Lahirnya Raja Para Dewa

Lahirnya Raja Para Dewa
Bai An Kembali Bergerak


__ADS_3

Dua minggu pasca pembantaian yang di lakukan Bai An.


Selama dua minggu itu para bawahan Bai An bekerja dengan cepat untuk menghabisi sisa-sisa pengikut Kaisar Dewa Kegelapan.


Tapi hasil kerja mereka nihil, bahkan Bai An yang ikut turun tangan pun ikut bingung.


Pasalnya setelah ia membantai habis para pengikut Kaisar Dewa Kegelapan waktu di luar Kota Netral dua minggu lalu. De Cang dan Tu Long langsung bergerak cepat. Tapi semua sisa-sisa pengikut Kaisar Dewa Kegelapan yang masih ada di dalam Kota Netral hilang seperti di telan bumi.


Mereka seolah tidak pernah berada di Kota tersebut.


Bai An pun langsung berasumsi dalang di baliknya mereka berkhianat dan mengikuti Kaisar Dew Kegelapanlah yang membawa mereka pergi.


Itu juga yang sempat di pikirkan oleh Gong Tanru. Bahkan Gong Tanru yang kekuatannya Dewa Abadi pun tidak bisa merasakan kehadiran orang yang membawa para pengikut Kaisar Dewa Kegelapan.


Tap tap..!!


“Pangeran, aku melihat ada sedikit pergerakan mereka di Kerajaan Manusia dan Kota Monster,” bisik Gong Tanru yang langsung datang tiba-tiba.


Mendengar itu, Bai An langsung membuka matanya. Karena saat ini ia sedang berkultivasi di rumah Jing Ling dulu.


“Hmmm..!! Tunggu satu atau dua hari lagi baru kita bergerak, aku saat ini sedikit lagi akan menerobos ke Tingkat Dewa Raja ⭐ 2 Awal,” kata Bai An lalu memejamkan matanya sambil bicara lagi. “Beritahu Jing Ling untuk memberitahu yang lain untuk saat ini langsung bergerak ke Kerajaan Manusia dan Kota Monster, kirim Hong Chu dan Hei Niu dan Fu Chen ke Kota Monster. Sementara Jing Ling, Tu Long dan Bo Dong kirim ke Kerajaan Manusia untuk mengamati lebih dulu, larang mereka bertindak sembarangan.”


“De Cang akan tetap tinggal di sini untuk memimpin para pasukan yang baru-baru ini dia rekrut.”


Gong Tanru langsung menghilang dari tempatnya.


Bai An kini mulai fokus ke titik trobosannya.


Tap tap..!!


Gong Tanru langsung muncul dan membisikkan yang di sampaikan oleh Bai An.


Setelah itu, Jing Ling yang kini sedang berkultivasi juga langsung membuka matanya lalu mengangguk patuh.


“Aku akan mengabari mereka sekarang,” kata Jing Ling kemudian berdiri.


Sementara Gong Tanru kembali menghilang.


Beberapa jam kemudian.


Para bawahan Gong Tanru langsung bergerak setelah mendengar perintah dari Bai An melalui Jing Ling.


Hei Niu, Fu Chen dan Hong Chu langsung bergerak dengan kecepatan penuh ke Kota Monster.


Untuk Jing Ling, Tu Long dan Bo Dong masih di Kota Netral, mereka tidak langsung berangkat karena sedang menunggu seseorang.


Tak lama kemudian.


Wuss..!!


Tap tap..!!

__ADS_1


“Saudara De, kenapa kau lama sekali,” gerutu Tu Long setelah melihat kedatangan De Cang.


“Hehe,, aku ketiduran saudara Tu,” kekeh De Cang kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Jing Ling dan di belakang Jing Ling ada Han Lili. “Apakah sekarang kalian akan berangkat?” Tanya De Cang.


“Hmm..!! Aku menyuruhmu untuk memberitahu dua iblis kembar untuk menjaga penginapan malam, karena sampai saat ini dia tidak ada jawaban.” Kata Jing Ling mengutarakan niatnya.


“Hmm..!! Mereka berdua masih berkultivasi. Untuk Penginapan Malam biar aku saja yang menjaga bersama adik ku dan dia,” tunjuk De Cang ke arah Han Lili.


Tapi Han Lili langsung berkata. “Enak saja kau memerintahku, hanya dia seorang yang mau ku turuti perintahnya,” yang Han Lili maksud adalah Bai An.


De Cang langsung mendengus.


“Sudah-sudah,, untuk Lili, dia akan ikut bersama kami. Karena aku butuh jasanya,” kata Jing Ling.


Mendengar itu De Cang langsung mengangguk.


Cukup lama mereka mengobrol. Lalu Jing Ling, Tu Long, Bo Dong dan Han Lili pamit kepada De Cang untuk berangkat sekarang.


