, itu karena Bai Luan lah yang memasang formasi perisai di sekitar Nona Xue.


Bai An langsung melirik ke arah Bai Luan, saat Bai An ingin bertanya Mu Xia'er lebih dulu bicara lewat pikiran Bai An.


“Dia itu Bibi mu An'Gege, jika kau ingin bertanya nanti saja, kau bunuh dulu mereka,” kata Mu Xia'er.


Bai An terkejut luas biasa, tapi ia langsung melesat ke arah pengawal setia Lee Tan yang tersisa.


Slass,,


Buk,,


Dengan mata melotot, kepala pengawal setia Lee Tan terjatuh.


“Apa yang kau lakukan?" teriak Lee Tan saat melihat pengawal yang ia andalkan mati tanpa mengetahui siapa yang membunuhnya.


“Berani sekali kau melawan klan Lee, awas kalian semua akan mati, akan ku bunuh semua keluarga kalian.” Teriak Lee Tan.


Bai An yang mendengar itu langsung mengayunkan pedangnya.


Wuss,,


Buk,,


“Akkhh,,”


“Banyak omong,” kata Bai An dingin.


“Akhh,,” Lee Tan kini berguling-guling saat kaki kirinya terpotong.


Suara teriakan Lee Tan menggema di restaurant itu.


Lee Tan yang teriak kesakitan masih sempat mengeluarkan sebuah token berlambang Klan Lee lalu menghancurkannya.


“Kalian semua akan mati,, Ha ha ha,” teriak Lee Tan dengan tawa bahagia.


Saat melihat itu Bai An langsung tersenyum dan saat ia akan memenggal kepala Lee Tan.

__ADS_1


“Jangan bunuh dia, aku ingin menyiksanya.”


Nona Xue langsung berteriak dan maju ke arah Lee Tan.


__ADS_2