**


Jauh di suatu tempat, terlihat banyak sekali orang berkumpul menggunakan jubah dan penutup kepala.


“Bagaimana? Apakah kalian sudah menjalankan perintahku untuk bergerak ke dua lokasi yang aku maksud?” Tanya seseorang yang berdiri membelakangi semua orang.


Dia adalah dalang dari semua ini. Dia juga yang menjanjikan kekuatan, kekuasaan dan kekayaan kepada orang-orang di belakangnya.


Salah satunya adalah seorang Jendral Monster yang Yao Jing kenal.


“Hmm..!! Kali ini jangan sampai gagal, kau yang ku pilih menjadi ketua dari semua pengikut Yang Mulia, jika kau gagal lagi maka aku akan membunuhmu,” kata Dalang tersebut.


Aura Kegelapan yang keluar dari dalang tersebut membuat semua orang sesak nafas. Karena aura cukup berbeda dari semua orang yang berada di sana.


“Sa.. Saya berjanji akan langsung menguasai Kota Monster dan Kerajaan Manusia Tuan,” kata Jendral Riu dengan terbata-bata.


Mendengar itu, dalang tersebut langsung menghilang.


Setelah ia menghilang. Jendral Riu langsung mengamuk tak jelas.


“Ahkkk..!! Kalian semua sekarang bergerak, jangan ada alasan lagi, atau aku akan membunuh kalian semua,” teriak Jendral Riu seperti orang kesurupan.


Semua anggota dari berbagai Ras itu langsung lari kocar kacir.


Walau kekuatan mereka semua seorang Ahli Suci, tapi kekuatan mereka semua akibat bantuan dari Energi Kegelapan yang di berikan oleh Jendral Riu. Sementara Jendral Riu di berikan Energi Kegelapan tersebut dari Sang Dalang.


Setelah semua orang pergi. Jendral Riu kini memasang wajah yang sangat marah.


“Aku akan mencari dan membunuhmu,” gumam Jendral Riu dalam hati. Ia masih belum tahu siapa yang membunuh anggota yang ia tugaskan di Kota Netral. Sampai saat ini ia masih belum mendapatkan informasi apa-apa.


Setelah itu Jendral Riu menghilang dari tempatnya.


***

__ADS_1


Kota Netral.


Dua hari telah berlalu.


Kini Bai An di kelilingi oleh Energi, tekanan dari energi tersebut membuat ruangan tempat Bai An berguncang. Untung Gong Tanru memasang perisai di ruangan Bai An. Jika tidak ia yakin bahkan Kota Netral akan ikut berguncang hebat akibat tekanan aura Bai An.


Bam..


Bam..


Terdengar suara ledakan dari dalam tububh Bai An.


Bai An membuka matanya lalu mengeluarkan ribuan Kristal Tingkat Tinggi.


Dalam sekejap semua kristal tingkat tinggi tersebut hangus.


Huff..!!


Bai An menghela nafas berat.


Ia langsung berdiri dan berkata. “Kita akan berangkat sekarang paman Gong.”


Mendengar itu Gong Tanru langsung muncul. Melihat kemunculan Gong Tanru, Bai An langsung melambaikan tangannya dengan santai.


Sebuah retakan ruang muncul.


Bai An dan Gong Tanru tanpa menunggu menunggu waktu lama langsung masuk.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Bai An dan Gong Tanru langsung muncul melalui retakan yang ia sobek.


“Hmm..!! Kita cukup jauh dari Kota Netral Pangeran, dan kebetulan arah kita ini menuju Kerajaan Manusia, mana yang kita kunjungi lebih dulu?” Kata Gong Tanru menjelaskan, kemudian bertanya.


“Seperti yang paman bilang, jika Kerajaan Manusia lebih dekat, maka kita akan kesana lebih dulu, ayo paman tunjukkan jalannya.” Kata Bai An sambil melirik Gong Tanru.


Gong Tanru tanpa menjawab langsung melesat dengan kecepatan sedang.


Wuss wuss..!!


Saat Gong Tanru dan Bai An melesat, ia merasakan sebuah gerombolan orang dari berbagai ras.


Tap tap..!!


“Mereka sepertinya dari arah Kerajaan Manusia, Pangeran,” kata Gong Tanru.


“Hmm..!! Tapi kenapa mereka semua pergi sangat banyak, terlebih terlihat dari raut wajah mereka yang ketakutan seperti di kejar-kejar musuh.” Kata Bai An.


“Dari pada penasaran, lebih,” belum selesai Bai An menyelesaikan ucapannya.

__ADS_1


Bai An kini merasakan ada 2 Ahli Suci dengan aura kegelapan yang cukup pekat.


__ADS_2